HITAM PUTIH HIDUP INI

HITAM PUTIH HIDUP INI
(Part 15) KEBERSAMAAN


__ADS_3

(Part 15) KEBERSAMAAN


Merry pun sudah duduk di samping pacar ku. Sambil ikut makan gorengan yang ada. Dan dia juga ikut nonton filmnya. Terlihat merry begitu akrab dengan pacar ku. Padahal kan mereka baru saja ketemu.


Yah mau gimana. Merry memang orangnya gitu. Dia cepat akrab sama orang baru. Bukan saja sama pacar ku. Tapi ke semua orang. Orannya itu welcome dengan orang baru.


Lima belas menit berlalu merry pun berdiri meninggalkan aku sama pacar ku yang lagi duduk sambil nonton filmnya. Tiba tiba terdengar suara dari dapur.


"Kaka. Gulanya kaka naru dimana.? Aku mau buat teh manis ini" tanya merry dari belakang. Dwngan suara sediki berteriak karena volume suara filmnya besar. Makanya dia takut kalau bicara dengan suara normal kita tidak dengar.


"Di situ. Kamu cari aja di laci meja bagian kanan situ. Yang ada stoples plastiknya" jawab ku dengan suara yang besar juga sampai pacar ku kaget di sebelah karena dia lagi serius menonton filmnya.


"Dimana.?" Dia bertanya lagi kepada ku.


"Oh sudah. Aku sudah dapat gulanya" lanjutnya.


Dia pun lanjut untuk membuat teh manis untuknya. Setelah tehnya sudah selesai di buatnya dia langsung kembali dan mengambil tempat di posisi duduk sebelumnya yaitu persis di samping pacar ku dan langsung ikutan kami menonton filmnya lagi. Sampai pada ending terakhir filmnya terlihat ada air mata yang keluar dari ke dua mata mereka berdua. Soalnya di ending terakhir ada cerita sedihnya.


Selesai sudah filmnya tapi mereka berdua masih menangis. Aku pun menertawakan mereka berdua karena bisa menangis cuman karena adegan sedih dari filmya. Berarti mereka berdua sangat menghayati film tersebut.


"Hei. Kok kalian berdua nangis sih.?" kata ku mengagetkan mereka berdua.


"Tidak kok. Itu hanya tetlalu lama nonton makanya matanya perih" mereka berdua serempak menjawab pertanyaan ku.


"Kompak banget kalian berdua. Janjian yah.? Ha ha ha ha ha" kata ku lagi kepada mereka berdua.


Tak ada jawaban dari mereka bersua lagi. Karena asik menyeka air mata yang ada di pipi masing masing dari mereka. Tiba tiba merry pun menjawab.


"Yang namanya orang menonton sebuah film harus lah menghayatinya dong" jawab merry dengan pedenya.

__ADS_1


"Ha ha ha ha ha. Ngaku juga kalian berdua" aku pun berkata sambil tertawa.


Kami pun melanjutkan minum kopi sama tehnya sampai selesai. Tak terasa hari sudah siang. Dan kami baru sadar kalau kalau kami bertiga belum makan siang sama sekali.


"Mer. Kamu pinjamkan sepeda motor saudar kamu dong [ibu kos ku]. Supaya kamu sama cia pacar ku pergi beli makanan buat kami bertiga" kata ku.


"Yaudah. Tuggu sebentar yah aku pergi pinjam dulu" kata merry sambil berdiri dan berjalan menuju rumah saudaranya yaitu bukan lain saudaranya adalah ibu kos ku.


Lima belas menit terlihat merry sudah datang dengan sepeda motornya. Dia pun berjalan mendekati kamar kosan ku. Dan s3twlah sampai dia berdiri di depan pintu kamar kosan ku.


"Ayo kakak cia. Kita pergi" kata merry sambil tangannya melambai mengisyaratkan kepada pacar ku cia untuk segera mereka pergi ke pasar.


Pacar ku cia pun bergegas berdiri sambil ke dua tangannya mengangkat gelas dan piring tempat kopi dan makanan tadi. Dia melangkah ke dapur untuk meletakan piring dan gelas itu. Dia pun mengambil jaketnya dan memakainya lalu pergi keluar mengikuti adik ku merry untuk sama sama mereka ke pasar.


Mereka pun berlalu meninggalkan ku di kamar kost ku. Mereka berangkat ke pasar tempat tujuan mereka.


___


"Yang ada hanya ini kak" merry berkata sambil berdiri di ambang pintu kost ku.


"Waduh" kata ku dengan suara yang besar karena aku kaget banget. "Copot jantung ku ini mer" aku lanjut berkata.


"Ha ha ha ha ha. Masa cuma itu aja kakak kaget segitunya" jawabnya sambil tertawa.


"Masalahnya aku lagi serius nontonnya merry" jawab ku dengan nada suara yang penuh tekanan.


"Sudah. Yang sabar yah" jawab merry mengejek ku.


"Yang kami dapat hanya ini kak" merry lanjut berbicara sambil menunjukan kantong plastik yang berisikan makanan bungkus.

__ADS_1


"Yaudah kamu letakan di situ saja. Lalu kamu ambil piring sana" kata ku kepada merry.


"Ada apa sih. Kamu kok seperti baru habis lihat setan saja. Suaranya kedengaran sampai di luar?" kata pacar ku sambil bertanya tentang suara ku yang tadi dia dengar di luar. Soalnya tadi dia tidak masuk langsung ke kamar tapi dia menuju tempat khusus untuk mencuci pakaian. Karena dia mencuci kakinya soalnya tadi di pasar kakinya kena pecek.


"Itu anak jahil. Dia mengagetkan aku saja. Padahal aku lagi serius nonton ini" jawab ku dengan tangan yang menunjuk kepada merry adik ku yang masih di dapur sementara mengambil piring dan sendok lalu bibir mulut ku juga menunjukkan layar laptop ku. Yang sedari tadi lagi menayangkan film kesukaan ku. Yaitu film komedian indonesia.


"Oalah. Itu saja suara mu seperti orang yang kesetanan saja sayang. Cup cup cup cup" jawab pacar ku sambil tangan ku memegang pipi ku.


"Siapa suru mau serius. Aku kan cuma bilang aja kalau makanan ini aja yang kita dapat. Tapi kakak haris kaget seperti orang gila" jawab merry tidak mau di salahkan.


"Sudah jangan bertengkar. Sini makan. Ayo" jawab pacar ku sambil mengambil piring dan sendok dari tangan merry lalu meletakan makanan kami masing masing di piring tersebut.


Kami bertiga pun mulai makan sambil menonton film yang sedari tadi sudah di nonton aku.


"Ha ha ha ha ha. Masa cowok itu berenang pakai pakaian lengkap. Kan sudah di sediakan pakaian khusus untuk renang" merry tertawa sambil berkata mengomentari aktor cowok di film tersebut.


"Sudah makan sana dulu. Mulut cuma satu mau di pakai utnuk makan atau berbicara" kata pacar ku sambil menasehati merry.


"Ha ha ha. Makanya makan tu yah malan dulu jangan tertawa" kata ku menertawai merry adik ku.


"Kan filmnya lucu makanya aku tertawa. Gitu saja sewot" jawab merry mengomentari kata kata ku.


"Sudah. Makan dulu baru habis ini kalian berdua bertengkar sana di jalan. Adik sama kakak sama saja.


Tangan kami di pakai untuk makan. Tapi mata sama pikiran kami masih fokus di film yang kami sementara nonton.setelah hampir setengah jam lewat kami sudah selesai makan. Pacar ku membersihkan piring bekas kami makan di bantuin oleh si merry membersihkan lantai yang kami tadi makan. Dan Cia pacar ku sementara nyuci piring dan gelas tempat makan dan minum tadi.


"Merry. Tolong dong letakan ini di tempat piring" kata pacar ku sambil menyerahkan piring yang sudah di cuci kepada merry adik ku.


"Ok ok kakak. Mari aku letakan" jawab merry sambil tangannya mengambil piring dan sendok dari pacar ku cia.

__ADS_1


Bersambung…


HITAM PUTIH HIDUP INI


__ADS_2