
Para petinggi Klan langsung terdiam mendengar itu.
Senyum puas diwajah patriark juga ikut menghilang, dan digantikan dengan wajah cemberut.
"Raja Kekacauan telah menghancurkan banyak alam bahkan menyebabkan perang antar berbagai alam."
"Menurutmu berapa banyak nyawa dan darah yang dia ambil?."
Patriark bertanya kepada gadis cantik itu, terlihat juga ada ketidak puasan diwajah patriark.
"Tuan Patriark, semua itu memegang benar, tapi berkat itulah perdamaian yang kita nikmati ini ada!."
"Itu semua terjadi karena tidak mungkin perdamaian terjadi tampa pengorbanan!."
Gadis cantik berbicara dengan tegas dan tenpa rasa ragu sedikitpun, padahal saat ini dia sedang berbicara dengan patriark dari Klan sendiri.
"Apakah begitu? Tapi Raja Kekacauan bahkan sampai sekarang menekan seluruh alam dengan kekuatannya, hal itu bahkan membuat banyak alam takut dan khawatir."
Patriark Klan Spirit tetap membantah apa yang gadis cantik itu katakan.
Walau dia tau, bahwa yang dikatakan oleh gadis cantik itu semuanya adalah kebenaran, tapi tetap saja dia tidak menerima itu.
"Tuan Patriark, tidak bisakah anda memberi saya sedikit wajah? Saya tau saya hanya seorang panatua, tapi semua yang saya katakan adalah sebuah fakta yang nyata!."
Gadis cantik nan lembut itu adalah seorang panatua dari Klan Spirit.
Dia cukup dihormati dengan kepintarannya dan kecakapannya dalam menghadapi urusan Klan.
Banyak mata yang melihat gadis itu dengan rasa kagum dan hormat.
Bahkan patriark saja cukup menghormati gadis itu.
Tapi setelah gadis cantik itu berbicara untuk membela Pasukan Kekacauan dan Xuan Yu, mata seluruh orang yang biasanya hormat langsung terlihat dingin dan penuh dengan rasa benci.
Patriark mendengar apa yang dikatakan oleh gadis cantik itu, dia sedikit mengerutkan kening.
"Lalu bagaimana dengan Pasukan Revolusi? Pasukan Kekacauan sekarang tidak sebaik Pasukan Revolusi."
"Pasukan Revolusi pasti bisa melakukan apa yang dilakukan oleh Pasukan Kekacauan dan Raja Kekacauan, dan lagi Tuan Ye Ling akan mencapai Alam Tanpa Batas."
"Apakah dengan itu mungkin untuk tidak menciptakan kedamain?."
Patriark yang tidak mau kalah, dia memberi tau keunggulan dari Pasukan Revolusi yang sekarang jauh lebih baik dari Pasukan Kekacauan.
"Itu benar! Apakah kamu mencoba untuk membuat Klan Spirit hancur dengan bergabung ke Pasukan Kekacauan?."
"Apakah kamu ingin melihat Klan Spirit hancur seperti Pasukan Kekacauan ditangan Pasukan Revolusi?."
__ADS_1
"Panatua, kamu biasanya berpikir dengan bijak tapi sekarang kamu mencoba menghancurkan Klan Spirit."
"Pikiran anda benar-benar jahat."
Setelah patriark memberi tahu kelebihan Pasukan Revolusi, para petinggi Klan langsung berbicara.
Kata-kata mereka tertuju kepada gadis cantik itu, hinaan dan cemooh diarahkan kepada gadis itu.
Gadis cantik yang biasanya dihormati sekarang dihina dan dicemooh, ada juga yang menuduh gadis cantik itu ingin menghancurkan Klan.
Perlakuan semua orang langsung berubah, itu semua hanya karena gadis itu menyampaikan fakta yang valid.
"Patriark dan para Tetua, jika kita benar-benar bergabung dengan Pasukan Revolusi, menurut perhitungan saya maka itu adalah akhir dari Klan Spirit."
Walau dia dicemooh oleh tetua lain, dia dengan tegak berdiri kokoh dan tak gentar sedikitpun.
Bahkan dengan kata-katanya semua orang terdiam, dan itu membuat aula hening kembali.
Gadis itu berpikir, saat keluar dari pelatihan tertutup Ye Ling memang akan menjadi Alam Tanpa Batas.
Itu pasti akan membuat Pasukan Revolusi menang dalam perang nanti.
Tapi setelah perang, apakah dia akan tetap menjadi Alam Tanpa Batas?.
Siapa yang menjamin hal itu?.
Jika Ye Ling kehilangan kekuatan Alam Tanpa Batas, dunia pasti akan mengalami kekacauan seperti dulu.
Perhitungan nya benar-benar sangat akurat, itulah kenapa dia megajak seluruh Klan untuk bergabung dengan Pasukan Kekacauan.
"Beraninya!."
Patriark tidak bisa menahan amarah karena gadis cantik itu, dia langsung meraung.
Para petinggi Klan langsung diam dan menundukan kepada mereka.
Mereka tenggelam dalam rasa takut karena amarah patriark.
Tapi hanya gadis cantik itu yang masih menatap patriark dengan tegas dan berani.
"Klan Spirit telah bertahan dari sejak zaman kuno, kau bilang Klan Spirit akan berakhir."
"Kamu benar-benar lancang, sebagai panatua yang dihormati dan dibanggakan, seharusnya kamu malu karena mengatakan hal itu."
"Para penjaga! datang kemari dan usir wanita ini dari Alam Spirit."
Patriark langsung berteriak dan memanggil para penjaga.
__ADS_1
Para penjaga juga langsung masuk kedalam aula sesaui perintah patriark.
"Bawa wanita ini keluar dari Alam Spirit."
Para penjaga yang mendengar perintah patriark itu tentu tidak bisa menentang.
Tapi perintahnya adalah mengusir seorang panatua yang sangat dihormati diseluruh Klan Spirit.
Penjaga itu ragu-ragu ingin menbawa gadis cantik itu keluar.
Gadis cantik itu tidak memiliki rasa marah atau emosi yang jelas wajahnya.
Dia langsung berbalik pergi keluar dari pintu aula.
Para penjaga tidak ada yang berani mendekat, mereka hanya bisa ikut debelakang wanita cantik itu.
"Dia awalnya adalah seorang panatua yang sangat bijak dan dihormati, tapi sekarang dia melakukan kesalahan yang sangat keterlaluan."
"Itu benar, dia bahkan mencoba membuat Klan Spirit hancur."
"Dia layak untuk diusir."
"Usir dia, biarkan kita dan Klan Spirit menjadi lebih kuat di sisi Lord Ye Ling, dan lihat nanti dia pasti akan menyesal karena mengatakan kata-kata itu."
Para tetua Klan meghina gadis cantik itu yang berjalan keluar dari aula.
Mereka bahkan sengaja mengeraskan suara agar bisa didengar oleh gadis itu.
Para tetua menghina dan mencemooh, seakan mereka lupa dengan jasa yang diberikan oleh gadis cantik itu untuk Klan Spirit.
Gadis cantik yang berjalan keluar dari aula, dia tentu saja mendengar apa yang dikatakan oleh para tetua itu.
Dia terlihat tenang seakan tidak mendengar dan terus berjalan dengan anggun.
Tapi hatinya merasa kecewa dengan itu, selama ini dia telah bekerja keras untuk Klan.
Tapi sekarang? Patriark mengusirnya bahkan para tetua lain menghina dan mencemooh dirinya.
Apa yang aku lakukan untuk Klan ini?.
Gadis cantik itu benar-benar kecewa dengan Klan yang selama ini dia bantu agar terus berkembang.
Dia akhirnya memutuskan dalam hatinya.
Klan Spirit, mulai dari sekarang aku tidak ada hubungannya dengan kalian semua.
Apapun yang aku lakukan tidak ada hubungannya dengan Klan ini.
__ADS_1
Dia melangkah keluar dari aula dengan tekad baru dihatinya.
To Be Continue