
Diseluruh alam dan dunia yang tak berujung.
Pasti banyak kekuatan yang menghuni, tapi kekuatan paling kuat dari seluruh alam pasti hanya memiliki satu Alam Dewa Ekstrime.
Jika keberadaan Alam Dewa Ekstrime jatuh, maka itu sama dengan kejatuhan kekuatan teratas menjadi kekuatan biasa.
Mengorbankan Alam Dewa Ekstrime, itu adalah harga yang sama sekali tak ternilai untuk kekuatan apapun.
Chu Yuena yang ditatap oleh Xuan Yu, dia menunduk panik.
Itu karena Xuan Yu tersenyum dan langsung memandang kemata Chu Yuena.
Tentu saja hal itu membuat Chu Yuena terasa panas diwajah dan panik dihati.
Sambil menunduk Chu Yuena mengangguk dengan kata-kata Xuan Yu.
Karena dia sependapat dengannya.
Bahkan jika Ye Ling memanggil beberapa Alam Dewa Ekstrime untuk menghadapi Ning Xue dan mengambil salah satu boneka iblis.
Tapi siapa yang mau berkorban?.
Tentu tidak ada.
Lagi pula keberadaan Alam Dewa Ekstrime mana yang bukan kekuatan puncak dari seluruh alam?.
Siapa yang mau melawan Ning Xue?.
Siapa yang mau berkorban untuk mengambil sepuluh ribu boneka iblis kekacauan?.
Pasti tidak ada.
Jadi dengan penjagaan Ning Xue, boneka iblis kekacauan dipastikan aman.
Xuan Yu kemudian berbalik lagi dan terbau kedepan.
Chu Yuena yang merasakan bahwa Xuan Yu telah berbalik, dia mengangkat wajahnya dan mengikuti punggung Xuan Yu.
"Aku akan membawamu ketempat yang sangat berguna, dengan ini kamu akan lebih cepat menemukan cara memperbaiki kelahiran kembali untukku lebih cepat."
__ADS_1
Xuan Yu berkata dengan sangat tenag.
"Ya!."
Chu Yuena mengangguk.
Lalu keduanya melaju dengan cepat melewati kehampaan yang tak berujubg itu.
………
Disebuah tempat, dimana tempat itu menyimpan seluruh sejarah alam semesta.
Sebuah bangunan besar yang kuno, berdiri diantara bintang yang bersinar dan diatas dunia.
Bagunan itu di ibaratkan sebuah jam yang mengingat seluruh kejadian yang terjadi diseluruh alam.
Disitu banyak buku kebijaksanaan yang telah dikumpulkan.
Itu adalah tempat yang sangat didambakan oleh orang bijak.
Yang disebut Perpustakaan Wanjian.
Disitu, kamu bisa menemukan informasi yang dibutuhkan.
Semuanya tersimpan di bangunan kuno Perpustakaan Wanjian.
Saat ini Perpustakaan Wanjian di isi oleh banyak orang dari berbagi dunia.
Tapi walau banyak orang, perpustakaan itu sepi dan sunyi.
Semuanya sibuk dengan buku yang mereka baca dan informasi yang mereka cari.
Lagi pula itu adalah disitu mereka bisa menemukan sejarah yang disembunyikan.
Ada juga orang bijak yang menaruh semua upaya dalam hidupnya menjadi buku dan disimpan disitu, hal itu dialakukan agar usahanya dikenal oleh sejarah.
Perpustakaan Wanjian adalah tempat tersimpannya sejarah seluruh alam dan dunia, disitu jiuga tempat tersimpan banyak kebijaksanaan disimpan.
Dibangunan yang kuno itu sangat ramai tapi juga sangat sunyi.
__ADS_1
Tiba-tiba ruang terkoyak oleh aura merah darah, dari koyakan ruang itu muncul dua orang.
Itu adalah Xuan Yu dan Chu Yuena, keduanya muncul didalam bangunan kuno.
Semua orang melihat itu, bangunan yang tadinya sunyi sekarang tiba-tiba mendidih kerena kedatangan Xuan Yu.
"Raja Kekacauan…? Raja Kekacauan!."
"Apa yang dia lakukan? Apa yang orang itu lakukan datang ketempat ini?."
"Kenapa dia kesini?."
"…"
"…"
Semua orang yang tadinya duduk, semuanya langsung berdiri.
Semuanya seketika langsung mundur beberapa langkah keblakang.
Tidak sedikit juga yang langsung lari dari tempat itu.
Seluruh bangunan kuno yang tadinya sepi dan sunyi, seketika langsung ramai dan dalam suasana yang panik.
Semuanya panik karena melihat sosok yang telah menanamkan rasa takut hingga ketulang meraka.
Bahkan tidak ada yang berani bersuara, semuanya diam karena takut.
Takut kepada sangat Raja Kekacauan.
Chu Yuena yang melihat suasana yang tegang itu, dia tidak bisa menahan tawa.
Chu Yuena tertawa dengan tawa yang halus dan lembut, tapi seluruh orang yang berada dibangunan kuno itu mendengar tawa indah Chu Yuena.
Lagi pula seluruh tempat tegang dan tidak ada yang berani berbicara, itu membuat tawa lembut Chu Yuena terdengar meski tidak keras.
Xuan Yu yang melihat Chu Yuena tertawa, dia melihatnya.
"Kenapa kamu tertawa?."
__ADS_1
Xuan Yu dengan ringan bertanya kepada Chu Yuena sambil melihatnya.
To Be Continue