Ingatan Terbangun Diakhir

Ingatan Terbangun Diakhir
CH 33 : Shura.


__ADS_3

Xuan Yu masuk kedalam lantai teratas dari Asura Tower of Chaos.


*Tang! Tang! Tang!*


Dalam lantai teratas terdengar suara besi yang dipukul dengan keras.


Ruang dari lantai kedelapan belas tidak sebesar lantai lainnya.


Hanya tersedia empat ruangan, dan itu terlihat seperti penjara.


Tapi semuanya telah rusak pintu besi penjara sebagian hilang, rantai didalam penjara terlihat terpotong.


Bahkan lantai hitam sudah terlihat ratak namun masih sangat kokoh.


Ditengah empat penjara rusak itu, terlihat sebuah tungku besar, diadalam tungku terlihat api yang menyala-nyala terlihat sangat penas.


Tidak jau dari tungku, terlihat seorang pria paruh baya dengan tubuh kokoh yang besar dan janggut yang cukup panjang hingga dikepang.


Tangan kanan nya memegang sebuah palu besar dan tangan kirinya memegang besi merah menyala.


Dia terus memukul besi merah menyala dengan palu besarnya.


Setelah memukul berulangkali, sebuah pedang hitam panjang tiga meter lebih berhasil terlihat.


"Berganti senjata?."


Xuan Yu bertanya kepada pria besar itu.


Dahulu Shura menggunakan palu sebagai senjata yang sekarang digunakan untuk memukul besi, palu itu sangatlah kuat.


"Bahan ini adalah bahan yang sangat istimewah, ini adalah yang terbaik yang pernahku lihat!."


Shura lalu meletakan palunya.


Dia berjalan menuju penjara, lalu mengambil rantai yang terpotong itu, kemudian dia menggabungkan dengan pedang hitamnya.


Shura lalu memanaskan pedang dan rantai, kemudian dia memukul lagi.


Dia terlihat seperti pandai besi yang pendiam.


Ini benar-benar tidak seperti Asura King yang terkenal sebagai penggila pertarungan.

__ADS_1


Untuk yang belum mengenal Shura mungkin mereka akam menganggap bahwa dia hanya pandai besi.


Tapi untuk mereka yang mengenalnya, jika Shura sudah menggila maka dia tidak bisa dihentikan.


"Kamu hanya melakukan itu selama ini?."


Xuan Yu melihat Shura dan bertanya dengan ringan.


"Memang apa yang bisa aku lakukan?."


Shura menggelangkan kepala sambil terus memukul.


Dia adalah penguasa Asura Tower of Chaos, dia suka dengan pertarungan.


Tapi semua yang ada di Tower tidak ada yang membuatnya tertarik.


Jadi dia hanya menempa senjata sebagai pekerjaan.


"Sekarang aku membutuhkan seorang jendral!."


Xuan Yu berkata dengan nada yang berbeda.


Setelah kata-kata itu jatuh, suara dentingan besi tidak terdengar lagi.


Shura meletakan pelunya kemudian melihat Xuan Yu.


"Aku mendengar kabar bahwa Ye Ling akan berperang denganmu! Dan juga dia akan mencapai Alam Tanpa Batas?"


"Ya itu benar!."


Xuan Yu mengangguk.


"Tidak kusangka… Orang seperti akan kalah dari Ye Ling!."


Shura melihat kemata Xuan Yu.


"Dalam perang nanti aku memang akan kalah!… Tapi setelah itu aku tidak akan kalah."


Xuan Yu berkata dengan nada yang ringan tapi serius.


"Percuma saja jika aku membantumu jika Ye Ling mencapai Alam Tanpa Batas!."

__ADS_1


Shura menggelengkan kepala.


"Siapa yang bilang kamu membentuku melawan Ye Ling? Aku tidak membutuhkan itu!."


"Seperti yangku bilang, aku membutuhkan seorang jendral!."


"Lalu apa maksudnya itu?."


Shura bingung.


"Aku akan membangun Pasukan Kekacauan kembali!."


Xuan Yu berkata dengan perlahan, kemudian dia memejamkan mata sebentar seolah mengingat sesuatu.


Lalu dia membuka metanya.


"Aku telah menjadi Raja dari seluruh alam dan mengapunya dengan kekuatanku sendiri! Tapi tentu saja tidak ada yang abadi! Termasuk bawahan yang telah aku ambil."


"Hehehe, mereka mengkhianatimu? Kenapa kamu tak memikirkan itu saat mengambil mereka?."


Shura tertawa dengan keras.


"Saat aku mengambil mereka, aku hanya menggunakan mereka sebagai alat, dan mereka membutuhkan kekuatan!."


"Dan sekarang mereka telah menemukan kekuatan yang lebih kuat dariku!."


Xuan Yu berkata dengan enteng.


"Ye Ling? Maka kemu benar-benar telah membesarkan penghianat!."


Shura berbalik kemudian mengangkat palunya untuk memukul lagi.


"Jadi… Sekarang aku membutuhkan seorang yang lebih cakap dan setia!."


Xuan Yu sedikit tersenyum.


"Aku? Apakah menurutmu… Kamu memenuhi syarat untuk membuatku menjadi pengikutmu?."


Shura berbicara dengan keras seolah marah.


"Menurutku kamu benar-benar memenuhi syarat menjadi pengikutku."

__ADS_1


Xuan Yu mengangguk sambil tersenyum.


To Be Continue


__ADS_2