
"WHAT!! If Generator-Compressor Platform on fire, we also afraid GOD DAMMIT!" (APA!! Kalau Generator-Compressor Platform kebakaran, kita juga takut, YA TUHAN!) Bentak Julia dengan sinis. Gagan langsung menoleh kearah Julia dengan wajah ketakutan bercampur memelas.
"So, what is Pretni actually?" (Lalu apa sebenarnya Pretni itu?) tanyaku dengan serius, mengalihkan perhatian Gagan.
"Ghost ... woman ..." (Hantu … perempuan …)
"Allright, pretty sure Mr.Xoliza is male" (Oke, aku yakin Mr. Xoliza itu laki-laki) Potong Lim bingung.
Aku sedikit terkejut mendengar ucapan Lim, sepertinya ia mencurigai hal yang sama sepertiku.
"They are change ... face ..." (Mereka bisa … berubah wajah …) jawab Gagan
"You mean, they change their face to resemble Mr.Xoliza and Mr.Dennis?" (Maksudmu mereka dapat merubah wajah menyerupai Mr.Xoliza dan Mr Dennis?)
"Yes"
"They mimic ... us?" (Mereka meniru … kita?)
"Change ... human ..." (Meniru… manusia)
Benar dugaanku! Mereka bisa berubah wujud menjadi manusia. Berarti yang kami lihat di jembatan tadi adalah Pretni, hantu mitologi India yang menyamar menjadi Mr.Xoliza. Kembali, bulu kudukku dibuat begidik ketakutan, wajahku langsung berubah pucat pasi bercucuran keringat. Tak kusangka ada makhluk seperti itu di Anjungan ini. Lim dan Julia sepertinya juga disergap ketakutan yang sama sepertiku. Untuk beberapa saat kami semua hening, sebelum akhirnya aku kembali mengajukan pertanyaan ke Gagan.
"So ... Mr.Xoliza are killed by Pretni?" (Jadi … Mr.Xoliza dibunuh Pretni?) Ucapku sambil setengah melotot kearah Gagan. "And about Mr.Dennis ... the day before?" (Dan tentang Mr.Dennis … kemarin lusa?) Tambahku.
Seketika aku teringat kejadian sore itu saat Mr.Dennis menghilang. Tentu, sore itu, hanya Gagan yang menyaksikan apa yang terjadi pada Mr.Dennis.
"Yes"
"I see ... So Pretni killed him while I was busy wipping the bulb?" (Oke … jadi Pretni membunuhnya ketika aku sibuk menyapu pecahan bohlam?)
"No!" Bantah Gagan.
"Huh?"
"Mr Dennis change ... Pretni ... too" (Mr.Dennis berubah… Menjadi Pretni… Juga)
"WHAT?!" Bentak Julia.
"You mean, he change into Pretni? Then jump into the ocean ... just like Mr.Xoliza?” (Maksudmu, dia berubah menjadi Pretni? Lalu melompat ke laut… seperti Mr.Xoliza?)
"Yes"
__ADS_1
Kembali lagi, kami bertiga seperti disergap ketakutan. Seolah otot-otot kami membeku tegang memikirkan hal ini. Aku sungguh tidak percaya, apa yang Gagan lihat sore itu persis seperti kejadian malam. Berarti, Mr.Dennis juga Pretni...
"So there are more than onePretni?" (Jadi ada lebih dari satu Pretni?) Tanya Lim
Gagan menoleh kearah Lim dengan wajah bergemetar "Maybe ..." (Mungkin …)
Bulu kudukku kembali bergemetar takut. Sudah berapa banyak peristiwa mengerikan yang aku alami seharian ini, Oh Tuhan.
"So ... we can assume that both Mr.Dennis, and Mr.Xoliza were killed by Pretni, and it mimic them, the victim, then they kept living here, did activity like usual ... what the hell!" (Jadi … Kita bisa simpulkan bahwa baik Mr.Dennis maupun Mr.Xoliza dibunuh Pretni, dan mereka menyerupai korban, lalu mereka hidup disini, melakukan aktivitas seperti biasa… GILA!) Lim berusaha melogika percakapan kita sejauh ini
"I think so, Lim" (Menurutku juga seperti itu, Lim)
“Where are they come from? Why they kill people? Are they really the one who kill …” (Mereka berasal dari mana? Mengapa mereka membunuh orang? Apakah benar mereka yang membunuh …) Julia bertanya bertubi-tubi, matanya terlihat berkaca-kaca menahan tangis.
"Easy Julia, one by one ... Gagan's English are bad" (Pelan-pelan Julia, satu-satu… bahasa Inggris Gagan jelek) Potong Lim.
"They from India" (Mereka dari India) ketus Gagan
"Of course you brat! We are at Indian's sea right now!" (Ya jelas lah! Kita kan di luat India sekarang!) Bentak Julia kesal, sepertinya ia mulai tidak sabar dengan Gagan.
"You mean ... from mainland?" (Maksudmu … dari pulau utama?) Tanyaku.
"Yes!"
"Ship? No way ..." (Kapal? Nggak mungkin …) ucapku berusaha menyimpulkan.
Lim melirik kearah gagan, tetapi sepertinya gagan menggeleng tidak tahu. Lim lalu menoleh kembali kearahku, nampaknya ia setuju dengan kesimpulanku tadi.
Kami semua lalu berpikir, kapal apa yang bisa membawa makhluk seperti itu? Tunggu, semua kapal bisa membawanya, selama Pretni dapat menyamar menjadi manusia, tidak akan ada yang tahu, ‘kan? Seolah mendapat kesimpulan yang sama, kami bertiga saling menatap satu sama lain.
"Production Platform's Ship! That's It! It is from all oil ship that dock at Production Platform” (Kapal dari Production Platform! Benar! Mereka berasal dari semua kapal kilang minyak yang berlabuh di Production Platform) Ketus Lim.
"Then, why all the missing person almost all from Generator-Compressor Platform?" (Lalu, kenapa orang-orang yang hilang hampir semua dari Generator-Compressor Platform?) Bantah Julia.
Ucapan Julia itu sungguh tepat. Bila kita urut korban yang hilang selama ini, tiga orang diantaranya berasal dari Platform ini. Mr. Xoliza, Mr.Dennis bahkan Miss Dunn adalah pekerja Generator-Compressor Platform. Hanya Mr Brad, Insinyur yang aku gantikan posisinya, yang bekerja di Well-head Platform. Tetapi yang dikatakan Lim juga cukup logis, satu-satunya Platform di Anjungan ini yang selalu kontak dengan orang luar adalah Production Platform, di mana kapal-kapal dari berbagai belahan Eropa dan asia berdatangan untuk mengangkut minyak. Tetapi kedua hal ini sedikit bertentangan, aku berusaha lebih dalam memikirikan masalah ini.
Tunggu, kapal-kapal di Production Platform itu, bukan dari India! Mereka berasal dari Eropa, Afrika, bahkan beberapa negara Asia untuk membeli minyak. Sedangkan menurut Gagan, Pretni berasal dari pulau utama, India, mungkin lebih tepatnya … kota Dwarka. Lalu kapal yang mana yang ... tunggu ... Seketika bibirku bergemetar hebat.
"Those ship ... are not from India" (Kapal-kapal itu… Bukan dari India) ucapku dengan kaku.
"Then, what kind of ship that come from mainland?" (Lalu, kapal yang mana yang datangnya dari pulau utama) Tanya Lim.
__ADS_1
Aku menatap Lim dengan penuh ketakutan "It’s our ship, Right?" (Kapal kita, ‘kan?)
Hanya kapal kami, yang berasal dari pulau utama. Kapal yang membawa Aku, Lim, Julia, dan Insinyur-Insiyur baru lainnya, yang beberapa hari yang lalu merapat ke Anjungan. Berarti, kapal kami kah yang membawa Pretni kemari?
"I'm not Pretni!" (Aku bukan Pretni!) Bentak Julia
"The hell ... What kind of ghost that come to discuss herself with human" (Gila … Mana ada hantu yang mendiskusikan dirinya sendiri dengan manusia) Sindir Lim.
"You are not Pretni" (Kamu bukan Pretni) Ucap Gagan memotong.
Sontak, kami bertiga menoleh keheranan kearahnya. Gagan lalu menunjuk kakiku.
"Your foot … normal" (Kakimu … normal)
"Oh! So its true?" (Oh! Jadi itu benar?) Sahutku dengan sedikit terkejut.
"What's true?" (Apanya yang benar?) Tanya Lim kebingungan
"Foot ... Pretni's foot are twisted, and full of bruises. Like Mr.Xoliza just now" (Telapak kaki… Kaki Pretni terbalik, dan penuh dengan lebam. Seperti Mr.Xoliza tadi)
"Yes!" Tambah Gagan, membenarkan ucapanku.
Seperti yang telah aku baca di laman internet, Pretni memiliki ciri-ciri kaki terpelintir dengan tumit yang berada didepan dan jari jemarinya berada di belakang. Ditambah lagi lebam ungu kebiruan yang memenuhi seluruh badannya, membuat penampakannya begitu mengerikan.
Aku jadi teringat peristiwa sore itu, ketika aku menabrak Pretni yang menyamar menjadi Mr.Dennis. Tentu saja ia terjatuh begitu mudahnya, dengan kaki seperti itu ia tidak bisa menahan kuda-kudannya dengan baik. Begitu juga peristiwa Mr.Xoliza barusan, ia berjalan dengan begitu terhuyung karena menopang badan sebesar itu. Ditambah Lim melihat kakinya yang dipenuhi lebam, semuanya cocok!
"But ... Mr.Dennis's foot were not like that! He walks normally!" (Tapi … Kaki Mr.Dennis tidak seperti itu! Dia berjalan normal-normal saja!)
"I ran into him that time and he easily fell" (Aku menabraknya saaat itu dan dia jatuh dengan mudahnya)
"This is insane Dima! We know that Mr.Dennis is old-worker here ... And also Mr.Xoliza..." (Ini gila Dima! Kita tau bahwa Mr.Dennis adalah pekerja lama disini … begitu juga Mr.Xoliza) Potong Lim.
"What are you trying to say, Lim?" (Maksudmu apa, Lim?) Tanya Julia
"We saw it, Right? Mr.Xoliza turn into Pretni and jump and Gagan saw Mr.Dennis just like that too ... that means, they are Pretni from the start!" (Kita semua lihat, Kan? Mr.Xoliza berubah menjadi Pretni dan melompat, Gagan juga melihat Mr.Dennis juga begitu … Itu berarti, Mereka dari awal adalah Pretni!)
Ucapan Lim membuatku sedikit mendapat pencerahan. "Which means ... those Pretni are already here before our ship came!" (Berarti … Pretni-Pretni itu sudah ada disini sebelum kapal kita datang!)
"Exactly" (Tepat sekali) sahut Lim dengan tegas, membenarkan ucapanku.
__ADS_1