Ingatan Terbangun Diakhir

Ingatan Terbangun Diakhir
CH 54 : Wanita Pemarah.


__ADS_3

Ruang di alam kekacauan bergetar lalu robek, kemudian keluar sosok dari robekan ruang yang terjadi.


Ditemani dengan aroma wangi yang sangat memikat dan manis.


Sosok itu menggunakan jubah merah muda yang indah, dengan rambut hitam panjang bagaikan air terjun tinta.


Itu adalah Luo Ruoxi, kecantikan nomor 1 diseluruh alam dan dunia.


Istri Xuan Yu.


"Jadi apa yang dilakukan istriku kemari?."


Xuan Yu tersenyum.


"Diam!."


Luo Ruoxi tidak tau harus berkata apa, jadi yang keluar dari mulutnya hanya kalimat itu.


"Aku disini hanya ingin melihat bagaimana situasimu saat ini! Tapi siapa sangka kamu memiliki situasi yang sangat menyedihkan dan bahkan dikhianati oleh seluruh bawahanmu!."


Kata Luo Ruoxi dengan nada mengejek.


Sebenarnya dia sama sekali tidak ingin mengejek Xuan Yu, justru sebaliknya dia benar-benar kaget dengan situasi Xuan Yu.


Kenapa aku mengeluarkan kata-kata itu?.


Luo Ruoxi menyesal karena mengatakan itu.


Bukannya Xuan Yu marah, dia hanya tersenyum kemudian tangan melambai.


Luo Ruoxi yang tadinya melayang diudara, secara tiba-tiba bergerak kearah Xuan Yu dengan sendirinya.


"Hya…"


Suara imut Luo Ruoxi keluar.


Luo Ruoxi sekarang berada di dalam pangkuan Xuan Yu.


"Beraninya kamu…!"


Luo Ruoxi berusaha lepas dari pangkuan Xuan Yu, dia bahkan meronta dan menggunakan kekuatan Alam Dewa Ekstrime.


Tapi tangan Xuan Yu yang memeluk pinggangnya tidak bergerak sedikitpun.


"Sudahlah, berhenti berjuang… Bukankah kita tidak pernah melakukan seperti ini?."


Kata Xuan Yu dengan lembut.


Xuan Yu dan Luo Ruoxi memang sudah sangat lama menjadi suami istri, tapi mereka benar-benar sangat jarang untuk melakukan kontak fisik.


Luo Ruoxi yang mendengar kata-kata Xuan Yu, dia berhenti berjuang dan bersandar pada Xuan Yu.

__ADS_1


Dia memang masih sedikit marah dengan Xuan Yu, tapi bagaimanapun dia masih memiliki rasa cinta pada Xuan Yu.


Jadi karena tidak lepas, bukankah tidak masalah untuk bersandar?.


Luo Ruoxi membuat alasan kepada diri sendiri untuk bersandar kepada Xuan Yu.


"Kamu telah dikhianati oleh seluruh bawahanmu, jadi bagaimana kamu akan melawan Ye Ling?."


Setelah beberapa waktu bersandar kepada Xuan Yu.


Luo Ruoxi kemudian mengingat untuk apa dia datang kemari.


Dia datang kesini untuk bertanya apakah Xuan Yu sudah punya rencana untuk melawan Ye Ling.


Tapi situasi benar-benar berubah setelah melihat seluruh bawahan Xuan Yu berkhianat.


Dan juga karena dia duduk dipangkuan Xuan Yu, itu membuat Luo Ruoxi untuk beberapa saat memiliki pemikiran yang benar-benar berbeda.


Tapi sekarang dia telah kembali dan mengambil posisi duduk tegak di pangkuan Xuan Yu.


"Jadi apakah kamu menghawatirkan suamimu ini?."


Xuan Yu sedikit menggoda.


"Berhenti bercanda, bagaimana jika kamu kalah nanti dalam perang? Kamu pasti akan mati!."


Luo Ruoxi tiba-tiba berteriak.


"Tenang saja, aku memiliki dua nyawa!."


Kata Xuan Yu dengan tenang.


"Apa gunanya dua nyawa didepan Alam Tanpa Batas? Saat itu kamu benar-benar akan mati!."


Luo Ruoxi berkata dengan sungguh-sungguh.


"Dari pada kamu mati ditangan orang lain… Aku akan membunuhmu lebih dahulu!."


Luo Ruoxi melihat Xuan Yu dengan sungguh-sungguh.


"Apakah kamu berpikir bisa membunuhku?."


Xuan Yu tersenyum ringan kepada Luo Ruoxi yang ada dipangkuannya.


Luo Ruoxi tidak bisa berkata-kata karena perkataan Xuan Yu.


Dia memang tidak bisa membunuh Xuan Yu, tapi membayangkan orang yang dia cintai mati ditangan orang lain… Itu membuatnya sakit.


"Aku sudah memiliki rencana untuk melawan Ye Ling, kamu hanya perlu menungguku saja."


"Tenang saja kamu tidak akan pernah menikah dengan Ye Ling… selamanya kamu akan menjadi istriku!."

__ADS_1


Xuan Yu tersenyum hangat kepada Luo Ruoxi.


Luo Ruoxi yang mendengar kata-kata Xuan Yu tentu senang hingga lupa tentang urusan Ye Ling.


Tapi sebagai pemimpin alam abadi Ziyuan, dia bisa mengendalikan emosinya, jadi dipermukaan wajahnya masih tetap serius dan anggun.


"Lalu apakah aku adalah satu-satunya istrimu?."


Luo Ruoxi bertanya dengan wajah yang tidak bisa ditebak.


Xuan Yu terdiam beberapa saat kemudian menjawab.


"… Itu tidak bisa."


Xuan Yu menggelengkan kepala.


*BOOMM!*


Aura dari Alam Dewa Ekstrime meledak dari tubuh Luo Ruoxi.


Dia langsung melepaskan diri dari pangkuan Xuan Yu dan mengeluarkan pedang dari kehampaan.


Padang yang sama untuk menebas Xuan Yu di alam abadi Ziyuan, dan kali ini pun sama Luo Ruoxi mengayunkan pedang itu kearah Xuan Yu.


Luo Ruoxi sekarang menggunakan seluruh kekuatan Alam Dewa Ekstrime miliknya.


Tapi dengan dua jari Xuan Yu pedang itu ditahan.


"Xuan Yu kamu seorang bajingan… Aku memang tidak bisa membunuh satu nyawamu, tapi bukan berarti aku tidak bisa membunuh nyawa keduamu!."


Luo Ruoxi benar-benar terlihat marah.


Sebagai kecantikan nomor 1, wajar bagi Luo Ruoxi untuk memiliki kebanggaan dan tidak ingin berbagi suami.


Tapi suaminya adalah Xuan Yu… Dia tidak bisa melakukan apa-apa kecuali marah.


Setelah tebasannya ditahan oleh Xuan Yu, Luo Ruoxi menarik kembali pedangnya dan pergi dari alam kekacauan.


"Oh, sungguh wanita pemarah!."


Setelah Luo Ruoxi pergi, Xuan Yu melihat alam kekacauan yang memiliki tanah hancur dimana-mana karena tebasan Luo Ruoxi.


Kekuatan Alam Dewa Ekstrime benar-benar sangat kuat, bahkan hanya dengan satu tebasan bisa menghancurkan area disekitar tebasan.


Tapi singgasana Xuan Yu masih utuh dan kuat, karena Thorne of Chaos bukan sembarang singgasana, itu sangat kuat.


Tentu saja Xuan Yu sengaja melepaskan Luo Ruoxi dari pangkuannya.


Jika tidak, maka Luo Ruoxi pasti tidak akan bisa lepas dari Xuan Yu walau menggunakan seluruh kekuatannya.


To Be Continue

__ADS_1


__ADS_2