IMAJINASI

IMAJINASI
Ep. 42


__ADS_3

"Itu bukan urusanku"kata Avi menatap tajam Daneil


"Yah itu bukan urusanmu, aku hanya ingin berteman denganmu sama seperti Raka, aku ingin menjadi sahabatmu, aku ingin tahu rasanya punya teman sungguhan bukan yang datang saat ada maunya aja"kata Daneil


"Keparat ini tidak mengerti ya"kata Avi sudah muak


"Avi bicaramu"kata Raka yang mendengar Avi berkata kasar


"Ada hal yang dapat kamu jadikan sebuah pengorbanan dan ada juga hal yang tidak seharusnya kamu korbankan, jadi jangan buat sesuatu itu jadi sifat egois, kamu harus tahu apakah hal tersebut pantas untuk dikorbankan atau tidak"kata Avi


"Tapi kamu..."perkataan Daneil terpotong oleh Avi


"Pengorbanan juga bukan karena kasihan, karena jika kamu melakukannya karena kasihan kamu akan terus mengingat pengorbanan tersebut dan berharap mendapatkan balasan"sambung Avi


"Tapi kenapa kamu mengambil es krim yang sudah meleleh itu?"tanya Daneil


"Karena itu jajan terakhirku, kamu tahu membuang makanan tidak berlaku untukku apalagi saat sedang haus atau lapar aku akan memakannya meski hanya tinggal sebutir nasi"kata Avi


Raka yang mendengar perkataan Avi mencekik leher Avi


"Huekk, cari mati hah"kata Avi pada Raka


"Jangan bicara saat makan"kata Raka


"Hm"kata Avi


"Avii bosen banget jalan-jalan yukk"kata Raka yang sudah selesai makan sate dari tadi


"Aku belum selesai makan"kata Avi


"Iya tahu"kata Raka memakan sate milik Avi


"Uaghhh, Rakaaa kamu tadi udah makan punyaku"marah Avi


"Biar cepat habis"kata Raka

__ADS_1


Avi segera melahap makanan miliknya dengan cepat karena takut di ambil oleh Raka.


"Udah"kata Raka


"Hm"kata Avi


"Sebentar bayar dulu"kata Raka menghampiri abang sate untuk membayar makanan


"Niel maafin ucapan aku tadi ya, aku gak bermaksud tapi aku parno banget sama orang-orang yang seperti teman kamu tadi, aku yakin besok pasti aku bakal jadi top trending di sekolah karena masalah tadi"kata Avi meminta maaf pada Daneil


"Gak masalah, harusnya aku yang minta maaf karena aku kamu jadi gak nyaman"kata Daneil


"Mulai sekarang kamu harus bisa jauhin aku"kata Avi


"A-apa, kenapa?"tanya Daneil


"Karenaaa, aku gak tau! jauhin aja kenapa"kata Avi kesal


"Harusnya ada alasannya kan"kata Daneil


"Yuk Ka, lama banget"kata Avi


"Sebentar kembaliannya"kata Raka


"Hm"kata Avi


"Makasih ya bang, maaf udah bikin ribut tadi"kata Raka


"Makasih bang satenya enak"kata Avi mengacungkan kedua jempol


"Apasih bikin malu aja ni anak"kata Raka


"Aku kan jujur"kata Avi


"Udah yuk"kata Raka

__ADS_1


"Eh Duluan ya Daneil"kata Raka dan Avi mengacungkan jempol


Dimotor...


"Kemana ya"pikir Raka


"Mau kemana Ka?"tanya Avi


"Lagi mikir"kata Raka


"Hah"kata Avi tidak dengar


Raka tidak menjawab lagi


"Udah malem pulang aja Ka"kata Avi


"Iya"kata Raka


Sesampainya dirumah Avi


"Adik aku kan dirumah kamu, kuncinya dibawa kan"kata Avi


"Eh iya ya, yaudah kamu kerumah aku aja"kata Raka


"Yuk"kata Avi


Sesampainya dirumah Raka


"Loh, lampunya gak nyala apa udah tidur?"tanya Avi


"Kalau tidur pun gak mungkin dimatikan lampu terasnya"kata Raka


"Aku bawa kunci cadangan"kata Raka


"Yaudah buka"kata Avi

__ADS_1


(Triiririiiriring) suara handphone


__ADS_2