
Setelah Festival Dumpling usai, cuaca menjadi lebih panas. Saat ini juga tengah memasuki musim hujan lebat dan badai.
Pagi ini matahari sudah bersinar cerah, namun secara tiba-tiba langit tertutup awan gelap di sore hari. Usai jam makan siang, kilatan petir mulai menyambar di atas langit, dan suara gemeretak guntur mulai mengguncang seluruh area pabrik. Tak lama, hujan lebat turun dari langit, menyapu hawa panas dalam sekejap.
Setelah Tyr membawa Matthew dan Stephen ke dalam tim keamanan Autumn Field, personel keamanan yang ada telah dialihkan sepenuhnya oleh Tyr. Sekarang ada lebih dari sepuluh penjaga keamanan yang ada di perusahaan itu, semuanya telah dilatih secara profesional oleh Drake d i bawah instruksi Tyr. Kebanyakan latar belakang dari pria ini adalah militer!
Saat itu, seorang penjaga keamanan berdiri tegak di depan loket pintu masuk perusahaan. Bahkan dalam cuaca buruk seperti ini, dia masih tetap berdiri dengan tegak layaknya seperti sebuah lembing, yang kaku tidak bergerak.
Dari kejauhan, terlihat sebuah siluet. Dengan pakaian serba hitam, rambut panjang, dan sosok tubuh yang ramping, pria itu tampak seperti hantu yang melarikan diri dari neraka. Dia berjalan di atas tanah tapi kakinya seperti melayang. Di bawah hujan yang lebat, tanah langsung dipenuhi dengan genangan air tetapi saat kakinya bergerak, hampir tidak ada percikan air yang terlihat sedikitpun. Sepertinya pria itu tengah berjalan diatas udara!
Pria itu adalah Sam Yeager. Akhirnya Karim mulai melancarkan serangannya.
Ketika penjaga keamanan di bilik melihat kehadiran Sam, dia mengulurkan tangannya, memberi isyarat agar pria itu mendaftarkan dirinya. Namun, Sam bersikap bahwa seolah-olah dunia ini miliknya, dia terus melaju tanpa melirik pada penjaga itu sedikitpun.
"Berdiri di sana."
Petir melintas di langit. Petugas keamanan itu melompat keluar dari dalam biliknya dan menghampiri Sam. Sam mendongak dengan lingkaran hitam di bawah matanya saat dia melirik ke petugas keamanan. Setelah itu, dia meningkatkan kecepatannya.
Huu...
Awalnya jarak mereka berkisar sekitar tiga meter, Sam sepertinya telah berteleportasi di depan satpam.
Bam!
Pukulan yang tampaknya lembut mendarat tepat di dada petugas keamanan dan pria itu segera terlempar ke belakang seperti sebuah layang-layang, menabrak barisan secara otomatis, Keributan yang terjadi telah membuat khawatir para petugas keamanan lain yang berada di dekatnya. Dalam sekejap, sekitar delapan orang penjaga muncul dari berbagai arah.
__ADS_1
Ekspresi Sam tetap kosong seperti hantu. Dia melanjutkan langkahnya untuk maju ke depan, melangkahi tubuh penjaga dan memasuki halaman gedung pabrik.
"Siapa Kau?"
Penjaga yang lainnya mulai merasakan tekanan yang besar saat menyerang mereka. Mereka semua adalah pria yang sangat terampil dengan pengalaman pertempuran yang tak terhitung jumlahnya, tetapi mereka tidak pernah merasakan kepanikan yang tak dapat dijelaskan terhadap lawan mereka ini bahkan sebelum mereka dapat menyerangnya.
Sam tidak menjawabnya dia terus saja berjalan. Hujan semakin deras, membasahi pakaian dan rambutnya. Dengan ini, kondisinya tampak lebih gelap dan lebih menakutkan.
"Tahan dia!"
Penjaga keamanan mulai menyerang Sam dengan tongkat listrik.
Bam bam bam! Beberapa pukulan lembut itu mengandung kekuatan yang luar biasa. Suara benturan yang tumpul bersama dengan kerasnya suara guntur yang terus saja menggelegar tanpa henti di langit menciptakan resonansi yang halus. Setiap pukulan yang diberikan telah membuat penjaga itu terkapar di tanah, membuat mereka tidak bisa bergerak.
Pada saat itu, Sam seperti petir yang menakutkan, tanpa henti dia merobek seluruh awan gelap yang berkumpul di sekelilingnya! Hanya dalam waktu sepuluh detik, para penjaga dengan tongkat listrik telah roboh ke tanah.
"Tuan Kareem telah memintaku untuk membawa Anda dan Winifred Zea kepadanya!" Suara Sam terdengar sangat rendah dan serak saat dia berbicara. "jika anda melawan maka anda akan menghadapinya dengan kematian!"
Tyr mendengus sebelum akhirnya tertawa dengan canggung seolah-olah dia baru saja mendengar lelucon yang paling payah! Dia melihat guntur dari kejauhan dan kemudian meletakkan tangannya diatas telinganya, mendengarkan suara hujan yang deras. Penampilan Sam Yeager yang mengerikan telah membuat Winifred merasa takut, lalu Tyr berusaha menghabiskan cukup banyak waktu untuk dapat menghiburnya sebelum dia turun. Tyr merasa sangat kesal dengan hal ini.
Tyr menoleh ke Matthew dan Stephen dan berkata pada mereka, "Apakah kalian tidak ingin mempelajari beberapa keterampilan ku? Aku akan memberi kalian berdua kesempatan."
"Kesempatan?"
Matthew dan Stephen bangkit, menatap Tyr. "Kesempatan ара?"
__ADS_1
Tyr menunjuk ke arah Sam yang tengah berdiri di depan gedung. "Kalian berdua menyerangnya secara bersamaaan dan bertahanlah selama satu menit. Jika kalian masih bisa berdiri setelah satu menit, maka aku akan mengajarimu!"
"Satu menit? Apakah kau bercanda?" Matthew segera meraung. Dia marah. Geram! Dia merasa bahwa Tyr telah mempermalukannya dan merendahkan kemampuannya.
Tyr yang terlalu malas untuk menjelaskan tetiba mengeluarkan ponselnya untuk mulai menghitung mundur. "Permainan dimulai!"
"Tuan, Anda telah meremehkan kemampuan kami. Atau haruskah aku katakan bahwa lidahmu tersangkut? Kau tidak boleh berkata apakah Stephy dan aku dapat bertahan satu menit dengan orang aneh berambut panjang ini, bahkan kita bisa mengalahkannya sampai mati pada saat ini juga! Tuga ini tidak memiliki tantangan yang sangat berarti!"
Saat itu, Matthew sudah mendekati Sam. Karena kepercayaan dirinya yang kuat, dia sama sekali tidak memikirkan Sam. Keyakinan yang dia miliki sedari kecil di mana dia percaya bahwa dirinya dapat seekor banteng terbang dengan pukulannya yang tetap utuh.
"Pergilah ke neraka, orang aneh berambut panjang!"
Matthew melemparkan sebuah pukulan. Ini adalah pukulan yang mampu mendorong karung pasir besi seberat tiga ratus kilo bergerak mundur setengah meter. Pukulan itu bahkan bisa meledakkan hujan yang turun di sekitar saat itu.
Sam mendongak tanpa menghindar sedikitpun. Sama seperti sebelumnya, dengan lembut dia berhasil melepaskan sebuah pukulan.
Bam!
Terdengar suara tabrakan yang diikuti dengan teriakan yang mengerikan. Jeritan itu milik Matthew.
Sam tetap berada di tempatnya sementara Matthew dengan cepat mundur beberapa langkah. Yang terburuk adalah, tangan besi Matthew yang terkepal erat sekarang terlepas dan jari-jarinya berkerut seperti cakar ayam. Pertandingan telah berakhir hanya dengan satu pukulan. Sendi di tangan Matthew telah dipindahkan oleh Sam!
Sekarang, perasaan takjub yang dirasakan oleh Matthew benar-benar telah menutupi rasa sakit yang hebat di tangannya. Orang aneh berambut panjang ini tampak rapuh tapi kekuatannya sungguh luar biasa! Di sampingnya, ekspresi Stephen juga berubah menjadi serius.
"Apakah kau baik-baik saja?" Stephen berbalik untuk bertanya pada Matthew.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja." Matthew mengepalkan tangan yang satunya. "Ayo serbu. Kita akan mengalahkan orang aneh berambut panjang ini sampai habis agar Guru kita tidak akan meremehkan kemampuan kita."
Kedua pria itu menarik nafasnya dalam-dalam saat ekspresi wajah mereka berubah menjadi gelap. Menggeram dengan pelan, mereka berlari ke arah Sam seperti dua binatang buas yang marah.