HITAM PUTIH HIDUP INI

HITAM PUTIH HIDUP INI
(Part 6) MIMPI


__ADS_3

(Part 6) MIMPI


Part 6 Mimpi


Setelah selesai berdoa aku pun terlelap dalam tidurku. Dan di dalam tidur ku bermimpi ketemu orang yang paling ku sanjung, ku sayang di dalam hidup ku.


Mimpiku.


{Kami semua berkumpul di satu rumah yang besar. Kami semua di sini yaitu sanak saudara dari ayah ku. Di mana kami semua menunggu akan seseorang yang sangat kami sanjung yaitu Nenek kami. Ibu dari ayah ku. Sementara berkumpul kami semua sambil bercerita satu dengan yang lain. Tampak di situ ada ayah ku, adik ku, sepupu-sepupu ku dan tante-tante ku}


Intinya pada saat itu ramai sekali. Terlihat dari jauh orang tua yaitu nenek saa telah tiba. Dan kami pun semua berdiri berjejeran. Tapi aku yang berdiri paling belakang.


Posisi berdiri ku di sini seperti orang asing yang tidak seperti menunggu sesuatu. Soalnya di sini kami seperti menanti warisan dari nenek ku yang akan di berikan untuk salah satu di antara kami.


Di dalam kerumunan sanak saudara. Terdengar ada yang berbicara…


"Untuk aku nek"....


"Nenek untuk aku"....


"Untuk aku saja nek"


"Buat aku saja nek"


Sedangkan aku di posisi paling belakang. Di mana kalau untuk perlombaan aku yang paling ak di unggulkan. Taku masi tetap santai seperti di pantai. Ha ha ha ha ha….


Masalahnya aku tidak sedikit pun menginginkan apa yang mau di berikan oleh nenek ku ini. Dan tiba lah saatnya dimana nenek ku ini berdiri di posisi agak bawa dari kami. Jadi posisi tanah atau tempat yang diinjak nenek untuk berdiri itu adanya di bawah sedangkan kita di atas.


Dia pun berbicara…


"Aku akan berikan ini kepada orang pilihan ku. Yang akan aku berikan ini adalah sebuah gelang" 


Semuanya pun kaget. Kok gelang sih yang di berikannya. Tapi pikir semua orang yang ada di saat itu ini adalah warisan dari nenek yang paling berharga. Jadi otomatis semuanya menanti nantikannya.


Tiba saatnya nenek ku akan menentukan siapa yang berhak untuk menjaganya….


"Ichad. Ambil ini dan simpan dengan baik. Karena ini untuk menjaga-jaga diri kamu dan di suatu saat kamu akan perlukan" kata nenek ku kepada kami semua.


Aku pun bingung. Berdiri dengan ke dua tangan yang di angkat di letakan di dada.


"Aku.? Kok aku sih nek" kata ku ke0ada nenek ku.

__ADS_1


"Iya kamu. Aku berikan gelang ini untuk kamu" katanya sambil melemparkannya kepada ku. Dan gelang itu mendarat di tangan ku, dan aku menggenggamnya.


"Ingat jaga benda itu baik-baik seperti biji matamu sendiri" lanjutnya.


"Baik nek" jawab ku. Tapi pikir ku masih tidak percaya kenapa aku.


"Kenapa aku.?"


"Kenapa aku.?"


"Kenapa aku.?"


Dalam hati ku masih terus bertanya-tanya. Sungguh aku tak percaya sama sekali dengan semua ini.


___


Aku pun terbangun dan duduk di tepi tempat tidur ku. Dan ku pun berdoa.


"Tuhan. Ini maksudnya apa.? Kok aku bisa bermimpi seperti ini.? Apakah karena aku cucu laki-laki semata wayang.? Tapi kan masih ada anak-anaknya yaitu ayah ku dan tante-tante ku dan juga sanak saudara ku yang lain. Tolong berikan petunjuk mu ya Tuhan. Amin" kata ku dalam doa yang singkat ini.


Mungkin dengan berdoa hati ku bisa agak tenang. Terima kasih Tuhan… Akhirnya malan itu aku pung tak bisa tdr dan ku putuskan mengambil hp dan melihat FB ku. Apa kah ada sesuatu…


[Hallo cia. Kok belum tidur sih.?] pesan pun aku kirim kepada cewek itu.


Tak berselang 15 menit pesan yang aku kirim juga terbalaskan.


[Hay. Iya ni aku belum ngantuk ris] jawabnya.


[Oh iya. Kamu lagi ngapain.?] aku pun lanjut bertanya.


[Lagi berbaring saja di tempat tidur ni ris] jawabnya kepada ku.


[Oh iya. Kamu kok suka begadang malam.?] tanya ku lagi.


[Bukan suka begadang tapi memang aku INSOMNIA ris] jawabnya lagi menanggapi pertanyaan ku.


[Oh iya. Apakah kamu chat sama aku tidak ada yang marah yah.?] tanya ku.


[Maksudnya.?] jawabnya bingung.


[Apakah kamu sudah ada pacar.?] tanya ku memperjelas pertanyaan ku.

__ADS_1


[Oh walah aku pikir apa lagi. Kalau soal itu yang sekarang aku belum mau untuk pacaran dulu. Karna trauma dengan masa lalu ris] jawab nya membalas pesan dari aku.


[Oh iya. Iya. Iya… Maaf yah aku sudah banyak tanya masalah pribadi mu] jawab ku menanggapi balasannya.


[Yah tidak masalah lah. Cuman itu saja kok pakai maaf segala.?] responya menjawab pernyataan ku.


[Oh iya. Kalau gitu kamu tidur sudah. Sudah pagi ni, aku tidur duluan yah] kata ku sambil meletakan hp di meja kamar dan tidur.


[Iya. Selamat tidur] jawabanya.


Tetapi karena aku sudah tertidur jadi aku tidak membalasnya.


___


Sinar mentari pun menyinari kamar ini. Aku pun terbangun karena mata ku terkena pancaran sinar matahari yang masuk dari celah-celah lubang angin.


"Ah aku kesiangan ini" pikir ku bertanya-tanya dalam hati.


Ternyata mataharinya aja yang bersinar terang tapi aslinya masih jam delapan pagi. Aku pun membersihkan kamar mandi dan selesai itu ku minum air satu gelas terus beranjak ke kamar mandi untuk bersihkan diri ku. Soalnya pagi ini aku mau pergi ke gereja untuk beribadah yang mana ibadahnya jam sembilan.


Setelah selesai mandi aku pun memakai kemeja dan celana panjang untuk ke gereja. Setelah selesai semuanya aku pun berdoa dan keluar dari kamar untuk melangkah ke gereja. Setelah sampai di gereja aku pun mengikuti semua ritual ibadahnya.


Kembali pulang karena ibadahnya sudah selesai. Sesampai di rumah…


"Waduh perut ku terasa lapar. Hari ini aku makan apa yah.? Untung masih ada telur" kata ku di dalam kamar sendirian. Sambil mengambil telurnya dan menggorengnya. Soalnya sebelum saya pergi ibadah aku sudah masak nasi di rice cooker.


Setelah selesai makan aku pun kembali ke tempat tidur karena memang mataku masih ngantuk. Tetapi aku masih main hp ku. Ku coba lihat messenger ku. Siapa tau ada chatting yang masuk.


Ternyata benar ada pesan dari cewek itu si cia.


"Cia maaf. Semalam aku sudah ketiduran. Ini aku selesai ibadah di gereja makanya baru lihat hp ku. Sekali lagi maaf yah" kata ku membalas pesan yang semalam terputus.


Tetapi sampai setengah jam aku nunggu balasannya tidak ada balasan yang masuk. Yaudah aku tidur aja deh. Soalnya aku memang ngantuk sekali makanya memilih untuk tidur aja.


Aku pun terlelap dan terbagun di jam dua belas siang. Tetapi karena masih ngantuk aku pung kembali lagi tidur.


He he he he he maklum seminggu kerja jadi kecapean aku.


Bersambung…


HITAM PUTIH HIDUP INI.

__ADS_1


__ADS_2