Ingatan Terbangun Diakhir

Ingatan Terbangun Diakhir
CH 52 : Tidak Layak Menjadi Bawahanku.


__ADS_3

Semua orang yang tadinya berteriak keras sekarang diam.


Hati semua orang bergetar hebat.


Keramaian terjadi beberapa saat lalu langsung senyap, seperti semua orang langsung mati tak bersuara.


Mata semu orang tertuju pada Throne of Chaos.


Yu Ye juga panik dan muncul ketakutan dalam hatinya.


Bahkan ada butiran keringat dingin diwajahnya.


Seluruh orang melihat Throne of Chaos dengan penuh ketakutan.


Sobekan ruang berwarna merah terbentuk di Throne of Chaos.


Segera sosok muncul dari sobekan ruang itu kemudian duduk di Throne of Chaos.


Matanya melihat keseluruh orang Pasukan Kekacauan.


Xuan Yu duduk dengan momentum yang sangat luar biasa.


"Y-Yang Mulai."


Orang yang paling takut adalah Yu Ye, bahkan saking takutnya dia langsung berlutut.


Seluruh orang dibelakangnya juga berlutut dengan serempak.


Semuanya berlutut karena naluri mereka mengatakan itu.


Itu karena ketakutan terhadap Xuan Yu yang sangat dalam.


Bukankah dia sedang melakukan pelatihan tertutup?.


Kenapa dia muncul disini?.


Ataukah dia sama sekali tidak melakukan pelatihan tertutup?.


Lalu, apakah dia mendengar apa yang terjadi tadi?.


Selesai!.


Hati seluruh orang dipenuhi dengan kegelisahan dan ketakutan.


Seolah mereka tau bahwa sedang diincar oleh kematian.


Mereka semua berencana mengkhianati Xuan Yu, tapi itu detemukan oleh Xuan Yu.

__ADS_1


Sedangkan mereka adalah bawahan Xuan Yu, jadi mereka pasti tau temperamen Xuan Yu.


Hal itu membuat mereka menjadi lebih takut.


Dengan temperamennya, apakah kita akan selamat?.


Yu Ye yang berlutut paling depan memiliki wajah paling ketakutan.


Dia berlutut dengan tubuh yang gemetar dan keringat dingin yang keluar.


Karena Yu Ye tahu bahwa orang yang menghasut seluruh pasukan adalah dirinya.


Tapi Xuan Yu muncul dan kemungkinan mendengar hal itu!.


Apa yang harus dilakukan?.


Sekarang harus bagaimana?.


Telapak tangan Yu Ye yang memegang kuas berkeringat dingin.


Ketakutan ini membuat dia sesak nafas.


Diatas Throne of Chaos, Xuan Yu duduk dengan tangan kanan yang menyanggah dagunya.


Mata Xuan Yu mengamati semua orang dengan sangat tenang.


Persis sama dengan cerita aslinya.


Xuan Yu tidak memiliki emosi apapun dengan ini.


Kerena dia sudah mengharapkan hal ini pasti terjadi.


Xuan Yu langsung memiliki tatapan dingin kepada Yu Ye.


"Benar, selama ini aku hanya menganggap kalian sebagai alat!."


"Tuan Yang Mulia! Aku… Semua itu aku bisa jelaskan!."


Yu Ye langsung bersujud dengan keras.


Dia tahu jika Xuan Yu ingin memusnakannya, maka itu bisa langsung terjadi saat ini juga.


Lagi pula dia hanya berada di tahap Awal Dewa Ekstrime, tapi itu benar-benar jauh dari Xuan Yu.


Bahkan jika sekarang melawan Xuan Yu dengan seluruh miliaran orang Pasukan Kekacauan, itu tidak aka bisa mengalahkan Xuan Yu.


Keringat menetes dari ujung hidung Yu Ye.

__ADS_1


Setelah berpikir sebentar dia berbicara sambil berlutut.


"Tuanku! Aku mengatakan itu hanya untuk mengetes seberapa setia Pasukan Kekacauan kepada Anda!."


Itu adalah alasan yang bagus.


Karena itu adalah satu-satunya alasan yang pas untuk situasi kali ini.


Setelah kata-kata Yu Ye terdengar, hati seluruh orang langsung menegang.


Kaulah yang menghasut kami untuk membelot!.


Sekarang kau melemparkan semua itu kepada kami?.


Di Throne of Chaos, Xuan Yu berkata dengan nada dingin.


"Sejak kapan kata-kata bodoh seperti itu bisa menipuku?."


Yu Ye berkeringat semakin deras.


Dia tahu bahwa tidak akan bisa membodohi Xuan Yu, tapi itu adalah satu-satunya kata yang pas.


"Tuanku! Saya… saya mengaku salah! Saya seharusnya tidak memiliki dua hati, saya pantas mati karena ketidak setiaan saya ini!."


Yu Ye berkata dengan cepat dan jujur, karena dia tahu tidak berguna untuk berbohong didepan Xuan Yu.


Sekarang dia hanya bisa mengakui kesalahannya.


"Kamu seharusnya tidak memiliki dua hati? Tapi semuanya, tak satupun dari kalian tidak memiliki dua hati!."


Suara dingin Xuan Yu terdengar.


"Tuanku! Kami dihasut oleh Yu Ye untuk bergabung dengan Pasukan Revolusi!."


Semua orang langsung berbicara dengan serempak karena takut.


Di Throne of Chaos, Xuan Yu selalu memiliki ekspresi dungin dan tidak marah sama sekali.


"Kalian adalah orang serakah dan tidak setia, kalian sama sekali tidak memenuhi syarat untuk menjadi bawahanku!."


Suara Xuan Yu terdengar sangat tenang.


Tapi hal itu jugalah yang membuat semua orang semakin takut terutama Yu ye.


Semua orang hanya berlutut kecuali Yu Ye yang bersujud, mereka semua diam karena mereka tahu bahwa Xuan Yu pasti tidak akan mendengar.


To Be Continue

__ADS_1


__ADS_2