Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia
Sesuatu Yang Besar Terjadi


__ADS_3

Ketika Blair Zea melihat betapa marahnya pria itu, dia langsung berlari ke pelukan Winifred Zea.


Winifred memeluk Blair dengan erat. "Jangan takut. Mama disini. Tidak ada yang bisa menyakitimu."


Pria itu terkekeh. "Berhentilah bicara, atau saya akan memukul kalian berdua."


Beberapa orang dalam antrian di belakang mereka terintimidasi dan mulai menyuarakan pendapat mereka.


"Semua orang sedang mengantri. Mengapa kau harus mendapatkan perlakuan khusus?"


"Ya. Kau bahkan mengancam seorang gadis kecil. Apakah kau tidak malu pada dirimu sendiri?"


"Kau sama sekali bukan laki-laki."


Komentar tajam datang padanya satu demi satu. Tibatiba, pria itu merasa sangat malu. Wajahnya langsung menjadi cemberut


"Aku Sven Fender. Berani bicara depan mukaku lagi?!"


'Sven Fender!'


Begitu namanya terdengar, banyak orang yang hadir langsung tutup mulut.


Nyatanya, orang-orang ini terlihat agak takut.


"Siapakah Sven Fender? Mengapa sepertinya Anda takut padanya?" Seseorang di antara kerumunan itu bertanya dengan lembut


Orang lain segera menjawab dengan suara yang lebih lembut. "Jangan bersuara. Sven Fender adalah salah satu pemimpin geng di sini. Dia adalah salah satu pengikut Noah Lee. Tidak ada yang tahan dengan sikap buruknya."


"Noah Lee? Apakah maksud Anda Tuan Noah, yang barubaru ini mengalahkan Zachary dan menjadi raja bawah tanah yang baru di Kota Khanh?"


"Ya, itu dia."


"Itu menjelaskan mengapa pria itu berperilaku semenamena. Dia bekerja untuk Tuan Noah."


Setelah mendengar orang-orang ini berbisik ketakutan, Sven tersenyum puas.


Setelah itu, dia memelototi Winifred dan Blair. "Minggir! Jika kalian membuat ku marah, aku akan menculik dan menjual kalian."


Blair mulai menangis setelah ditakut-takuti oleh Sven. Bagaimanapun, dia baru berusia lima tahun.


Sementara itu, meski Winifred marah, dia tak berani bicara terlalu banyak


Lagi pula, dia hanya seorang pengusaha dan tidak ingin berurusan dengan preman


BANG!...


Saat itu, Tyr Summers kembali dengan minuman dalam genggamannya dan melihat apa yang terjadi.


Seseorang berani menggertak istri dan putrinya. Apakah pria itu ingin mati?

__ADS_1


Tyr segera menendang Sven sampai dia terlempar jauh.


Wanita yang berdiri di samping Sven terkejut. "Beraninya kau menyentuh Sven? Apakah kau tahu siapa dia?"


PARR!


Tyr tidak mengatakan apa-apa dan malah menampar wajah wanita itu.


"Aku tidak peduli siapa dia. Bahkan jika dia adalah putra dewa, aku akan membuatnya membayar perlakuannya terhadap istri dan putri ku. Minta maaflah kepada istri dan putri ku!"


Tyr tidak takut.


Saat itu, kemarahan yang di luapkan Tyr membuat suasana jauh lebih mencekam dari sebelumnya.


Semua orang menahan nafas karena ketakutan.


Bagi Tyr, istri dan putrinya adalah segalanya.


Dia bertekad untuk membuat siapa pun yang menindas mereka dapat ganjaran yang setimpal, atau bahkan dua kali lipat lebih berat.


"Anda pasti sudah tidak ingin hidup!"


Sven menyemburkan darah dari mulutnya sebelum dia berdiri dengan ekspresi kesakitan di wajahnya.


"Keluarlah, kalian semua!" Dia berteriak pada kerumunan di sekitarnya.


Segera, belasan pria berkemeja hitam lengan pendek melangkah maju dan mengepung Tyr dan keluarganya. Masing-masing orang itu terlihat jahat.


"Anak muda, pasti sudah mau mati ya! Beraninya menyentuhku! Ingat nama ku, Sven Fender. Di sekitar area ini, aku bosnya. Raja bawah tanah Kota Khanh, Noah Lee, adalah kakak laki-laki ku!"


Orang-orang yang menyaksikan di sekitar sekarang memandang pilu terhadap Tyr dan keluarganya. Mereka merasa yakin bahwa Tyr dan keluarganya tidak bisa selamat.


Namun, Tyr menghembuskan nafas dingin.


"Lalu kenapa? Kau memukul anak istri ku."


"Bayar kami satu juta dolar untuk biaya pengobatan. Kalau tidak, aku akan mematahkan salah satu tangan dan salah satu kaki mu dan akan membuat kalian bertiga menjadi cacat hari ini!" Sven mengancam.


Wajah Blair menjadi pucat. Sementara itu, Winifred juga sangat gugup.


"Tyr, apa yang harus kita lakukan?"


Tyr berbalik untuk melihat Winifred. "Jangan khawatir. Bawa Blair ke tempat teduh di sana. Aku yang akan menangani ini."


"Tapi..." Winifred mencoba protes.


"Apa kamu tidak percaya dengan kemampuanku?"


Karena Winifred masih kaget, dia lupa betapa kuatnya Tyr.

__ADS_1


Ketika Tyr mengucapkan kata-kata itu, dia tiba-tiba tersadar kembali.


Meskipun dia masih tidak memahami Tyr sepenuhnya, dia sendiri sudah menyaksikan betapa kuatnya Tyr. Dia bisa dengan mudah mengalahkan preman ini.


Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Winifred menggendong Blair dan mulai berjalan ke bangku yang teduh.


"Apakah kau mencoba melarikan diri? Hentikan mereka," Sven memerintahkan kedua pria bertubuh besar itu, yang mulai mengejar Winifred.


Namun, Tyr mendorong mereka kembali. "Aku yang akan berurusan dengan kalian. Jangan sentuh anak istri ku."


Sven menatap matanya. "Apakah kau menyerah sekarang? Bukankah kau sangat bersemangat sebelumnya? Kalau begitu, berikan ku uang atau ku sendiri yang akan menghajar mu."


"Tidak, aku pikir kau telah salah paham," kata Tyr. "Yang aku maksudkan adalah, jika kau sekarang berlutut di depan ku, aku mungkin mempertimbangkan untuk memaafkan mu. Jika tidak, saat Noah Lee tiba, kau mungkin menghadapi konsekuensi yang lebih buruk."


Sven tercengang. Dia tidak mengerti apa yang coba dikatakan Tyr.


Sementara itu, remaja putri di sebelahnya bertanya, "Sven, apakah maksudnya dia mengenal Tuan Noah?"


"Ha ha ha! Dia?"


Tidak hanya Sven yang tertawa, kelompok pengikutnya juga tertawa terbahak-bahak.


Mereka lebih suka percaya bahwa kiamat sudah dekat daripada pernyataan bahwa pria muda berpakaian santai d i depan mereka ini benar-benar mengenal Noah.


Bagaimana jika dia memang mengenal Noah? Sven Fender adalah bawahan langsung Noah. Noah tidak akan mempersulit Sven hanya karena Tyr memintanya.


Sementara itu, Tyr telah mengeluarkan ponselnya dan menelepon Noah Lee.


Sebelumnya, ketika Noah telah mengalahkan Karim dengan bantuan Zachery Smith, Tyr telah bertemu dengannya dan menyimpan nomornya.


Setelah panggilan itu dijawab, Noah menyapa dengan hormat, "Tyr, saudara ku!"


"Aku berada di Jolly Theme Park sekarang. Apakah kau memiliki bawahan bernama Sven Fender? Dia menindas istri dan putri ku, dan bahkan mengancam akan mematahkan anggota tubuh ku. Silahkan datang dan lihat sendiri!"


Setelah itu, Tyr menutup telepon.


Sementara itu, Noah yang sedang menikmati pijatan di ruang tamu langsung berdiri.


Rasa dingin menjalar dari jari kaki ke dahinya.


"Sven Fender, kotoran anjing itu. Apakah dia berurusan dengan Tyr?"


Saat itu, Noah merasa seolah jantungnya akan melompat keluar.


Kepalanya mulai terasa berat.


"Apakah Sven bodoh dan mencoba membunuhku?"


Noah Lee dengan panik berlari ke bawah dan membuat beberapa panggilan saat dia melakukannya.

__ADS_1


"Cepat pergi ke Jolly Theme Park. Sesuatu yang besar terjadi!"


__ADS_2