Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia
Tidak Ada Yang Mengemis Seperti Ini


__ADS_3

Zachery merasa kondisi ini semakin membingungkannya. Ini bukan pertama kalinya dia mendengar Iris menyebut nama Century Herb Pharmaceuticals. Apa sebenarnya itu?


Travis mengeluarkan batuk kering sebelum dia berdiri dengan tegak, dia terlihat sangat percaya diri. "Halo, Presiden Smith. Saya Travis Jensen, dan Forest Jensen adalah ayah saya. Saya pikir ayah saya telah menelepon Anda tentang hal ini. Saya sangat senang Anda dapat melakukan kebaikan ini untuk ayah saya, jadi dalam kasus ini, Anda dapat mengeluarkan kontrak kerjasamanya agar kami dapat menandatanganinya. Ketika pulang nanti, saya pasti akan mengucapkan beberapa kata yang baik tentang anda kepada ayah saya."


Zachery hampir tertawa melihat betapa lucunya si bodoh ini. "Forest Jensen? Siapa dia?"


"Ayah, saya!"


"Dan Anda?"


"Dia adalah Travis Jensen." Iris dengan cepat menjelaskan. "Presiden Smith, bukankah Anda telah memaafkan keluarga Zea karena menghormati bisnis keluarga Travis?"


"Keluar!" Nada suara keras yang di ucapkan oleh Zachery tiba-tiba mengejutkan Travis dan Iris.


"Menurutmu ayahmu, dia itu siapa, dan siapa yang peduli dengan Century Herb Pharmaceuticals milik keluarga Jensen? Kenapa aku harus membantunya? Aku hanya akan menandatangani kontrak ini dengan Nona Winifred Zea, jadi keluarlah!"


Iris ingin menjelaskan sesuatu, tetapi dua penjaga keamanan sudah bergegas untuk mengejar mereka dengan paksa.


Jorge dan anggota keluarga lainnya menunggu dengan penuh antisipasi di rumah keluarga Zea. Ketika mereka melihat Iris dan Travis kembali, dengan cepat mereka menyambut kedatangannya.


"Iris, bagaimana? Apakah semuanya sudah beres? Dimana kontraknya? Biar aku lihat, cepat."


Jorge sudah sangat tidak sabar, tapi Iris hanya menjawab dengan ekspresi yang tidak berdaya, "Kakek, kami tidak mendapatkan kontraknya."


"Apa?" Jorge tercengang. Seluruh keluarga juga tercengang.


"Apa yang sedang terjadi? Bukankah Travis telah pergi denganmu? Kenapa kau tidak mendapatkan kontraknya?"


Iris berkata, "Aku juga tidak tahu. Aku tidak tahu apa yang terjadi pada Zachery Smith itu. Dia bersikeras bahwa dia hanya akan menandatangani kontrak dengan Winifred dan tidak dengan orang lain."

__ADS_1


Jorge mengerutkan keningnya. "Bagaimana bisa berakhir seperti ini? Apa dia tidak menghormati ayah Travis?"


Saat dia mengingat bagaimana Zachery memperlakukan Travis sebelumnya, firasat buruk mulai menggelegak di dalam hati Iris. Mungkinkah kunjungan dan permintaan maaf Zachery kemarin sama sekali bukan karena bantuan dari keluarga Jensen. Namun, dia tidak akan pernah bisa mengungkapkan semua ini kepada siapapun karena sesungguhnya berita ini akan sangat memalukan.


"Kakek, tentu saja, Zachery harus menghormati ayah mertuaku. Tetapi ini adalah dua hal yang berbeda. Kemarin dia datang hanya ingin memberikan maaf atas kejadian pemukulan yang dilakukan terhadap tuan muda keluarga Smith oleh Winifred. Hal yang lainnya mengenai kontrak kerjasama ini, ku pikir Winifred harus bersedia tidur dengannya, itu sebabnya dia hanya ingin Winifred yang menandatangani kontrak itu. Jujur saja, seberapa murah sih tubuh Winifred? Toh dia tidak akan tidur dengan yang lebih muda tetapi justru dia akan tidur dengan lelaki yang lebih tua. Dia benar-benar telah menghancurkan keluarga Zea."


Saat mereka mendengarkan fitnah yang tak berdasar dari Iris, keluarga Zea mengira bahwa ucapannya sangat masuk akal. Jika tidak, mengapa Zachery bersikeras hanya mau menandatangani kontrak itu dengan Winifred?


Jorge menghela napasnya. "Keluarga kita harus mendapatkan proyek ini apapun yang terjadi. Panggil kembali Winifred."


Ekspresi Iris tersendat. "Kakek, Winifred adalah orang yang sombong, kau tidak bisa memintanya kembali. Mengapa kita tidak memikirkan hal lain?"


"Apakah Kau punya rencana lain? Mereka bahkan telah mengusirmu dari perusahaan!"


Jorge jelas terlihat sangat marah, kemudian Iris berhenti berdebat. Siapa yang akan menghubunginya?


"Kau, tentu saja! Atau Kau pikir harus aku yang melakukannya?" Jorge terdengar kesal.


Setelah mereka meninggalkan rumah keluarga Zea, Iris sedang duduk di Travis's Benz dengan sikap yang marah.


"Tadinya kupikir keluarga Jensen memang memiliki pengaruh yang kuat bahkan seorang Zachery Smith harus menunjukkan rasa hormatnya kepada keluargamu. Tapi ternyata kita harus diusir dari kantornya. Jika kau tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu, lalu mengapa kau begitu memuji dirimu sendiri?" Iris melampiaskan semua amarahnya pada Travis.


Travis menjadi bingung. "Apa-apaan ini? Bukankah Kau yang telah memberitahukan padaku bahwa keluarga Smith telah membantu keluarga Jensen? Lalu mengapa sekarang kau malah menyalahkanku?"


Jika bukan karena tanah keluarga Zea di South Hill Plains, Travis pasti sudah akan mengusir wanita bodoh ini dari mobilnya.


"Aku telah bekerja sangat keras untuk menendang wanita ****** itu, Winifred, keluar dari perusahaan, dan sekarang mereka ingin aku untuk memintanya kembali! Itu sangat menjengkelkan!"


Meskipun dia sangat enggan melakukan hal ini, namun Iris tetap saja harus melakukan semua ini dengan terpaksa.

__ADS_1


Namun, tidak peduli berapa kali dia mencoba untuk meneleponnya, panggilan itu saja terputus. "B*rengsek kau!" Iris membanting ponselnya ke atas dasbor dengan marah. "Beraninya wanita ****** itu menutup teleponku!" Nyalakan mobilmu dan kita pergi ke rumahnya!"


Di dalam rumah, Tyr sedang memegang ponsel Winifred dengan senyum jahat yang menggantung di wajahnya.


"Kenapa kau tersenyum?" Winifred, yang sedang duduk di sofa sambil menonton televisi, bertanya dengan mimik wajah yang bingung, "Mengapa Kau memegang ponselku?"


"Winifred, apakah Kau ingin kembali ke perusahaan?"


Winifred terkejut. Jejak kesedihan terlihat jelas di wajahnya. "Iris selalu berencana untuk mengusirku keluar dari perusahaan. Sekarang Kakek juga telah menyetujuinya, aku tidak akan pernah bisa kembali."


"Jika Kau ingin kembali, semua akan terjadi hari ini. Tapi aku tidak ingin Kau kembali. Lagipula, tidak ada yang sepadan dengan kemampuanmu."


Winifred hanya mendengarkan bagian pertama dari kalimat yang dilontarkan oleh Tyr dan mengabaikan bagian berikutnya. "Kau bilang aku bisa kembali ke perusahaan?"


"Betul sekali." Tyr mengangguk. "Dalam waktu sepuluh menit, Iris secara langsung akan datang kesini untuk memintamu kembali ke perusahaannya."


Winifred mendecakkan lidahnya. "Bahkan jika kau mencoba untuk membuatku bahagia, tidakkah kau tahu seberapa rendah dirimu untuk melakukan kebohongan itu padaku?"


"Apa maksudmu?" Tyr mengangkat bahunya. "Tapi, aku tidak berbohong sayang."


Winifred hanya berasumsi bahwa Tyr hanya bergurau dengannya karena dia mengenal sifat Iris dengan sangat baik. Dia lebih memilih percaya bahwa dunia ini akan berakhir besok daripada berpikir bahwa Iris secara langsung datang kesini hanya akan memintanya kembali ke Zea Group


Namun, sebelum sepuluh menit berlalu, Travis's Benz berhenti di pintu masuk area perumahan Winifred. Iris dan Travis bergegas menaiki tangga dan mengetuk pintu Winifred.


"Wow, cepat sekali." Tyr membuka pintu dan tersenyum saat melihat Iris dan Travis terengah-engah.


"Minggir kau, pengemis bau!" Iris mendorong Tyr ke samping dan masuk ke dalam rumah. "Winifred Zea, apa yang sedang kau coba buktikan dengan menolak panggilanku? Ikut aku sekarang juga untuk kembali ke perusahaan dan tanda tangani kontrak itu dengan Smith Group. Hanya Kau yang bisa menandatanganinya, jadi cepatlah dan dapatkan tanda tangan itu."


Winifred terkejut. Dia tidak bisa mempercayai ucapan yang dilontarkan oleh Iris.

__ADS_1


Tyr bergegas menghampiri dan menatap Iris dengan senyumnya yang tipis. "Karena Kau di sini untuk memohon kepada seseorang, tunjukkan sedikit ketulusan. Berhentilah untuk bersikap angkuh dan sok kuasa. Tidak ada seorang pun yang meminta bantuan bertingkah sepertimu."


__ADS_2