Hot Mommy ( Anak Kembar Sang Penguasa)

Hot Mommy ( Anak Kembar Sang Penguasa)
HM 6.


__ADS_3

Happy Reading for you 🖤🖤


Tinggalkan jejak setelah membaca ya


Like komen vote dan hadiah 🖤🖤


"Huuhhhh" desah aishala membuang nafas nya kasar ternyata memimpin perusahaan tak semudah yang di bayangkan apalagi dengan sistem nya yang berbeda.banyak sekali laporan yang harus di periksa salah satu nya laporan tentang keuangan perusahaan yang tak sesuai di tambah dengan berkas berkas yang harus di periksa kini menumpuk di meja.


Tadi siang ada salah satu karyawan yang memang sudah di tugaskan aishala untuk mengawasi setiap kegiatan karyawan melapor tentang kedua resepsionis di bagian depan yang selalu menggoda klien hingga membuat nya membatalkan kerja sama dengan Winata grup. Ntah apa motif mereka melakukan itu namun lama kelamaan pasti akan sangat merugikan.


Berakhir lah kedua nya berada di ruangan aishala, di tatap tajam oleh boss tentu saja mereka bergetar ketakutan.


Mereka baru mendengar rumor dari karyawan lama tentang kepemimpinan aishala yang tegas dan tak mendengar alasan apa pun saat melakukan kesalahan.


Susah payah mereka menelan Saliva nya,piagam penghargaan taekwondo tingkat nasional menjadi objek yang menarik perhatian saat pertama kali memasuki ruangan.


"Kalian sudah tau di mana letak kesalahan kalian?" Tanya aishala dingin


Mata nya masih setia menatap kedua wanita itu, tak pernah terbayang oleh nya perusahaan akan sekacau ini setelah kepergian nya.


Kalau tau begini dia tidak akan lama lama menetap di Australia.


Dengan takut takut salah satu wanita itu menjawab pertanyaan aishala dengan terbata bata


Salah menjawab sedikit saja bisa bisa tangan mereka patah.


"Ka..mi tidak ..tau ..nona"


"Berpura pura tidak tau ya


Bagus saya suka punya karyawan seperti kalian" kata aishala yang ntah berisi kalimat pujian atau sebaliknya namun nada nya sangat tidak bersahabat di telinga kedua nya.


Masih tak mau mengakui kesalahan aishala beranjak dari kursi kebesaran nya berjalan perlahan menghampiri kedua wanita itu, mata nya menelisik menilai penampilan mereka.


"Saya sarankan mulai besok kalian tidak usah lagi bekerja,


Nanti saya kasih pesangon buat kalian beli baju yang jahitan nya selesai, tidak usah lagi beli baju yang kekurangan bahan seperti ini


Mata saya sakit melihat nya"ucap aishala sarkas


"Mak..maksud nona" tanya mereka mendongak kan wajah nya barengan


"Apa kalian tidak mengerti bahasa manusia


Apa perlu tangan saya yang bicara biar kalian mengerti " sambung aishala masih dengan nada rendah

__ADS_1


"Tapi apa salah kami nona??


Nona tidak bisa memecat kami sembarangan seperti ini jangan mentang mentang nona boss kami, Nona bisa seenak nya seperti ini " teriak salah satu wanita itu menatap aishala benci.


Terkekeh!! Pasti nya bagaimana bisa dia lupa dengan cara kerja nya sendiri. Dia hanya ingin menyingkirkan parasit yang melekat di perusahaan nya. salah kah itu? Lagi pula dia juga meminta mereka keluar baik baik.


Tapi


Haiss sudah lah


Sepertinya mereka memang tak bisa di minta baik baik, baik lah jangan salah kan aishala kalau dia menertibkan mereka dengan caranya sendiri.


"Terserah saya mau memecat kalian seenak nya


Lagi pula saya boss nya


Saya ingat kan sekali lagi pada kalian berdua saya boss nya" tekan aishala tersenyum mengejek


Perkataan nya ternyata memprovokasi salah satu dari mereka, terbukti dari tangan nya yang mengepal kuat, sorot mata nya menatap aishala tajam seperti ini memakan hidup hidup.


Namun hanya di tanggapi santai oleh aishala.


"Sabar Nita


Ingat dia pemegang sabuk hitam taekwondo" peringat teman nya memegang erat tangan Nita berharap Nita bisa sabar supaya tak memancing keributan yang lebih besar.


Tapi pemecatan kalian saya tak bercanda


Sekarang kalian pergi ke kepala HRD dan ambil surat pemecatan kalian"


"Tapi nona..


Saya mengaku salah saya berjanji tidak akan melakukan kesalahan itu lagi


Tapi saya mohon jangan pecat saya, saya masih punya adik yang harus saya hidupi" mohon Sarah memegang tangan aishala


Mata nya berkaca kaca menatap aishala berharap aishala akan iba kepada nya. Namun aishala tetap lah aishala wanita yang memegang teguh prinsip Hidup nya.


"Sekarang kalian menyesal?? Takut??bingung??


Lalu di mana otak kalian saat melakukan hal konyol dengan menawarkan tubuh kalian pada klien?? Jangan baru sekarang kalian menyesali nya?"


"Sekarang kalian cepat pergi ke kepala HRD,tenang saja kalian akan tetap mendapat pesangon "


"Teriak kasih nona" ucap Sarah lesu

__ADS_1


Setelah kepergian Sarah dan Nita, aishala kembali duduk di kursi nya. Mata nya menatap malas tumpukan berkas yang sudah seperti gunung itu. Seperti nya dia harus lembur malam ini


"Dina buat kan aku segelas kopi pahit


Tidak usah pakai gula"pinta aishala


"Baik nona" jawab Dina formal


***


"Nona siang ini kita ada konferensi pers dengan wartawan tentang keberadaan si kembar" untung saja Dina mengingat kan kalau tidak, mungkin aishala akan lupa dengan jadwal penting nya itu.


"Apa papi sudah pergi?" Tanya aishala tanpa mengalihkan pandangan nya dari berkas.rasa gugup mulai menyerang dia takut tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan nanti nya.


"Tuan sudah berangkat terlebih dahulu nona"


"Hahhh


Baik lah kita pergi sekarang" aishala beranjak dari kursi melangkah kan kaki nya keluar dari ruangan dengan penuh keraguan di ikuti Dina dari belakang.


Roda empat itu melaju kencang meninggalkan perusahaan Winata grup menuju hotel alexandria.sepanjang jalan kepala aishala tak henti henti nya berdengung memikirkan kejadian yang akan terjadi nanti.


Sampai ketika mobil sudah terparkir di area parkiran aishala masih melamun hingga terpaksa Dina harus menyadarkan nya.


Kaki jenjang nan putih di lengkapi heels itu melangkah ragu memasuki hotel lengkap dengan masker dan kacamata hitam. Kedua tangan nya saling meremas ketika mereka hampir sampai di ruangan utama.


Dengan mengumpulkan keberanian aishala perlahan membuka pintu,


Kedatangan nya yang sangat di tunggu tunggu langsung di sorot kamera dan kelap kelip jepretan membuat pusing mata.


Dengan di bantu beberapa bodyguard baru lah dia dan Dina sampai di kursi yang memang sudah di sediakan. Bersampingan dengan ayah nya ternyata memberikan aishala sedikit semangat.karna ayah nya tak mungkin membuat dia di hina banyak orang.


Konferensi pers di mulai


Dengan tertib satu persatu wartawan mulai menanyakan pertanyaan pertanyaan seputar si kembar


"Nona aishala apa benar tentang rumor yang beredar bahwa nona hamil di luar nikah" tanya salah satu wartawan


Dengan senyuman percaya diri aishala pun mulai menjawab


"Dari mana kamu mendapatkan informasi rumor buruk itu!" Tanya balik aishala


"Rumor itu bukan lah hal tabu di telinga masyarakat nona, bahkan semua orang juga tau kepergian nona ke Australia bukan karna pemindahan tapi anda kabur karna anda sedang hamil muda" jawab salah satu wartawan seperti menyudutkan aishala


Bye

__ADS_1


Byeee🖤🖤🖤


__ADS_2