Hot Mommy ( Anak Kembar Sang Penguasa)

Hot Mommy ( Anak Kembar Sang Penguasa)
HM 17.


__ADS_3

Happy Reading for you 🖤🖤


Tinggalkan jejak setelah membaca ya


Like komen vote dan hadiah


Untuk mensupport author 🖤🖤


"Mata lu kenapa bengkak Din?" Tanya ishhala pura pura tak tahu


Saat ini kedua nya tengah mempersiapkan berkas untuk kerja sama dengan perusahaan lee nanti.


"Ahhh masa iya sih


Mungkin gara gara kelilipan tadi gue ngucek nya kekerasan kali ya" gugup Dina berbohong


Padahal aishala tahu kalau mata Dina bengkak akibat menangis bukan karna kelilipan.


Tapi Aishala tak bertanya lebih karna dia juga tau kalau Dina juga butuh privasi.


"Maka nya jangan di kucek Din" peringat aishala memecah kecanggungan.


"Hehehe


Iya lain kali kalau gue gak lupa" cengir dina supaya tak terlihat canggung


"Ouh ya sebentar lagi mereka datang" ucap Dina setelah mendapat pesan dari sekretaris tuan Lee Hwang Jung CEO dari perusahaan lee.


*****


" Bukan kah itu sangat menguntungkan nona kalau kedua perusahaan kita bekerja sama. Kita juga bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar "tawar tuan Lee berusaha meyakin kan


"Gimana menurut lu Din?" Bisik aishala meminta pendapat Dina akan kerja sama ini.


Dia takut salah langkah dan justru akan mengalami kerugian yang besar.


"Terima aish


Bener kata tuan Lee kita semua bisa untung besar kalau kerja sama dua perusahaan terjadi" balas Dina balik berbisik


Tuan Lee memandang kedua wanita yang sedang berbisik berpendapat itu dengan pandangan kagum , mata nya terus menatap ke arah aishala yang tampak sangat cantik dari yang ada di Poto. Dia juga sudah tahu tentang aishala yang melakukan inseminasi buatan. Tapi dia tak mempermasalahkan tentang itu semua dia sudah terlanjur jatuh hati dengan Aishala sejak pertama kali melihat nya di konferensi pers beberapa waktu yang lalu.


"Baik tuan


Kami menerima nya" yakin aishala mantap


Tuan Lee dan aishala berjabat tangan pertanda dua perusahaan besar Winata grup dan Lee grup resmi bekerja sama.


Dan itu akan lebih memudahkan Lee untuk mendapatkan hati aishala untuk ke depan nya.


Tapi sebelum nya dia harus mendapat kan hati kedua anak aishala terlebih dahulu.


Kalau sudah dapet anak nya baru emak nya begitu lah pemikiran Lee.


Kita kenalan dulu dengan pesaing Devano yang satu ini guys.


Lee Hwang Jung laki laki berusia 35 tahun seorang CEO dari perusahaan Lee, seorang duda tanpa anak yang di tinggal mati istri nya.

__ADS_1


Sifat kejam dan dingin melekat pada nya sejak pertama kali membangun Lee grup.


Menutup hati selama lama bertahun tahun karna masih mencintai mantan istri nya namun jantung nya kembali berdetak kencang saat pertama kali melihat aishala.


Bertekad untuk mendapatkan nya dan memulai kembali kehidupan nya yang suram.


"Ommy" teriak si kecil Devan langsung mengundang perhatian Lee. Mata coklat nan jernih milik nya bertubrukan dengan mata hitam legam milik Devan seperti nya dia pernah melihat mata hitam itu. Tapi di mana??


"Sayang" buru buru aishala menghampiri Devan yang berlari sendirian


"Kenapa Devan sendiri?? Di mana kakak?" Khawatir aishala menggendong Devan dan Kembali ke meja


"Ada di luangan ommy


Evan ajak Ndak mau" polos devan menggemaskan.


"Maaf tuan" ucap aishala tak enak hati


"Tidak papa lagian meeting nya juga sudah selesai" santai Lee tersenyum


Bahkan sekretaris yang sudah mendampingi nya selama bertahun tahun saja terheran heran karna dia tidak pernah melihat senyum Lee semanis itu .


"Heii boyy siapa nama mu?" Tanya Lee berusaha menarik perhatian Devan


"Ommy" cicit Devan menatap mommy nya


"Tidak papa sayang


Om nya bukan orang jahat dia temen mommy" jelas aishala memberi tahu.


Senyum manis kembali terbit di bibir tebal Lee


Tapi siapa yang tahu ke depan nya siapa tahu jadi teman hidup ya kan??


"Evan" jawab Devan yang mulai berani menatap mata Lee


"Nama nya Devan" koreksi aishala


"Evan ommy Evan" kekeh devan tak mau di panggil Devan


"Iyah Iyah" ucap aishala mengalah


"Sini sama om


Kita beli mainan baru mau?" Tawar lee membuat mata Devan berbinar binar mendengar kata mainan


"Mau mau" jawab Devan antusias bahkan kini dia sudah berpindah ke pangkuan Lee. Aishala menatap tak percaya anak laki laki nya itu dasar pedofil mainan.


"Yesss" sorak Lee dalam hati


"Bryn kamu kembali saja ke Perusahaan duluan


Nanti saya nyusul" pinta Lee dingin dengan patuh lebih tepat nya terpaksa Bryan mengangguk kan kepala nya, Perintah tuan nya adalah hal mutlak bagi nya.


"Giliran sama nona aishala manis banget kek gula


Lah bagian gue" batin Bryan rada rada nelangsa dikit

__ADS_1


"Baik tuan"


"Saya minjem dulu anak dulu ya non...


"Panggil aja Aishala" tersenyum


"Saya minjem dulu anak nya ya Aishala"


"Om ajak Juda akak inza" pinta Devan mengingat Kaka perempuan nya.


"Baiklah kita pergi sekarang boy"


"Saya permisi dulu semua" izin nya menggendong Devan. Interaksi kedua nya seperti seorang ayah dan anak sungguhan.


"Maaf merepotkan Anda tuan" ucap aishala tak enak hati. Dia takut twins akan merepotkan tuan lee


"Tidak papa"


Selepas kepergian tuan Lee di ikuti sekretaris nya.


"Kok gue curiga ya aish?" Celetuk Dina menyeruput minuman.


Dengan heran aishala menatap Dina yang sedang berpikir.


"Curiga?? Curiga kenapa?" Polos nya


"Kayak nya tuan Lee suka deh sama lu" celetuk nya kembali.kali ini benar benar membuat Aishala terkejut namun detik kemudian langsung tertawa terbahak bahak bahkan sampai mengeluarkan air mata.


"Suka sama gue?? Hahahah


Yang bener aja dina mana ada laki laki yang suka sama gue hahaha"


"Ishhh dasar gak percaya


Liat aja nanti" malas nya berdiri dan meninggal kan aishala yang masih belum puas tertawa.


****


"Cari tau siapa laki laki itu antonio?? Aku mau laporan nya nanti malam?? Berani berani nya dia mendekati wanita dan anak anak ku" desis nya geram


"Tunggu aku kucing kecil


Satu langkah lagi akan ku buat kau dan anak anak akan menjadi milk ku selama nya"


"Urus kepulangan ku ke Indonesia segera


Aku mau malam ini kita langsung berangkat" perintah nya mutlak tidak bisa di bantah atau di gugat


Anak buah nya langsung ketar ketir apalagi kepala Antonio yang seperti ingin pecah saja, boss nya ini memang selalu seenak jidat nya sendiri disangka nya mudah kali nya ngurus dua tugas sekaligus mana waktu nya mepet banget lagi.


Tapi ini lah resiko menjadi seorang bawahan.


Miris miris pikir Antonio


tapi kalau gaji gede mah gas keun


Vote nya jangan lupa

__ADS_1


.bye


Byeee


__ADS_2