Ingatan Terbangun Diakhir

Ingatan Terbangun Diakhir
CH 75 : Perpisahan?.


__ADS_3

Seluruh alam abadi Ziyuan, empat puluh puncak, puncak utama…


Semuanya tidak berdaya.


Yang bisa mereka lakukan sekarang hanya menonton semuanya hancur.


Mulai dari sekarang, alam abadi Ziyuan, salah satu dari alam besar.


Itu akan hancur.


Tidak ada lagi alam abadi Ziyuan.


Semua orang di seluruh alam abadi Ziyuan, semuanya tidak akan memiliki tempat tinggal lagi.


Semua orang menonton dengan putus asa.


*WUUSS!*


Disaat semua orang sudah putus asa.


Tiba-tiba energi merah darah menyelimuti seluruh celah yang terbentuk dilangit.


Dengan cepat energi merah darah itu memperbaiki celah dan membangun kembali alam abadi Ziyuan yang runtuh.


Dibawah energi merah darah itu, seluruh alam abadi Ziyuan kembali pulih.


"Ini…?."


Mata semua orang terkejut.


Lalu semuanya melihat sosok yang muncul di tengah alam abadi Ziyuan, didepan Luo Ruoxi.


Itu Xuan Yu.


Semua energi berwarna merah darah itu berasal darinya.


"Semuanya cepat! Ambil kesempatan ini untuk menstabilkan alam abadi Ziyuan!."


"Ini adalah kesempatan!."


"Ayo lakukan bersama!."


"…"


"…"


Segera semua orang bangun dari keputus asaan mereka.


Semuanya buru-buru berjuang menstabilakan alam abadi Ziyuan bersama.


Semuanya melakukan secara bersamaan lagi.


Dibelakang Xuan Yu, wajah indah nan cantik Luo Ruoxi dipenuhi dengan keterkejutan dan rasa syukur.


Akhirnya kamu datang, aku pikir dia tidak akan membantu!.


Jika kamu tidak datang, kamu benar-benar suami yang berengsek!.


Luo Ruoxi melihat punggung Xuan Yu, hatinya dipenuhi banyak emosi dan yang paling jelas adalah rasa syukur.


Pada saat ini Luo Ruoxi memikirkan sesuatu.


Ini seperti sebuah rumah yang akan runtuh dan membutuhkan pilar untuk mencegahnya.


Dan pilar itu adalah Xuan Yu.


Dia dan Xuan Yu adalah pilar itu.


Sebuah keluar yang dipimpin oleh dua orang…


Ide seperti itu muncul di kepala Luo Ruoxi.


Orang berengsek ini!.

__ADS_1


Dari dulu kita bisa menjadi keluarga, tapi ini semua salah orang ini!.


Jika pertarungan terakhir selesai dan Xuan Yu selamat… Mungkin kita bisa bersama!.


Luo Ruoxi kemudian menekan pemikiran seperti itu untuk saat ini.


Dia mengeluarkan energi spiritual ke seluruh alam abadi Ziyuan.


Dengan energi spiritual dari Luo Ruoxi dan Xuan Yu disaat yang bersamaan, alam abadi Ziyuan yang telah runtuh, semuanya dengan cepat pulih kembali.


Dengan kerja sama dari semua orang, celah-celah besar yang terbentuk dilangit mulai hilang.


Proses ini memakan beberapa saat.


Tapi semuanya berhasil, alam abadi Ziyuan diperbaiki secara keseluruhan.


Semua retakan dan kehancuran telah dipulihkan.


Alam abadi Ziyuan yang tadi dipenuhi dengan kekacauan, sekarang itu kembali tenang.


Negara, benua, dunia, langit, empat puluh puncak dan puncak utama, semuanya kembali tenang.


Ke indahan dari alam abadi Ziyuan kembali seperti dulu.


Meskipun ada beberapa masalah kecil, tapi itu tidak masalah.


Mereka bisa memperbaiki ini sendiri.


Melihat seluruh alam abadi Ziyuan yang kembali pulih, semua orang bersuka cita.


Mereka senang, rumah yang selama ini mereka tinggali tidak hancur.


Mata semua orang tertuju pada Xuan Yu.


Ini ada bantuan yang tidak disangka.


Mereka kaget karena san Raja Kekacauan mau membantu mereka.


Tapi itu wajar, lagi pula Tuan Istana adalah istrinya!.


Luo Ruoxi yang dari tadi melihat punggung Xuan Yu, matanya menjadi dingin, seolah-oleh tidak peduli.


Tatapan dan ekspresi dingin itu sengaja digunakan.


Gunakan ketidak pedulian itu untuk menutupi emosi yang muncul dari hati.


Semua orang tentu menatap Luo Ruoxi dan Xuan Yu.


Semua orang melihat ini, mereka memiliki suatu pemikiran.


Tuan Istana dan Raja Kekacauan benar-benar serasi!.


Mereka benar-benar cocok!.


Mereka benar-benar pantas menjadi suami istri!.


Oh, mereka kan sudah menikah dan menjadi suami istri!.


Alam abadi Ziyuan memabg dihuni oleh perempuan dan tidak ada laki-laki.


Tapi bukan berarti itu melarang cinta antar laki-laki dan perempuan.


Jika memiliki hubungan cinta laki-laki dan perempuan, mereka tidak bisa membawa mereka masuk.


Tapi mereka bisa berbicara diluar alam abadi Ziyuan.


Melihat Luo Ruoxi, Xuan Yu tentu memasang senyum hangat.


"Apakah tidak ada terimakasih untuk suami mu?."


Xuan Yu berkata dengan lembut kepada Luo Ruoxi.


Luo Ruoxi yang mendengar kata-kata Xuan Yu, alisnya sedikit berkerut.

__ADS_1


Tapi dia masih sangat cantik.


"Apakah aku perlu untuk berterimakasih?."


Luo Ruoxi berkata dengan dingin.


Memangnya ini karena siapa?.


Jika bukan karenamu, apakah alam abadi Ziyuan seperti ini?.


Apakah alam abadi Ziyuan akan mengalami kerusakan yang parah dan hampir hancur?.


Seharusnya kamu yang berterimakasih kepada ku… Istrimu!.


"Baiklah! Baiklah! Ini memang… Aku berhutang budi kepadamu lagi!."


Xuan Yu tersenyum hangat kepada Luo Ruoxi.


"Aku tidak butuh itu!."


Luo Ruoxi berkata dengan suara dingin.


Aku tidak membutuhkan hutang budi mu itu!.


Aku melakukan ini karena… Hanya ingin membantu!.


Aku tidak butuh imbalan!.


"Ok! Entah kamu butuh atau tidak, aku tetap berhutang budi padamu!."


Xuan Yu dengan cepat berada didepan Luo Ruoxi.


Luo Ruoxi yang melihat Xuan Yu sudah berada didepannya, dia tidak sempat bereaksi.


Tangan Xuan Yu kemudian memeluk pinggang Luo Ruoxi.


Dia tersenyum.


"Istriku memang sangat cantik!."


Xuan Yu berkata dengan lembut kepada Luo Ruoxi.


"Bajingan! Cepat lepaskan aku!."


Luo Ruoxi berjuang untuk melepaskan diri dari pelukan Xuan Yu.


Meski berjuang, tapi tangan Xuan Yu masih memeluk pinggangnya dengan erat.


Melihat Luo Ruoxi berjuang.


Xuan Yu berpikir itu lucu.


Dia kemudian memegang dagu Luo Ruoxi, melihat bibir tipis merah muda yang indah itu.


Xuan Yu menciumnya dengan lembut.


Luo Ruoxi kaget dengan gerakan tiba-tiba itu.


"Emm…"


Luo Ruoxi berjuang untuk menjauhkan Xuan Yu, tapi tidak bisa dan menyerah.


Setelah beberapa saat Xuan Yu menarik mulutnya dari mulut Luo Ruoxi.


Dia juga melepaskan tangannya dari pinggang tipis dan ramping miliki Luo Ruoxi.


Xuan Yu kemudian berbalik, ruang bergetar kemudian tesobek.


Sebelum masuk kedalam sobekan ruang itu, Xuan Yu berhenti dan berbicara.


"Anggap itu sebagai perpisahan!."


Xuan Yu berkata dengan suara tenang lalu pergi masuk kedalam sobekan ruang.

__ADS_1


To Be Continue


__ADS_2