
Happy Reading for you 🖤🖤
Tinggalkan jejak setelah membaca ya
Like komen vote dan hadiah 🖤🖤
Hari senin hari pertama Aisha kembali memimpin perusahaan setelah 4 tahun hengkang. Pagi pagi sekali setelah mengurus dan memandikan kedua anak batita nya Aisha lantas segera mandi dan berpakaian untuk pergi ke kantor.
Sekali lagi dia menghadap ke arah cermin meneliti penampilan nya. Dengan kemeja berwarna putih yang di lapisi tanktop di dalam nya di lengkapi celana panjang berwarna hitam menjadi pilihan Aisha di hari pertama kembali bekerja.
"Ferpect" ucap nya tersenyum puas
Segera dia menyambar tas yang berada di atas nakas dan memasukan ponsel ke dalam nya
Tak lupa dia juga memakai high heels 5 cm untuk menyempurnakan penampilan nya.
Jam baru menunjukkan pukul 08.00 wib pagi yang artinya dia masih sempat untuk sarapan. Lagi pula dia hari ini akan datang bersama ayah nya untuk kembali menyerah kan jabatan CEO kepada nya.
Nanti siang dia juga akan melakukan konferensi pers tentang keberadaan kedua anak kembar nya. Alasan 4 tahun lalu menjadi pilihan yang tepat untuk saat ini, selain menjaga nama keluarga dan perusahaan dia juga malam berpikir untuk membuat alasan.
"Ommy" pekik kedua anak nya dari arah meja makan
"Makan apa nak?" Tanya Aisha penuh perhatian membersihkan sisa makanan yang menempel di sudut bibir inza dengan tissue.
"Za ndak tau apa ini?" Polos inza memperhatikan makanan di piring nya
" Ini nama nya perkedel jagung"
"Edel agung" ulang Devan bingung
Karna baru pertama kali memakan nya
"Pelkedel jagung Evan" ulang inza mengoreksi
"Iya Edel agung" kekeh Devan
"Terselah" ucap inza melengos membawa piring nya menuju opa nya yang duduk di sofa memperhatikan perdebatan kedua cucu nya.
"Opa Ndak mam?" Tanya inza melihat opa nya yang juga sedang menatap nya
"Opa udah mam tadi" jawab nya mengelus pucuk kepala inza
"Ouh"
"Ommy cuapin" manja Evan menggeser piring nya ke samping
" ya udah Sini mommy suapin" sabar nya menarik kursi dan duduk di samping sang anak, dengan telaten dan penuh kasih sayang perlahan Aisha mulai menyodokkan sendok nya, dengan senang hati Devan membuka mulut nya lebar lebar. Ekor mata nya menatap inza penuh kemenangan karna pagi ini dia yang mendapat perhatian mommy nya.
Karna statusnya sebagai anak bungsu membuat Devan kerap menjadi lebih manja pada Aisha berbeda dengan inza yang lebih mandiri dan pengertian. Tabiat inza yang lebih menyebalkan kerap kali membuat devan kesal dan menangis.
Namun kedua nya saling menyayangi satu sama lain, tanggung jawab inza sebagai kakak membuat selalu siaga menjaga adik cengeng nya.
__ADS_1
"Mommy berangkat dulu ya sayang
Kalian baik baik di rumah sama Oma
jangan nakal jangan buat Oma marah" ucap Aisha berjongkok di hadapan kedua anak nya memberi pengertian.
"Ciap komandan" devan dengan memberikan hormat kayak nya seorang TNI yang siap bertugas
"Kalau Evan nakal
Anti inza gebug" ucap nya tanpa perasaan menatap devan horor
"Ommy" teriak evan tergopoh gopoh memeluk kaki mommy nya erat,
Sesekali mata nya mencuri curi pandang pada Kaka perempuan nya yang masih setia menatapnya.
"Inza"
"Corry mom
Za becanda kok" namun ekspresi wajah nya masih seperti tadi, Devan yang masih takut tak mau melepas kan kaki Aisha. Malah semakin mengeratkan pelukan nya pada kaki aisha
"Akak bohong mom" cicit nya membuat semua orang menggeleng kan kepala nya, Devan yang penakut vs inza yang jahil.
"Gak kok mom"bela inza cepat sebelum mommy nya ceramah yang tak akan ada habis habis nya.
"Awas akak bohong nanti evan aduin mom" ancam Devan mulai berani keluar dari tempat persembunyiannya.
"Tapi kalau za Ndak lupa" sambung nya dalam hati
"Ya udah mommy berangkat dulu
Ingat ucapan mommy tadi jangan berantem ya" Aishala mengecup satu persatu kening anak anak nya kemudian menyalimi tangan mami nya.
"Mam aish titip anak Anak ya"
"Iyah tenang aja
Mereka cucu mommy pasti mommy jaga" balas nya tersenyum
Sekali lagi Aisha melihat ke arah belakang kemudian melambaikan tangan nya.
"Dadah ommy" teriak kedua nya melambaikan tangan.
Kemudian masuk ke dalam mansion setelah mobil Aisha dan papi aish menghilang di balik gerbang.
****
"Alvim
Kumpulkan seluruh karyawan di ruang meeting sekarang saya ada pengumuman penting" telpon papi aish yang bernama Bima Arya Winata pada asisten pribadi nya.
__ADS_1
Pria yang bernama Alvin segera menyanggupi perintah boss sekaligus sahabat nya itu. Tak butuh waktu lama para karyawan sudah berkumpul dengan penuh tanda tanya. Tak biasa nya boss mereka mengumpulkan seluruh karyawan setelah 4 tahun lalu tentang keberangkatan aishala ke Australia dengan alasan mengurus kantor cabang.
Tap
Tap
Tap
Kedatangan Bima dan Alvin membuat seluruh karyawan langsung terdiam dan menundukkan kepala nya sebagai tanda hormat.
Sebentar lagi pertanyaan mereka akan terjawab sudah,
"Selamat pagi semua" sapa bima ramah
"Selamat pagi tuan" jawab mereka serempak
"Di sini saya akan berbicara langsung pada inti nya saja ,
Saya bima Arya Aditama resmi melepas jabatan saya sebagai CEO the Winata grup dan memberikan kepada putri saya yaitu Aishala Serena Winata. Mulai saat ini saya sudah melepas tanggung jawab saya sebagai CEO" tegas nya di sambut tepuk tangan oleh para karyawan.
" Ada yang keberatan?" Tanya Alvian mewakili
Tak ada satu pun yang menjawab karna mereka sudah melihat sendiri bagaimana kinerja aishala dalam menjalankan perusahaan. Hingga ketika pemindahan aishala pada kantor cabang di Australia banyak karyawan yang menyayangkan nya.
"Maaf tuan
Apa nona aishala sudah kembali ke Indonesia?" Tanya salah satu karyawan di angguki karyawan lain nya
"Dia sudah Kembali
Alvin panggil aishala ke sini" titah Bima melirik Alvin yang berada satu langkah di belakang nya
Alvin segera pergi menjalankan perintah Bima .
Tok
Tok
Tok
"Masuk"
"Selamat pagi semua nya" sapa Aisha yang berdiri tepat di samping sang ayah. Dengan di temani Dina si belakang aishala berdiri dengan percaya diri menghadap seluruh calon karyawan nya.
Wajah wajah yang sama namun dengan keadaan yang berbeda, masih banyak ternyata karyawan yang dulu di pimpin Aishala masih setia bekerja di perusahaan.
Dulu saat aishala yang masih memimpin banyak susunan yang di ganti beserta orang orang nya, ternyata selama ini banyak yang melakukan korupsi atau masuk ke dalam perusahaan melalui jalan orang dalam.
Hinga dari tahun ke tahun perusahaan semakin berkembang pesat dan banyak perusahaan perusahaan besar yang mempercayai untuk menanamkan saham dan melakukan kerja sama dengan the Winata grup.
Bye
__ADS_1
Byeee