
“Iya”jawab Raka
Avi dan Raka benar-benar menjadi sahabat, Raka
sering main ke rumah Avi begitu pula Avi.
Mereka semakin dekat hingga sampai di hari kelulusan mereka, disitulah orang tua mereka
bertemu untuk pertama kalinya, dan akhirnya orang tua mereka juga jadi dekat dan sering datang ke rumah bergantian. Saat SMP Raka dan Avi memilih untuk bersekolah di tempat yang sama, Avi dan Raka selalu pergi sekolah dengan di antar oleh supir pribadi Raka, sudah naik-naikan kelas 2 Raka meminta Ayahnya
membelikannya motor agar bisa pergi sekolah sendiri.
Di rumah Raka…
“Ayah, Raka mau belajar naik motor”kata Raka
“Kamu yakin, memangnya sudah memahami dasar apa mau belajar naik motor?”tanya ayah Raka
“Ayahhh”rengek Raka
“Hahaha, besok kita ke Sorum ya jangan bilang Bunda”bisik ayah Raka
“Beneran Yah”Raka senang
“Kamu mau bawa Avi kemana?”tanya Ayah Raka
“Apasih yah kok jadi Avi”kata Raka
“Kalau udah punya motor jangan di tinggal Avinya”goda Ayah Raka
“Ya gak lah kan motornya buat pergi sekolah bareng Avi”kata Raka
__ADS_1
Dua hari setelah Raka membeli motor baru…
06:30 Pagi hari di rumah Avi...
“Dinn diinn din”suara klakson
“Sebentar”sahut Avi sambil menuju keluar
“Yuk berangkat”kata Raka
“Naik motor?”tanya Avi
“Iya kenapa, gak mau?”tanya balik
“K-kapan kamu belajarnya?”tanya lagi ragu
“Udahlah naik aja gak bakal jatoh kok tenang aja, lagian kan sekolah kita dekat”kata Raka
“Eh Raka udah bisa naik motor”Kata Ayah Avi
“Udah om hehe”kata Raka sombong
“Waalaikummussalam, hati-hati ya Raka bawa motornya om sama Tri berangkat dulu. Avi, bu, Ayah berangkat dulu
Assalamualaikum”kata Ayah Avi
“Assalamualaikum Bu”kata Tri, salim tangan Ibu
“Waalaikummusalam”Ibu Avi, Avi dan Raka Salim tangan Ayah Avi
“Bu, Ze berangkat dulu Assalamualaikum”salim tangan Ibu buru-buru
__ADS_1
“Ze kebiasaan deh, waalaikummussalam”kata Ibu Avi
“Yaudah Bu Avi sama Raka juga berangkat sekolah Assalamualaikum”kata Avi, salim tangan Ibu
“Berangkat dulu ya tante Assalamualaikum”kata Raka, salim tangan Ibu
“Iya hati-hati ya Waalaikummussalam”kata Ibu Avi
Di motor…
“Pakai uang siapa beli motornya?”tanya Avi
“Minta sama Ayah hehe”jawab Raka
“Katanya gak mau minta-minta”kata Avi
“Sekali ini aja kok”kata Raka
“Halah, kok tegang gitu bawa motornya?”tanya Avi
“Iya baru belajar dua hari yang lalu hehe”jawab Raka santai
“Hah, ngajak mati! Ini jalan raya Ka”Avi kaget
“Jangan gerak-gerak ntar kita jatoh”kata Raka
“Kamu beneran bisa ini”tanya Avi tidak tenang
“Iya bisa kok, eh eh eh kok gak bisa belok ini…gimana ini Vi, Avi kita mau jatoh”Raka panik
“Berhenti Ka minggir ke trotoar, rem dong Kaa”Avi ikut panik
__ADS_1
OnIG
Permata_0802