Hot Mommy ( Anak Kembar Sang Penguasa)

Hot Mommy ( Anak Kembar Sang Penguasa)
HM 9.


__ADS_3

Happy Reading for you 🖤🖤


Tinggalkan jejak setelah membaca ya


Like komen vote dan hadiah 🖤🖤


"Ommy Evan ndak mau cayul,ndak mau" rengek Devan menggeleng geleng kan kepala nya pertanda tidak mau. Aishala hanya menatap jengah anak laki laki nya itu, padahal sayur itu sangat bagus untuk perkembangan kesehatan nya.


Sekali lagi dia mencoba menyodorkan sendok berisi sayuran tepat di depan mulut Devan namun anak laki laki nya ini bukan hanya menolak tapi menutup mulut nya juga.


"Apa dia anak ungut mom?" Tanya inza tiba tiba langsung menarik perhatian semua orang. Merasa semua orang menatap nya dia hanya diam menikmati makanan di dalam piring nya.


Perhatian kini beralih pada si bungsu Devan


"Hei akak atu butan anak ungut


Atu anak ommy iya Tan mom?" Sangkal Devan menggebu gebu. Mata jernih nya menatap aishala yang juga sedang menatap nya.


"Bu....


"Cita cemua cuka cayul


Cuma dia tendili yang Ndak tuka


Bellati dia butan anak ommy" jelas inza kembali


"Atu anak ommy


Atu butikan atu cuka cayul" seru nya berdiri kemudian menyodokkan sayur ke dalam piring nya.


Agak sedikit ragu devan untuk memakan nya karna baru pertama kali ini lah dia makan sayur tapi untuk membuktikan kepada Kaka nya akhirnya satu sendok sayur masuk ke dalam mulut nya.


Satu kali kunyahan masih aman


Mata nya berkedip kedip beberapa kali sebelum


"Ini Ndak enak mom


Ndak enak pahit Evan ndak suka Evan ndak suka" rengek Devan menggeser piring berisi sayur itu kepada aishala. Kemudian mengambil gelas berisi air menenggak nya beberapa kali supaya menghilangkan rasa sayur yang menempel di lidah nya.


"Tu Tan mom


Benel kata inza Talau Evan itu anak ungut" sungut inza


" Alau Evan butan anak ommy belalti akak juga butan dong" telak Devan membuat inza diam


" Hushhh gak boleh ngomong kayak gitu


Kalian berdua anak kesayangan mommy" lerai aishala mencegah kedua nya akan adu mulut kembali


"Sudah sudah ayo makan lagi


Jangan lupa abisin makanan nya nanti mereka nangis kalau nggak di habisin"


"Benalkah mom?" Tanya Devan mengamati sepotong paha ayam di genggamannya


"Bener sayang

__ADS_1


Maka nya kita harus ngehabisin makanan kita


gak boleh di sisain" ucap mami aish menambahi


"Ail mata nya keluar dari mana mom?" Tanya Devan bingung


Aishala yang mendengar itu terbatuk batuk makanan nya seperti nyangkut di tenggorokan, mami aish yang melihat itu langsung menyodorkan segelas air dengan cepat aishala langsung mengambil nya dan menenggak nya sampai habis.


"Emmm..." Bingung aishala menggaruk tengkuk nya yang tak gatal bingung ingin menjawab apa.


Sebenar nya dia juga tidak tahu


Dia mengatakan itu supaya anak anak nya tidak membuang buang makanan tapi sekarang diri nya lah yang terjebak dengan ucapan nya sendiri.


"Devan liat es krim itu" tunjuk mami aish pada es krim yang sudah meleleh


"Evan liat" angguk Devan mengambil mangkuk es krim dan membawa ke meja makan. Mata nya mengamati ek krim yang sudah mencair itu mata memgerjab ngerjab kemudian melihat ke arah Oma nya.


" Evan inget itu es krim siapa?" Tanya mami aish


"Punya Evan" tunjuk Devan pada diri nya sendiri


"Evan nggak habisin es krim tadi kan??


Liat es krim nya sekarang nangis" ucap mami aish membuat mata semua orang menatap pada nya takjub.


Seperti nya aishala harus berterima kasih pada mami nya Karna sudah menyelamatkan nya kali ini.


" Oma benal es krim nya nangis gala gala Evan ndak habisin. Ommy ommy apa es krim Atan malah cama Evan?apa es krim batal maafin Evan?" Devan menatap mommy nya dengan guratan kekhawatiran.


"Pasti di maafin sayang


"Evan janji


Es krim maafin Evan ya sekalang jangan angis agi" kata Devan membalas dengan menautkan jari kelingking nya dengan kelingking aishala


"Pucing pala inza


Punya adek cepolos Evan" drama inza dalam hati gemas dengan kepolosan Devan yang di atas rata rata orang polos.


"Ya udah mommy ke kamar dulu ya mau mandi" ucap aishala setelah selesai membantu mami nya membereskan bekas makan malam mereka


"Ommy itut" rengek Devan mau mengejar aishala


"Kalian di sini dulu sama Oma opa ya


Mommy cuma mandi nanti mommy ke sini lagi"


"Oteh"


****


"Dan si cerdik kancil kembali kehutanan rimba meninggal kan rawa penuh buaya itu dengan selamat,,,tamat" aishala mengakhiri dongeng si kancil dengan mata merem melek. Mata nya melirik ke bawah menatap kedua anak nya yang sudah terlelap dengan nyenyak, sedikit dia menggeser kepala Devan supaya memberi nya ruang untuk bergerak.


"Mommy menyayangi kalian


I love you twins" aishala mengecup sayang kening masing masing anak nya.

__ADS_1


Tak sedikit pun dia menyesal sudah melakukan hal gila itu demi memperoleh dua anak lucu seperti devan dan Queenza, bahkan sekarang dia sangat bersyukur kelahiran kedua anak kembar nya memberikan dampak positif terhadap kehidupan nya.


Namun dia tak pernah memikirkan hal apa yang akan terjadi untuk ke depan nya!! Dia tak pernah sekali pun berpikir tentang ayah dari anak nya!! Siapa dia!! Di mana!! Pekerjaan nya apa!!


Hal yang tak pernah aishala bayangkan bahwa dia ada di sekitar nya dan selalu mengawasi mereka dari jauh.!!


Dia datang di waktu yang tepat meminta pertanggung jawaban kejadian 4 tahun lalu!!


****


Pagi pagi sekali di kediaman mansion Winata


Di saat semua orang sibuk dengan kegiatan masing masing, hilir mudik pelayan berkeliaran melakukan pekerjaan nya masing masing termasuk aishala yang sibuk dengan kedua batita kembar nya.


"Evan sini sayang


Kata nya mau mandi bareng mommy" teriak aishala dari lantai dua.


"Ndak mau ommy


Evan mau di mandiin cama Oma" balas Devan dari lantai satu dengan masih memainkan mobil mobilan


"Ya udah mommy mandiin kakak inza aja" ucap aishala berpura pura pergi.


Kegiatan Devan langsung berhenti mendengar nama Kaka nya di sebut.


"No ommy


Evan Juda ikut" panik Devan berlari mengejar mommy nya yang sudah hilang dari lantai dua.


Dengan terburu-buru Devan segera masuk ke dalam kamar mereka,


Memanggil manggil nama mommy nya dengan kencang.


"Mommy di kamar mandi sayang" balas mommy nya


"Ommy buta


Ommy"


Dor


Dor


Dor


Evan terus bergedor gedor pintu kamar mandi dengan tangan mungil nya, kemudian berteriak kemudian menggedor lagi begitu seterusnya.


Ceklek


"Ommy Evan Juda mau mandi" ucap Devan menghadap mommy nya


"Ckckck" decak inza sinis melihat kelakuan adik nya yang selalu tak mau kalah.


Dengan sabar dan penuh perhatian aishala memandikan kedua anak nya. Baru lah ketika selesai memandikan dan memakai kan baju giliran dia yang harus mandi dan segera pergi ke kantor.


Bye

__ADS_1


Byeee 🖤🖤🖤


__ADS_2