Ingatan Terbangun Diakhir

Ingatan Terbangun Diakhir
CH 79 : Menyesali?.


__ADS_3

Xuan Yu melihat ke arah Luo Ruoxi, dia langsung menggunakan senyum hangat di wajahnya.


"Oh istriku, siapa yang sangka kita akan bertemu disini?."


Xuan Yu berkata dengan lembut kepada Luo Ruoxi.


"Aku kira saat itu adalah terakhir kali kita bertemu… Aku rasa kita memegang jodoh!."


Kata Xuan Yu kepada Luo Ruoxi.


Luo Ruoxi yang mengingat saat Xuan Yu mencium dirinya didepan banyak orang, sebuah rasa malu langsung muncul dihatinya.


Tapi dia berhasil menekan rasa malu itu dan mempertahankan wajah dingin nya.


"Hmp!."


Luo Ruoxi tidak mau membantah kata-kata Xuan Yu, jadi dia hanya membalas seperti itu.


Mata Luo Ruoxi yang dingin menatap kearah Xuan Yu dengan tenang.


Dia penasaran apa yang membawa Xue Yu kemari?.


Dan lagi, kenapa Xuan Yu selalu membawa gadis itu kemampuan dia pergi?.


"Apakah kamu menginginkan Buah Dewa Abadi?."


Xuan Yu tidak banyak basa basi, dia langsung ke intinya.


"Aku menginginkan nya atau tidak, itua tidak ada urusan nya dengan mu!."


Luo Ruoxi berkata dengan dingin.


Xuan Yu yang mendengar kata-kata Luo Ruoxi, dia menggelengkan kepalanya dengan ringan.


"Sayang sekali, tapi itu ada hubungan nya dengan ku!."


Xuan Yu tersenyum kepada Luo Ruoxi.


"Aku datang kesini tidak lain dan tidak bukan, itu karena aku menginginkan Buah Dewa Abadi!."


Begitu kata-kata Xuan Yu jatuh, Luo Ruoxi langsung memiliki wajah yang berat.


Dia juga menginginkan Buah itu?.


Disisi Klan Dewa Abadi, wajah semua orang langsung runtuh.


Apa ini?.


Raja Kekacauan… Dia juga menginginkan Buah Dewa Abadi?.


Ini sudah selesai!.


Hati semua orang seperti tenggelam di kedalam laut.


Jika ada orang lain yang menginginkan Buah Dewa Abadi, mereka bisa menolaknya.

__ADS_1


Jika tidak, mereka akan membahas sebuah kondisi.


Tapi jika Raja Kekacauan menginginkan Buah Dewa Abadi, apa yang bisa mereka lakukan?.


Mereka tidak bisa melakukan apa-apa!.


Itu karena, mereka sama sekali tidak memiliki kekuatan untuk melawan Raja Kekacauan.


Dengan kekuatan Xuan Yu, apakah mereka bisa membuat sebuah kondisi dan membahas negosiasi?.


Itu tidak bisa!.


Itu sama saja dengan mencari sebuah kematian!.


Apa yang Xuan Yu inginkan, kamu harus memberikan!.


Jika kamu tidak mau memberikan nya, maka Xuan Yu akan mengambil sendiri dengan paksa!.


Patriark Klan Dewa Abadi menjaga wajah lamanya tetap tenang, dia tidak tau harus berbuat apa.


Buah Dewa Abadi hanya berbuah sekali dalam satu juta tahun, dan sekarang akan hilang.


"Hehehe, Tuan Raja Kekacauan, anda menginginkan Buah Dewa Abadi, tapi Tuan Istri Ziyuan juga menginginkan nya! Klan Dewa Abadi hanya punya satu buah, kami bingung harus memberikan kepada siapa?."


Patriark Klan Dewa Abadi tersenyum.


"Bingung?."


"Apakah kamu bingung memberikan kepada siapa?."


"Ini… Bukankah Tuan Istana Ziyuan adalah Istri anda?."


Patriark buru-buru berbicara, meski dia tau hubungan antara keduanya tidak harmonis.


Tapi ini dia gunakan untuk sedikit memberikan bobot, meski dia tau itu tidak berguna.


Mendengar kata-kata Patriark Klan Dewa Abadi, Xuan Yu melirik Luo Ruoxi sedikit.


"Apakah kalian akan memberikan atau aku akan mengambil sendiri?."


Xuan Yu berkata kepada Patriark Klan Dewa Abadi dengan ringan.


Ini seperti dia mengabaikan kata-kata Patriark sepenuhnya.


"Ini…"


Wajah Patriark benar-benar berat.


Jika ini adalah orang lain, apakah mereka akan berani bertindak seperti ini?.


Bahkan jika itu adalah Luo Ruoxi, mereka masih bisa membahas sebuah negosiasi.


Tapi Xuan Yu! Dia hanya perlu meminta tanpa perduli per setujuan pihak kedua!.


Dan mereka tidak berani tidak memberikan nya.

__ADS_1


Sayang sekali mereka hanya bisa menyerahkan!.


Jika tidak memberikan nya, maka Xuan Yu akan mengambil sendiri!.


Itu akan memiliki konsekuensi yang sangat besar!.


"Baiklah… Kami… Kami akan mengambil sendiri!."


Patriark Klan Dewa Abadi hanya bisa pasrah, dia melambaikan tangan nya.


"Cepat! Pergi, ambil Buah Dewa Abadi itu!."


"Ya!."


Segera, seorang gadis dengan gaya rambut di ikat kebelakang buru-buru berbalik untuk mengambil Buah Dewa Abadi.


"Tuan Raja Kekacauan… Tunggu sebentar!."


Patriark Klan Dewa Abadi menangkupkan tangan nya kearah Xuan Yu dengan berat.


Jangan terlalu marah, aku hanya perlu menahan diri!.


Aku harus menghormatinya!.


Saat ini, Luo Ruoxi mengerutkan keningnya. Hanya ada satu Buah Dewa Abadi, dan itu akan diambil oleh Xuan Yu, apa yang harus aku lakukan?.


"Aku membutuhkan Buah Dewa Abadi!."


Tiba-tiba suara Luo Ruoxi terdengar.


Saat dia berbicara, matanya yang indah menatap kearah Xuan Yu.


"Kamu butuh?."


"Ada apa dengan nada bicara mu itu?."


Xuan Yu berkata dengan suara yang menarik.


Mengapa dia berbicara seolah aku akan memberikan kepadanya?.


"Aku akan memberikan nya, tapi sayang, saat ini aku membutuhkan nya… Tunggu satu juta tahun lagi!."


Xuan Yu berkata dengan senyum hangatny.


"Xuan Yu! Jika kamu tidak memberikan Buah Dewa Abadi itu, kamu akan menyesalinya!."


Luo Ruoxi berkata dengan nada tinggi dan suara yang dingin.


Aku datang kesini untuk mendapatkan Buah Dewa Abadi, untuk anak kita!.


Kamu mengatakan untuk menunggu satu juta tahun lagi?.


Tentu saja Luo Ruoxi berkata dalam hatinya.


Dia masih tidak mau memberi tahu Xuan Yu, bahwa sekarang dia sedang hamil anaknya sendiri.

__ADS_1


To Be Continue


__ADS_2