Husband Of Choice

Husband Of Choice
Salah Paham


__ADS_3

Terimakasih sudah membaca


Jangan lupa klik jempol dan tinggalkan komentar apalagi Vote author jadi semangat


Olivia ke kantin Rumah Sakit untuk membeli bubur untuk Ariz dan juga untuk sarapan dirinya, karena kebetulan hanya berbeda lorong, Lavender sebelah kiri, Presiden Suit sebelah kanan.


"Pasti Ka Ariz senang kalau aku datang tiba-tiba, " ucap Olivia senang.sambil menenteng bubur untuk Ariz.Olivia ingin membuat Ariz terkejut.


Setelah sampai pintu kamar rawat, Olivia terkejut apa yang dia lihat Ariz berciuman dengan sahabat masa kecil Ariz.


Sebenarnya Olivia tahu akan perasaan sahabat kecilnya terhadap pacarnya sejak lama, karena Ariz menganggap sahabat sebagai adiknya sendiri sehingga Olivia cemburu atau berpikiran negatif, tetapi kejadian kali ini membuat hati Olivia benar-benar sakit. Potek bang hati adek.


Flashback on


"Ka Ariz kenapa kamu masih mencintai Olivia, sudah jelas kalau dia sudah tidak mencintai kamu. Hanya aku yang selalu mencintaimu, hanya aku yang selalu ada di sampingmu, dimana dia saat kakak sakit seperti ini? " ucap Lintang dengan penuh penekanan


"Lintang jaga ucapanmu apa yang kamu ucapkan tidak bisa membuatku jatuh cinta padamu, aku tau sifat Olivia kau yang tak mengenalnya jadi ga usah ikut campur, " ucap Ariz penuh dengan amarah yang tidak terima Olivia dijelek-jelekkan.


"Ka aku tau dia memutuskan hubungannya denganmu, kalian sudah putus. Jadi berilah aku kesempatan buka sedikit untukku agar aku bisa masuk, " ucap Lintang dengan mata berkaca-kaca.


Lintang mencintai Aris sejak Sekolah Dasar, yang saat itu Lintang di tolong oleh Aris saat di kejar anjing liar, sehingga di mata Lintang Ariz adalah pangeran penyelamat hidupnya, karena tempat tinggal mereka berdekatan Lintang leluasa mendekati Ariz. Lintang selalu mengekor dimana Ariz sekolah, siapa aja temannya, dan wanita yang ada di dekat Ariz Lintang tahu. Lintang selalu menyingkirkan wanita yang ada di dekat Ariz.


Tapi berbeda dengan Olivia yang tak bisa dia bandingkan dan singkirkan karena kelebihan yang membuat para wanita iri padanya.


"Walau Olivia tidak menjadi istriku kamu juga tidak berhak menjadi Istriku karena aku menggapmu sebagai adikku tidak lebih. Dan ingat satu hal aku tidak mencintaimu. " Ucap Ariz lantang dengan nafas yang menderu.


Tanpa aba-aba Lintang mencium bibir Ariz dan terjatuh di sofa. Ariz mendapatkan serangan tiba-tiba itu mulai tergoda karena selama ini Aris hanya mencium bibirnya saja tidak lebih, karena hasrat Ariz pun menggila, Saat itu pula Olivia melihat Adegan yang begitu menyayat Hati yang mungkin tidak akan lupakan.


"Ma ... maaf aku mengganggu, " ucap Olivia tergagap sambil menahan rasa sakit yang sesak di dalam dadanya sambil memegang dada dengan tangan kanan.


Makanan yang belum sempat ia makan terjatuh di lantai berserakan. Olivia langsung berlari keluar meninggalkan Ariz dan Lintang


"Olive berhenti disitu, jangan salah paham, " teriak Ariz sambil mendorong tubuh Lintang


Lintang terjatuh di lantai dan langsung memegang tangan Ariz yang mau mengejar Olivia.


"Ka jangan dikejar biarkan seperti ini agar aku bisa memilikimu, kau juga menikmatinya kan, " ucap Lintang menangis menahan sakit di kakinya.


"Semua gara-gara kamu karna kegilaanmu aku muak padamu, aku benci kamu, " ucap Ariz melepaskan tangan Lintang dengan kasar, Lintang yang mendengar ucapan Ariz menagis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Apa aku salah mengharapkan kamu, aku mencintaimu sedari dulu apa kamu tidak merasakannya, apa kekuranganku sehingga kamu memilih Olivia, " ucap Lintang dalam hati dengan tangan mengepal


Aris yang mengejar Olivia tidak melihat batang hidungnya, Ariz terlihat sangat kesal padahal baru kemaren hubunganya dengan Olivia mulai bersemi dan sekarang harus kandas lagi.


"Sial kemana Olivia larinya cepat sekali, " ucap Ariz. Ariz pun kembali ke kamar pasien dan mendapatkan makanan yang berserakan.


"Maafkan aku Olivia kamu salah paham, aku harus pergi mencarinya, " batin Ariz.


Flashback off


Olivia ternyata langsung masuk ke ruang rawat Deniz dengan mata sembab dan diam seribu bahasa. Olivia menuju kamar mandi untuk membersihkan mukanya agar tidak kelihatan habis menangis.


Deniz yang melihat Olivia keheranan melihat Olivia datang dengan mata sembabnya. Olivia tidak menyadari kalau di ruang itu sudah ada Dokter Bryan, dan asistand Jo untuk mengurus kepulangan Big Bos.


Setelah selesai Olivia mencuci muka ia terkaget kaget di ruangan itu sudah banyak orang, Olivia malu dan hanya bisa memilih diam.


"Olivia kamu kenapa, " tanya Deniz


"Tidak apa-apa Ka, kalau Kakak sudah selesai aku mau pulang duluan ada urusan, " jawab Olivia


"Tunggu sebentar aku akan mengantar kamu pulang, " ucap Deniz sambil mengambil jas yang sudah disiapkan oleh Asisten Jo.


Setelah sampai rumah Olivia langsung ke kamar merenung.


"Untuk apa aku harus bersedih hanya untuk merebutkan seorang laki-laki yang tidak bisa menjaga hati, mungkin ini jalan terbaik yang di berikan Tuhan untukku. Mungkin dia bukan jodohku. Aku harus hilangkan mood ku ini, " batin Olivia.


Dia langsung menidurkan diri di kasur kesayangannya dan mendengarkan radio disalah satu Radio FM


Dia mendengarkan :


***


Pendengar setiaku aku akan persembahkan lagu anti galau dijamin abis dengerin ini hati kalian pasti riang,walau lagu ini campuran Jawa, dentuman musiknya membuat hati kita bergoyang-goyang, tidak percaya? mari kita dengarkan lagu jangan ****** mencinta dari sedoyo mawut.


Selamat mendengarkan :


🎢🎢🎢🎢🎢


*Ojo gampang mikir tentang cinta

__ADS_1


Mengko Ndak malah luka


Ojo gampang mikir tentang cidro.


Mengko Ndak malah loro


Urip mung sepisan


Mbokyo di gawe gampang


Kabeh Iki wes Ono dalan


Awak Dewe neng Donyo ini mung wayah


Kabeh uwes di atur dalang


Ojo nangis mergo tresno


Ojo ****** mencinta


Nek kejeron mengko malah luka


Los ke wae Jo dipikerke Kabeh Ono dalane


Happy aja lupakan yang menyakiti kita


Happy aja lupakan yang menyakiti kita*


Setelah mendengarkan lagunya Olivia mempunyai semangat nya lagi untuk menata hidup kedepanya.


Aris yang mencari tau kenapa Olivia tiba-tiba murung mendapatkan jawabanya.


"Bos ini rekaman CCTV yang Anda mau, " ucap Asistand Jo


"Ternyata laki-laki itu di rawat disana semalam, huh siapa wanita itu kenapa dia bisa da disitu apa wanita itu selingkuhannya, ow bagus jadi aku tidak cape cape memaksa Olivia untuk meninggalkan Ariz, tapi kamu telah menyakiti Olivia ku tidak aku biarkan kami tenang, " batin Deniz sambil mengepalkan tanganya.


Terimakasih sudah mampir


Jangan lupa klik jempol dan komentar

__ADS_1


klik ❀️ juga salam sayang reader ku😘😘


__ADS_2