
"Bang nitip mereka berdua ya jangan sampai berantem lagi"kata Avi langsung pergi
"Mau kemana?"tanya Daneil
"Cih"ketus Avi pelan dan langsung pergi dengan motor milik Raka
Dimotor...
"Bodoh mau kemana aku memangnya?"tanya Avi pada dirinya sendiri
"Astaga aku bawa kotak p3k kenapa malah pergi"kata Avi yang baru ingat
Avi kembali lagi ke tempat Raka dan Daneil berada.
"Kok balik gak bawa apa-apa?"tanya Raka
"Emang kamu kira aku mau kemana?"tanya Avi
"Mau beli plester, atau obat luka"kata Raka
"Gak tuh cuma cari angin bentar"kata Avi
"A-apa, kamu gak khawatir sama aku"kata Raka sedih dan memakan sekaligus sate milik Avi
"Hei gantiin sateku"kata Avi marah
__ADS_1
"Memangnya ini siapa yang bayar"kata Raka
"Ughh, gak mau tahu ganti"kata Avi ngembek melipat kedua tangannya
"Pelit banget memang kalau soal makanan"kata Raka
"Bang satenya satu lagi ya"kata Raka memesan sate yang baru untuk Avi
Avi berjalan menuju tempat duduknya dan mengambil tasnya lalu mengeluarkan kotak p3k dan mengobati luka Raka.
"Ohh, kamu lupa kalau kamu bawa kotak p3k, kamu pergi tadi buat beli obat luka kan"kata Raka meledek Avi
"Diamlah"kata Avi malu
"Eh benar ya padahal aku ngarang hehehe"kata Raka tidak percaya
"Avi aku juga luka loh"kata Daneil
"Ck"ketus Avi pelan namun terdengar oleh Daneil
"Kamu segitu gak sukanya ya sama aku"kata Daneil sedih dan kembali ke posisinya
"Kasihan tuh"kata Raka
"Hm"Avi malas berbicara
__ADS_1
"Dia punya salah apa sih sama kamu, kok kamu jahat gitu sama dia?"tanya Raka
"Gak ada sih gak suka aja"kata Avi
"Dia baik banget padahal"kata Raka
"wahh wahh apa ini kamu belain dia, aku gak tahu apa motif kamu berantem sama dia tadi"kata Avi
"Karena dia ajak kamu ngomong tapi cuekin aku"kata Raka
"Hm, gitu memangnya kenapa kalau kamu di cuekin dia kamu kan gak ada hubungannya sama percakapan dia tadi"kata Avi
"I-ituuu..."Raka bingung
"Aku gak mau kejadian yang sama terulang lagi untuk yang kesekian kalinya jadi please Daneil Dinsa jangan sampai kamu yang membuatku semakin dalam tenggelam di lautan yang kubuat sendiri"kata Avi bicara mengarah ke hadapan Daneil
"Tapi aku sungguh-sungguh..."perkataan Daneil terpotong oleh Avi
"Ya aku tahu semua memang berawal karena kesungguhan hingga akhirnya menjadi kesalah pahaman"kata Avi tersenyum
"Ini satenya dek"kata abang satenya
"Makasih bang"kata Raka
"Makan lagi satenya ini"kata Raka mengelus kepala Avi dan memutar tubuh Avi ke arah meja
__ADS_1
"Kamu tahu aku dari dulu selalu mengorbankan semua yang aku miliki dan aku selalu saja menyesal setelahnya, waktu SMP saat aku melihatmu berusaha mengambil es krim yang di ambil oleh sahabatmu padahal es krimnya sudah meleleh namun setelah mendapatkannya kembali kamu merasa puas dan merasa kamu pemenang hingga hari itu aku dibilang orang yang pelit karena berusaha mempertahankan yang merupakan milikku, karena aku bukan orang yang pelit aku kembali mengorbankan semua milikku, aku orang lemah yang tidak tahu harus bagaimana hingga aku bertemu denganmu lagi saat ini, kamu masih Avi yang kukenal dulu masih mempertahankan apa yang merupakan milikmu kamu tidak gentar sedikitpun meski di bilang seperti apapun"kata Daneil duduk di sebelah Avi
...*Selamat hari Raya Idul Adha untuk semua umat muslim di seluruh penjuru dunia*:)...