IMAJINASI

IMAJINASI
Ep. 46


__ADS_3

Halo para readerss, sory lama banget gak update soalnya banyak hal yang harus di selesaikan dalam kehidupan ini hahaha, enggak si sebenarnya bingung mau melanjutkan cerita ini gak ada yang support soalnya jadi kosong melompong idenya akhirnya males nulis dan memutuskan untuk berhenti aja.


Tapi akhir-akhir ini ada semangat untuk nulis lagi walaupun sama aja enggak ada yang support. gapapa kali ya dimulai lagi dengan tulisan yang mungkin berbeda dari biasanya dan mulai mengerti tentang penulisan. jadi episode kali ini 75% isinya curhatan author wkwk.


Hidup ini aneh ya padahal author nulis waktu kelas 3 SMA  akhir eh sekarang udah Semseter 3 aja ga nyangka aja gitu author nulis mungkin cuma setengah tahun eh ternyata udah gak nulis dua tahun, kek waktu itu cepat banget berlalunya. Aaaaaa, gamau cepat tua gesss belum siap hidup mandiri.


Ah udahlah semoga kalian suka dengan updatean baru ini dan buat saya sendiri harus semangat yosh yang terbaik untuk kita semua salam sehat dan sampai berjumpa hahaha.


Oke lanjut ke ceritanya

__ADS_1


Dalam perjalanan pulang Raka di telpon bundanya mengabarkan kalau mereka sudah pulang ke rumah bersama orang tua Avi dan adik-adiknya. Raka dan Avi pulang menuju rumah Raka lalu setelahnya Avi dan kedua orang tuanya serta kedua adiknya pulang ke rumah mereka.


Keesokan harinya pagi-pagi, seperti biasa Ze yang berangkat sekolah sendiri, Tri dengan ayahnya dan Avi yang di jemput oleh Raka bergegas pergi ke sekolah.


Kali ini Raka terlambat menjemput tuan putrinya karena ia juga kesiangan sehingga membuat tuan putrinya menunggu lumayan lama, dan setelah sampai Raka malah diomelin oleh Avi hingga di perjalanan menuju sekolah juga Avi masih mengomel karena Raka terlambat menjemputnya.


"Hari ini aku ujian tau, kalau aku terlambat dan di hukum enggak boleh ikut ujian gimana?, kamu mau tanggung jawab" lanjutnya


Raka hanya diam mendengarkan omelan Avi, karena jarang sekali Avi banyak bicara begitu. Setelah sampai di gerbang sekolah, Avi langsung berlari masuk tanpa menghiraukan Raka. Raka tidak mempermasalahkan itu karena ia juga mengerti kalau dirinya salah karena tidak menjemput Avi tepat waktu, lalu Raka langsung bergegas juga menuju sekolahnya.

__ADS_1


Avi yang berlari menuju kelasnya tidak menghiraukan siapapun yang ada di samping dan belakangnya, ia hanya fokus untuk tidak terlambat masuk kelas karena sesi baris berbaris sudah selesai. Dan setelah sampai pada daun pintu kelas Avi tidak langsung masuk ke dalam kelas ia mengamati dulu apakah sudah ada pengawas atau belum.


"Huufftt, syukurlah belum dimulai" gumam Avi dibalik dinding dan langsung masuk ke dalam kelasnya.


Tidak berapa lama kemudian, ujian pun berlangsung...


setelah ujian pertama selesai, ada jeda untuk para siswa dan siswi beristirahat makan dan mempersiapkan ujian selanjutnya, Avi jarang ke kantin sekolahnya karena ia malas berjalan dan melewati banyak orang, namun kali ini ia berniat untuk ke kantin sekolah karena ia tidak bisa berkonsentrasi sebab memikirkan perlakuannya pada Raka tadi pagi sehingga membuatnya lapar.


Avi bergegas menuju kantin sekolah dengan wajah datarnya sehingga membuat orang-orang yang melihatnya berbisik-bisik Avi tidak mempermasalahkan itu, karena sudah biasa seperti itu namun kali ini semakin banyak orang yang tidak suka padanya. Tapi tetap saja Avi tidak perduli tentang hal itu.

__ADS_1


__ADS_2