Ingatan Terbangun Diakhir

Ingatan Terbangun Diakhir
CH 48 : Cahaya Sementara.


__ADS_3

Dipuing-puing dunia yang hancur, ada dua sosok yang terlihat melayang.


Satunya adalah Xuan Yu dan satunya lagi adalah seorang pria yang terlihat mengalami perubahan hidup.


"Aduh… Kakak, jika datang kedunia yang kecil ini, tolong setidaknya segel dulu Alam Kultivasimu!."


Ucap pria yang tadinya terlihat depresi saat berdebat dengan wanita tadi.


"Dan lagi kamu kakak… Membunuh wanitaku didepan diriku!."


Pria itu langsung merubah tampilannya, dengan rambut hitam panjang, jubah putih dan wajah yang tampan.


Pria yang tadi terlihat depresi adalah seorang Alam Dewa Ekstrime.


Dia sebelumnya menyegel alam kultivasinya, itulah kenapa dunia kecil ini tidak hancur.


"Kakak? Sejak kapan kita menjadi saudara?."


Suara Xuan Yu terdengar cukup dingin.


Pria itu kemudian tertawa, seakan-akan sosok yang menyedihkan tadi bukanlah dirinya.


"Sejak ratusan ribu tahun."


Pria itu melihat kearah Xuan Yu.


"Sayang sekali! Aku ingin menemukan cinta sejati, tapi sayangnya aku masih belum menemukan itu!."


"Mengapa wanita seperti itu?."


"Awalnya dia mau berbagai suka dan duka bersama, tapi itu hanya bertahan sampai dua tahun!."


"Apakah cinta hanya didasarkan pada materi saja?."


"Ini adalah cinta antara pria dan wanita! Apakah itu begitu membosankan?."


Matanya tertuju pada Xuan Yu saat berbicara.


Dia yang tadinya hanya terlihat seperti seorang pria yang depresi, sekarang dia terlihat seperti seorang Kultivator yang agung.

__ADS_1


Hanya mereka yang mengenalnya yang tahu pria seperti apa orang ini.


Namanya adalah Jiang Chen.


Dia adalah seorang yang telah melewati banyak zaman sama seperti Xuan Yu.


Dia berada dipuncak Alam Dewa Ekstrime dan orang kuno dan kuat seperti Xuan Yu.


Walau kekuatannya masih jauh dari Xuan Yu, dia adalah eksistensi puncak.


Tapi dia orang yang suka hidup diam dan tenggelam dibawah ketenangan.


"Kamu tidak perlu mencari wanita-wanita itu! Ada banyak wanita didunia ini, dengan kekuatanmu siapa yang akan menolak?."


Xuan Yu berkata dengan ringan kepada Jiang Chen.


Jiang Chen menggelengkan kepala dengan ringan.


"Aku hanya ingin mendapatkan cinta sejati, dima wanita itu mau berbagai suka dan duka dengan diriku! Kemudian beritahu kepada seluruh mahkluk bahwa cinta itu nyata!."


Jiang Chen menatap Xuan Yu kemudian tersenyum.


Xuan Yu menatap Jiang Chen dengan tajam.


Jiang Chen hanya tertawa kering, kemudian menunjukan wajah tegas.


"Jadi apa Tuan Kekacauan butuhkan? Apakah itu hal penting hingga menemui adik kecil ini?."


Jiang Chen bertanya dengan tegas.


Dia tahu bahwa Xuan Yu tidak akan menemuinya, kecuali itu adalah hal yang penting.


"Jadilah bawahanku! Aku ingin membangun kembali Pasukan Kekacauan!."


Xuan Yu berkata dengan tenang.


"Hehehe, bawahan? Aku akan mempertimbangkan jika itu adalah adik, tapi ini bawahan… Bukankah itu akan menjadi lebih rendah darimu?."


Jiang Chen merentangkan tangannya.

__ADS_1


"Itu adalah pilihanmu!."


Xuan Yu menatap Jiang Chen.


"Ini…"


Jiang Chen memang orang yang sama-sama berasal dari zaman yang super kuno seperti Xuan Yu.


Tapi karena hal itulah dia tahu, entah itu zaman apa Xuan Yu tetap Rajanya.


Itu karena kemampuan Xuan Yu dan keahliannya jauh lebih unggul dari yang lain.


"Jadi kamu berencana untuk memanggil orang menganggur sepertiku, orang yang membuatmu seperti ini… Ye Ling, apakah dia?."


Jiang Chen tersenyum bercanda kepada Xuan Yu.


"Hehehe, apakah Raja Kekacauan yang tiada tara kalah dari anak kecil yang baru muncul?."


Xuan Yu yang mendengar ini, dia hanya tersenyum tipis.


"Jenius sebuah zaman, dia akan memancarkan cahaya tapi hanya sebentar!."


Jiang Chen tertawa keras.


"Hahahaha… Dia mungkin bisa melawanmu, tapi aku yakin tidak bisa mengalahkanmu!."


Xuan yang mendengar perkataan Jiang Chen, dia menggelengkan kepala.


Karena faktanya dia akan kalah dalam pertempuran terakhir nanti.


"Setelah waktu ini aku menginginkan seluruh alam dan dunia… Tidak memiliki Alam Tanpa Batas!."


Xuan Yu berkata dengan suara ya dalam.


Karena dia terlalu baika pada dunia, jadi banyak orang yang berpikir bahwa mereka bisa berdiri diatasnya.


Setelah nanti Xuan Yu jamin tidak ada orang seperti Ye Ling lagi.


To Be Continue

__ADS_1


__ADS_2