HITAM PUTIH HIDUP INI

HITAM PUTIH HIDUP INI
(Part 8) TELEPONAN


__ADS_3

(Part 8) Teleponan


Malam yang indah pun aku lewati. Setelah makan tadi dan balik ke kosan aku pun tertidur karena perut kenyang dan mata pun ngantuk. Makanya kalau untuk tidur itu paling gampang.


Aku pun terbangun di jam dua belas malam di karenakan lampunya padam soalnya aku tidak bisa tidur di dalam kegelapan. Pasti saja nafas ku sesak.


Aku pun memutuskan untuk menelpon cia. Sih cewek yang aku kenal di FB. Aku kan telah menyimpan nomornya. Tapi sebelumnya aku WA dulu. Ternyata WAnya masih centang satu yang bertanda kalau dia tidak aktif atau Online.


Aku pun telepon cia…


Tuuutttt….


Tuuutttt….


Tuuutttt….


Terdengar suara panggilan telepon yang berbunyi di hp ku, saat menelpon cia si cewek yang ku kenal di FB. Ternyata telepon ku tidak di angkat olehnya.


Aku putuskan menelpon sekali lagi.


Tuuutttt….


Tuuutttt….


Tuuutttt….


Ternyata masih sama juga dia tidak menanggapi telepon dari aku.


"Apa mungkin dia tidur yah.? Ah tidak mungkin dia tidur. Sedangkan dia saja sudah bilang buat aku kalau dia tidak bisa tidur malam" kata ku melihat hp yang tampilannya ada nomor teleponnya cia.


Akhirnya ku putuskan untuk telepon lagi yang ke tiga kalinya.


Tuuutttt….


Tuuutttt….


Pas di bunyi tanda panggilan yang ke dua berbunyi. Aku pikir dia tidak angkat lagi makanya aku letakan hp di sebelah telinga ku saja. Ternyata tiba-tiba tidak ada lagi nada dan ada suara yang keluar…

__ADS_1


"Hallo selamat malam. Boleh tahu ini siapa yah.?" Dia pun menerima telepon ku sambil bertanya.


"Hallo. Selamat malam juga. Cia ini aku Haris. Maaf aku barusan dapat menghubungi kamu. Soalnya aku sibuk pekerja ku jadi tidak terlalu fokus dwngan hp ku" kata ku menjawab pertanyaannya.


"Oh iya. Aku pikir siapa lagi makanya kamu kabari dulu supaya aku bisa tagu nomor kamu" katanya kepada ku.


"Kamu lagi ngapain.? Maaf aku mengganggu tidur kanu yah.? Maaf yah" kata ku memohon maaf padanya.


"Aduh kamu ini. Ris ris. Aku kan sudah bilang aku tidak bisa tidur malam. Tadi aku sementara di Toilet hp ku di kamar. Maaf yah" katanya menjawab ku sambil meminta maaf karena terima teleponnya lambat.


"Aku pikir kamu sudah tidur. Soalnya tiga kali aku telepon baru kamu angkat teleponnya. He he he he" kata ku menanggapi pernyataannya sambil tertawa kecil.


Kami pun terus mengobrol sampai kami di kagetkan dengan suara ayam berkokok yang berarti sudah jam tiga subuh.


"Waduh. Cia kita ngobrolnya sudah tiga jam ini" kata ku kepadanya. Karena mendengar kokoknya ayam di depan kamar kosan ku. Soalnya di depan kosan ku ada sebuah pohon yang biasa di pakai untuk tempat tidurnya para ayam jago.


"Kamu tahu dari mana kalau udah jam tiga subuh.?" tanyana kepada ku.


"Ini di depan kosan ku kan ada sebuah pohon. Nah di situ biasanya para jagoan kita pakai untuk tidur" kata ku kepadamu sambil bercanda sedikit.


"Hah para jagoan.? Memangnya di situ kamu punya jagoan.?" katanya kebingungan mendengar kata-kata ku. Makanya dia kembali bertanya.


"Kamu ini ada ada saja deh. Tapi memang masuk di akal juga sih" katanya sambil membenarkan perkataan ku.


"Kan aku sudah bilang. Kamu saja yang tidak pernah percaya" lanjut ku


"Iya Iya iya Ris" katanya.


"Eh Ris. Kamu tidur sana sudah larut ini besok kan kamu kerja" katanya pada ku menyuruhku tidur soalnya dia tidak tahu kalau besok ini aku libur.


"Tidak masalah soalnya aku besok libur makanya sampai pagi juga tidak masalah" kata ku menjawabnya.


"Oh pantesan kamu telepon aku jam segini. he he he he he" katanya sambil tertawa.


Kami pun tertawa bersama sambil ngobrol terus sampai tidak terasa sudah jam lima. Akhirnya aku pun sampaikan ke pada sia di telepon…


"Cia ini sudah jam lima. Aku tutup mata sebentar yah. Kamu juga yah jangan sampai sakit loh karena kurang darah" kata ku padanya dengan lagak sok. Dasar laki-laki cari perhatian biar dapat hati perempuannya. Ha ha ha ha…

__ADS_1


___


Aku pun terbangun di jam sembilan pagi. Karena masih bermalas-malasan karena masih ngantuk. Aku pun ambil hp dan mulai WA si Cia…


"Coba-coba saja siapa tahu dia nerima. Ha ha ha ha ha" kata ku sambil mengirim peasannya.


Isi pesan itu menyatakan hatiku kepada si Cia.


[Cia. Ini aku mau jujur. Aku suka sama kamu. Mau kah kamu menjadi pacar ku.?] itu adalah isi dari pesan yang aku kirim kepada si cia cewek yang ku kenal di FB.


Hati ku pun dak dik duk menunggu balasan dari si cia. Ternyata dia belum juga menjawab pertanyaan ku yang ku kirim Via pesan WA. Karena masih ngantuk akhirnya aku pun tertidur lagi. Tanpa mandi untuk membersihkan tubuh ku atau pun makan.


___


Jam satu siang aku pun terbangun karena memang perut ku yang sudah sangat keroncongan. Akhirnya aku pun mengambil telur dan menggorengnya lalu aku makan dengan nasi yang tersisa di tempat nasi.


Setelah selesai makan aku pun tengok hp ku. Ternyata ada balasan darinya. Aku pun buru-buru untuk membuka pesan tersebut…


[Ris bukannya aku tidak mau tapi aku masih takut menjalani sebuah hubungan spesial karena aku masih trauma akan hubungan ku yang dulu ris] isi pesan dari balasannya itu.


[Oh gitu. Tapi apakah tidak di coba dulu. Siapa tahu kamu pas dengan aku. Toh aku juga tidak seperti mantan mu itu] jawab ku membalas pesannya di WA.


[Kalau gitu ris. Kamu kasih aku waktu yah. Aku tidak mau terulang seperti yang dulu lagi] jawabnya membalas pesan kepada ku.


[Ok cia. Aku tidak paksakan kamu. Kalau memang kamu mau kan kita jalani. Aku hanya sampaikan apa yang ada di dalam hati ku saja cia] aku pun membalasnya lagi.


[Ya sudah ris aku kerja dulu yah] jawabnya kepada ku lagi.


[Memangnya kamu kerja di mana cia.?] tanya ku kepadanya.


Tapi pertanyaan ku tak di balas lagi. Pikir ku mungkin dia sudah mulai bekerja. Ya sudah aku pun meletakan hp ku di atas meja ku lagi. Dan keluar kamar untuk mengambil jemuran pakaian ku yang sudah kering.


Ternyata pakaian yang ku cuci kemarin semuanya sudah kering garing. Aku pun kembali ke kamar ku dan menyetrika semua pakaian kantor ku. Setelah lima belas menit kemudian aku pun sudah selesai menyetrikanya dan aku pun beranjak untuk mandi.


Setelah mandi aku pun kembali membaringkan badan ku di atas tempat tidur ku. Maklum aku tidak ada sepeda motor untuk jalan-jalan.


Dan aku pun tertidur lagi.

__ADS_1


Bersambung…


HITAM PUTIH HIDUP INI.


__ADS_2