
Wajah seluruh Klan Spirit langsung berkerut setelah mendengar kata-kata Xue Ling.
Cap jiwa, jika seorang kultivator menyerahkan cap jiwa kepada orang lain, maka itu sam saja dengan menyerahkan nyawa.
Karena dengan cap jiwa bisa kita mengendalikan hidup dan mati seseorang dengan sesuka hati.
Cap jiwa biasanya digunakan untuk seorang budak dan tanda sebagai kesetiaan.
Tapi itu sangat jarang digunakan, karena para kultivator memiliki kebanggaan tersendiri.
Dengan seorang kultivator menyerahkan cap jiwa kepada orang lain, maka itu sama saja dia telah kehilangan kebanggaan dalam diri mereka.
Begitu juga dengan Klan Spirit, mereka sebagai seorang kultivator yang termasuk kuat, tentu memiliki kebanggaan dalam diri mereka.
Jadi untuk menyerahkan cap jiwa, itu benar-benar suatu penghinaan bagi mereka.
Tentu saja mereka marah kerena hal itu.
"Nona Xue Ling, kami Klan Spirit bisa membuktikan kesetiaan dengan cara lain, tidak perlu dengan menyerahkan cap jiwa kami!."
Kata Patriark Klan Spirit dengan suara yang dalam.
"Maaf Patriark, tapi ini demi kedamaian dan keselamatan Pasukan Revolusi."
Xue Ling menjawab dengan nada bijaksana, tapi suaranya menunjukan dia benar-benar meminta maaf.
"Saya tau ini untuk keamanan, tapi bukankah cap jiwa ini terlalu berlebihan?."
Patriark berusaha meyakinkan bahwa mereka bisa dipercaya tanpa harus menyerahkan cap jiwa.
"Benar nona Xue, Klan Spirit saat itu membantu tuan Ye Ling tanpa pamrih, jadi tidak bisakah nona Xue mempercayai kami?."
"Itu benar, kami pasti akan benar-benar setia kepada Lord Ye Ling tanpa harus menyerahkan cap jiwa!."
"…"
"…"
Banyak orang dari Klan Spirit bersuara untuk menyakinkan Xue Ling.
__ADS_1
Tapi Xue Ling masih memiliki wajah yang lurus, seolah dia tidak akan merubah kata-katanya.
Dia menatap seluruh orang dari Klan Spirit dengan tenang.
"Saya benar-benar tidak membiarkan anda bergabung dengan Pasukan Revolusi sebelum kalian memberikan cap jiwa masing-masing kepada saya."
Xue Ling benar-benar lurus, dia melakukan ini untuk melindungi Pasukan Revolusi.
Karena Pasukan Revolusi dibentuk oleh Ye Ling, dan Ye Ling juga sekarang mempercayakan Pasukan Revolusi kepada dirinya.
Jadi Xue Ling pasti akan menjaga Pasukan Revolusi dengan serius.
Xue Ling benar-benar gadis yang sangat setia kepada Ye Ling.
Seluruh Klan Spirit yang tau bahwa jawaban dari Xue Ling tidak akan pernah berubah, mereka berdiskusi kembali.
"Jadi Patriark, bagaimana sekarang?."
"Apakah kita benar-benar harus menyerahkan cap jiwa kita?."
"…"
"…"
Semuanya menunggu jawaban dari Patriark.
"Apakah kalian benar-benar akan menyerahkan kebanggan kalian dan nyawa kalian dengan mudah?."
"Kita memang pasti akan mendapat keuntungan yang besar jika bergabung dengan Pasukan Revolusi."
"Tapi disisilain, jika kita membuat Ye Ling atau Xue Ling tidak senang dan salah satu dari mereka akan menghancurkan cap jiwa milik kita?."
"Tentu kita akan mati tanpa kebanggaan sebagai kultivator."
Patriark dari Klan Spirit mengucapkan kata-kata itu dengan banyak pemikiran.
Hal itu membuat banyak orang dari Klan Spirit berpikir.
Jika seseorang memegang cap jiwa mereka, tentu saja mereka tidak bisa tenang karena takut orang itu menghancurkan cap jiwa mereka!.
__ADS_1
Siapa yang tidak takut mati?.
Semua orang tentu takut mati, tapi dengan menyerahkan cap jiwa tidak hanya mati, tapi mereka juga kehilangan kebanggaan sebagai kultivator.
Lebih baik mati sebagai pahlawan daripada seorang pengecut tanpa kebanggaan!.
"Lalu Patriark, apa yang harus kita lakukan? Apakah kita tidak jadi bergabung dengan Pasukan Revolusi?."
Seseorang bertanya.
"Untuk sekarang mari kita kembali kedunia Spirit untuk berdiskusi lebih lanjut."
Patriark memberi keputusan.
"Baik!."
Semua orang langsung menjawab dengan serempak.
"Nona Xue, kami akan mendiskusikan ini kembali, jadi saya undur diri."
Patriark menangkupkan tangan kepada Xue Ling, kemudian dia berbalik pergi bersama dengan seluruh Klan Spirit.
Setelah menyaksikan seluruh orang dari Klan Spirit pergi, salah seorang kuat dari Pasukan Revolusi bertanya.
"Nona apakah ini tidak apa-apa?."
Hubungan anatara Klan Spirit dan Ye Ling sudah terdengar dimana-mana.
Jadi semua orang cukup kaget dengan keputusan Xue Ling.
Lagi pula Klan Spirit pernah membantu Ye Ling disaat susah.
Tapi seluruh orang di Pasukan Revolusi juga tau bahwa Xue Ling melakukan ini demi keamanan.
"Walau kemungkinan Klan Spirit menjadi bawahan Raja Kekacauan dibawah 5%, tapi jika masih ada kemungkinan itu tidak bisa diabaikan."
"Ye Ling telah mempercayakan Pasukan Revolusi kepadaku, jadi aku harus menjaga kepercayaan Ye Ling itu dan menjaga Pasukan Revolusi dengan aman."
Xue Ling berkata dengan tenang dan dipenuhi dengan aura seorang pemimpin sejati.
__ADS_1
Tapi yang pasti dia benar-benar wanita yang sangat setia kepada Ye Ling entah apapun yang terjadi.
To Be Continue