
Hembusan angin musim gugur! Rasanya seperti sambaran petir yang bergerak di antara orang-orang bertubuh besar ini. Suara benturan terdengar memenuhi udara, diikuti dengan rengekan dan jeritan. Dan kemudian, semuanya berubah menjadi sunyi.
Tyr berdiri di tengah orang-orang bertubuh besar ini tanpa ekspresi sedikitpun sementara mereka jatuh ke tanah satu per satu. Ekspresi mereka berubah kesakitan dan mereka tidak lagi memiliki energi untuk berdiri.
"Ini... ini terlalu luar biasa!"
Matthew dan Stephen telah menyaksikan kehebatan Tyr sebelumnya, tetapi ketika mereka melihatnya lagi membuat kulit kepala mereka mati rasa.
Saat ini, Winifred, Graham, dan yang lainnya mulai bergegas setelah mendengar semua keributan itu.
"Saudara sepupu, Matthew, apa yang kalian lakukan di sini?" Tanya Winifred, terkejut saat dia melihat Stephen dan Matthew tengah berusaha untuk berdiri.
"Halo, Nyonya!" Matthew tiba-tiba memanggil, membungkuk pada Winifred.
Winifred terkejut, sementara Tyr mengabaikan keberadaan Stephen dan Matthew. Dia tahu untuk apa dua orang ini berada di sini.
Mengambil ponselnya, Tyr menelepon Drake, berkata padanya, "Drake, kirim beberapa orang ke Autumn Field. Aku ingin sampah ini segera dibersihkan."
Dua puluh menit kemudian, dua buah SUV melaju ke pintu masuk Autumn Field. Dengan seorang pria botak yang memimpin mereka, sekitar delapan pria melompat keluar dari dalam kendaraan. Dia berjalan mendekat dan dengan hormat menyapa Tyr dengan memanggilnya 'Kakak Tyr'.
Tyr menunjuk anak buah Gus yang masih di tersungkur di atas, melolong kesakitan. "Bawa mereka ke suatu tempat terpencil. Buang mereka ke Taman Hiburan Starlight.'
"Siap!"
Gus dan anak buahnya dilempar ke dalam SUV oleh sekelompok pria itu. Tyr mengikuti mereka dibelakang.
"Tuan, Kau ingin kemana? Kami ikut denganmu," ucap Matthew. Dia mencoba untuk mendekati Tyr dan berupaya untuk mengejarnya, tetapi tubuhnya telah ditendang ke tanah. "Tuan, kau..."
Tyr mengerutkan keningnya, lalu melirik Stephen. "Saudara sepupu, apakah kau ingin mencari pekerjaan juga?"
Stephen tercengang. "Aku hanya menemani Matthew, dan aku hanya mengagumi orang-orang yang kuat."
Tyr tertawa. "Tetap di sini dan lindungi Winifred. Aku akan mentraktir kalian hotpot malam ini." Karena itu, dia berbalik dan masuk ke dalam mobil.
__ADS_1
Setengah jam kemudian, di sebuah Taman Hiburan Starlight yang terbengkalai, Gus dan anak buahnya berjongkok di depan komedi putar dengan wajah yang pucat. Mereka telah dipukuli habis-habisan oleh kelompok pria botak itu, dan telah meratap dan menjerit sepanjang jalan di sini.
Wajah Gus berubah menjadi bengkak seperti seekor kepala babi, tapi dia berusaha untuk tetap kuat. "Tyr Summers, ternyata kau memiliki kemampuan yang lumayan. Jika kau ingin membunuh kami, lakukan saja. Untuk apa kau membawa kami ke sini?"
Tyr memandang Gus dengan acuh. Pria botak itu mengobrak-abrik tubuh Gus, menemukan ponselnya, dan menyerahkannya kepada Tyr.
Tyr menggoyang teleponnya di depan Gus. "Kata sandi?"
"Apa yang kau lakukan?"
"Untuk melakukan panggilan video kepada Kareem."
"Hahahahha!" Gus tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. "Tyr Summers, apa yang sedang kau coba lakukan? Mencoba menertawakan Master Kareem karena kau telah berhasil menangkap kami? Atau kau sudah membuat jebakan di tempat ini dan mencoba menarik Master Kareem untuk datang kesini? Apakah itu rencanamu? Benar-benar pengecut! Apakah menurutmu trik itu akan berhasil pada Master Kareem? Jika Kau mencoba menjadikan aku umpanmu untuk menyakiti Master Kareem, bermimpilah!”
Tidak masalah jika Gus tidak mau memberi tahu sandinya, karena dia telah menguasai beberapa teknik untuk membuka kunci ponsel secara ajaib. Menemukan kontak Kareem di aplikasi perpesanan, kemudian memulai panggilan video. Nada panggil berdering dua kali sebelum panggilan tersambung wajah Karim yang keras muncul di layar.
"Hai, Kareem Zachary. Aku Tyr Summers."
Kareem mengerutkan keningnya. "Dimana Gus?"
Tyr mengaktifkan kamera belakang sebelum menyapu wajah Gus dan anak buahnya satu per satu. "Karim, bawahan yang kau kirim terlalu lemah. Mereka bahkan tidak dapat bertahan sedikit pun! Tapi aku salaut karena mereka cukup setia padamu!"
Wajah Karim berubah menjadi sangat gelap. "Apa yang kau inginkan, Tyr?"
"Tidak banyak. Seperti yang dikatakan oleh para bawahanmu, Aku hanya ingin menertawakanmu melalui panggilan video!
Kareem merasa sangat marah. Ini adalah tantangan. Tantangan yang sangat mencolok! Sudah bertahun tahun sejak seseorang di Kota Khanh secara terang-terangan mencoba untuk menantang kareem Zachary.
"Tyr Summers, kau hanya mencoba membawaku kesana untuk menyelamatkan saudara-saudaraku, bukan? Lakukan apa yang ingin kau lakukan? Apakah kau ingin aku datang sendiri kesana hingga kau dapat memanfaatkan situasi ini dan berhasil membawa ku keluar?"
Kareem dan Gus memiliki pemikiran yang sama. Mereka berasumsi bahwa Tyr sedang mencoba memancing Kareem keluar dengan cara ini.
Gus langsung berteriak, "Tuan Kareem, jangan kemari. Mereka pasti menyuruh orang-orang mereka untuk menunggumu. Jika kau datang ke sini, kau akan masuk ke dalam perangkap anak nakal ini!"
__ADS_1
Dari ujung telepon, terdengar suara Sam, "Aku akan pergi kesana."
"Tidak, aku yang akan pergi sendiri," kata Kareem.
"Tapi itu terlalu berbahaya."
"Jangan khawatir, mereka tidak akan bisa menyakitiku!"
Seperti yang diharapkan dari pahlawan seperti Kareem. Pria itu memiliki kepercayaan diri dan keberanian yang cukup tinggi! Jika tidak, dia tidak akan pernah mencapai posisi yang dia miliki hingga saat ini.
"Tyr Summers, sebaiknya kau tidak menyentuh saudara saudaraku, jika tidak, kau akan mati dengan tragis."
Ketika Kareem hendak mematikan panggilan video agar dia bisa pergi ke Taman Hiburan Starlight untuk menyelamatkan saudara-saudaranya Tyr berkata dengan cepat, "Jangan terburu-buru untuk menutup teleponnya. Kurasa kau telah salah memahami niatku."
"Apa?"
Kareem tertegun, dan sekelompok bawahannya yang sedang berlutut di atas tanah juga menjadi bingung. 'Jika Tyr tidak mencoba memikat Karim ke sini, lalu apa yang akan dia lakukan?'
"Kareem Zachary, jika aku ingin berurusan denganmu, aku tidak perlu menggunakan taktik ini. Aku juga tidak akan layak melakukan taktik ini padamu. Aku melakukan panggilan video ini karena aku ingin agar kau dapat melihat dengan mata kepalamu sendiri bagaimana aku dapat melumpuhkan keponakanmu pada malam itu."
Saat dia berbicara, Tyr menggerakkan kamera untuk menunjukkan kepada Kareem tentang sekeliling mereka. "Bisakah kau melihat Taman Hiburan Starlight ini? Di sinilah aku telah melumpuhkan Chris Hill."
Karim merasakan firasat buruk mulai menyerang dirinya. Ekspresinya semakin gelap. "Apa yang kau coba lakukan?"
"Bukankah aku sudah memberitahumu bahwa ini adalah pertunjukan?"
Karena itu, Tyr menghampiri Gus dan meraih lengannya.
Krak, Krak, Krak !!!
Gus terus menerus mengeluarkan jeritan yang membekukan darah. Tulang di lengannya telah dipatahkan oleh Tyr.
Berikutnya adalah lengannya yang lain, lalu kakinya, dan akhirnya, tubuhnya. Dua menit kemudian, Gus jatuh tersungkur ke tanah seperti tumpukan lumpur. Wajahnya dipenuhi dengan ketakutan dan keputusasaan, seperti halnya Chris.
__ADS_1
Tyr sama sekali tidak mencoba memanfaatkan situasi ini. Dia baru saja memberikan contoh!