IMAJINASI

IMAJINASI
Ep.31


__ADS_3

"Kamu kenapa sih belain dia terus hiks.."bentak Age


"Sudah kubilang kan aku menyukainya apa kurang jelas"marah Daneil


"Hikss..hikss.. kamu jahat, dia gak lebihh dari perusak hubungan orang"kata Age melepaskan pegangan Daneil dan berlari


"Bisa gak sih salahkan aku aja, kan aku yang salah karena tidak bisa membalas perasaanmu, aku yang gak menyukaimu kenapa salahkan Avi"marah Daneil mengejar Age


"Ini semua salah dia, dia sengaja pura-pura gak suka kamu karena dia tahu kamu sangat menyukainya maka kamu akan terus mengejarnya"marah Age


"Persahabatan kita hancur dibuatnya"kata Age bicara keras menyadari orang berdatangan mengerumuni mereka berdua


Pertengkaran mereka membuat kerumunan.


"Stop okey"marah Daneil karena menyadari mereka di kerumuni


"Kenapa perkataanku benar"kata Age tersenyum puas


"Lihat sekelilingmu apa kamu tidak malu hanya masalah kecil membuatmu tidak punya harga diri"kata Daneil


"Masalah kecil katamu?, masalah kecil kamu bilang lihat apa yang dia lakukan dia menamparku hingga pipiku membiru dan memebengkak bagaimana bisa aku diam saja saat sahabatku dibutakan oleh cinta dan dipermainkannya"Teriak Age Marah


"Itu salahmu kan, kamu yang menamparnya duluan, dan lagi jangan membuat orang salah paham, aku yang menyukainya dia berhak untuk tidak menyukaiku"kata Daneil teriak


"Tapi dia menamparku terlalu keras hingga aku terjatuh kan, aku bahkan tidak menamparnya benaran"Marah Age


"Kamu tidak menamparnya beneran bagaimana, pipinya memerah saat kamu tampar"kata Daneil marah


"Itu karena dia kecil seperti anak kecil pasti kulitnya juga masih seperti bayi"kata Age mengeles


Daneil terdiam tidak tahu mau berkata apa lagi, dia kehabisan kata-kata untuk berdebat mengalahkan Age.

__ADS_1


"Kenapa diam?"kata Age


"Shutt mereka berantem kenapa sih?"tanya orang-orang yang menegerumuni


"Katanya Daneil menyukai seseorang tapi seorang itu tidak menyukai Daneil karena Age gak mau sahabatnya dibutakan oleh cinta dia menampar orang yang disukai Daneil, tapi orang itu malah menampar Age lebih keras hingga pipinya membengkak"kata seseorang


"Wahh, Age gak cuma pintar ya dia juga sangat perhatian terhadap sesama, kemarin aku jatuh saat mengendarai motor karena menabrak batu dan Age yang menolongku idaman para lelaki banget sih Age itu, dia seperti bidadari tak bersayap"kata seseorang lagi


"Iya dia aja baik banget sama kita-kita apalagi sama sahabatnya sendiri"kata seseorang lagi


"Tapi bukan itu sih yang wahnya kalian sadar gak sih Daneil si pintar menyukai seseorang siapa yang dia sukai"kata seseorang


"Wahh iya jadi penasaran siapa yang bisa-bisanya menolak Daneil padahal dia ganteng, pintar, cool , gila banget yang gak suka sama dia"kata seseorang


Avi kehabisan air minum dan ingin pergi kekantin untuk membeli es karena dia sangat haus melihat kerumunan orang di tengah lorong.


"Astagaa Ada apa lagi tuh ngalaingin jalan aja"kata Avi dalam hati


"Ada jalan pintas gak ya menuju kantin"pikir Avi


Avi berusaha nerobos dari sampingĀ  agar tidak sampai ke tengah karena dia tidak iingin tahu dan ikut campur akhirnya Avi berhasil sampai di ujung dan langsung pergi ke kantin untuk membeli es.


"Apaan sih ngerumuninnya gitu banget"kata Avi berjalan kearah kantin


"Lah kosong"kata Avi melihat kantin yang tidak ada satu orang pun bahkan ibu kantin pun tidak ada


"Buuukk, mau belii ini masih jualan gak ibuukk"teriak Avi


"Jualan kok"kata lelaki tadi pagi berdiri dibelakang Avi


"Astaga bikin kaget aja"kata Avi masih diposisi semula

__ADS_1


"Hahaha, mau beli apa?"tanya orang itu sambil tertawa


"Gak usah tertawa gitu lah\, beli teh b**** ada?"kata Avi


"Ada sebentar ya"katanya membuka kulkas dan mengambil minuman


"Nih, kamu jujur banget tadi kan gak ada orang kenapa gak ambil sendiri aja"katanya memberikan minumannya


"Nih uangnya"kata Avi membayar


"Oh gak perlu itu buat kamu dari aku gratis"katanya mendorong tangan Avi


"Makasih"kata Avi lalu pergi


"Sama-sama"katanya menarik tangan Avi dan tersenyum


"Bisa tersenyum?"tanyanya


"Gak"jawab Avi


"Masa gak bisa hahaha"katanya tertawa


"Bisa gak kalau gak tertawa kamu terlihat menyeramkan"kata Avi melepaskan tangannya


"Triiririiriing...triririiiing..."suara bel masuk


"Maaf membuatmu takut, Ayres, siapa namamu?"tanyanya mengulurkan tangan


Avi malas berbicara banyak lagi dia berlari menghindari lelaki itu hingga sampai dikerumunan lagi namun kali ini hanya tinggal sedikit orang karena sudah jamnya masuk kelas.


"Udah selesai masalahnya"kata Avi dalam hati berjalan dengan santai tiba-tiba

__ADS_1


"Hei sini kamu"kata Age menarik tangan Avi


"Dia...


__ADS_2