
Ch 23 ini hanya berisi kurang dari 600 kata, jadi akan sangat pendek dan singkat.
Ok silahkan lanjut baca~
…………
Alam Atas mencangkup takterhitung banyaknya alam, dan setiap alam memiliki puluhan dunia.
Diantara bintang-bintang yang bersinar terang, ada puluhan bahkan ratusan puing-puing dunia yang sudah ada sejak zaman kuno.
Tidak hanya puing sisa dari dunia, bahkan ruang disini terlihat seperti terkoyak dan rusak.
Disitu terlihat seperti telah terjadi pertempuran antara orang kuat, yang pasti itu bukan pertempuran yang kecil.
Pada saat itu, zaman itu disebut dengan zaman kekacauan.
Banyak alam banyak dunia yang hancur akibat perang yang tak kunjung henti.
Tapi kala itu ada juga beberapa eksistensi yang sangat kuat hingga mengguncang seluruh alam, hampir sama dengan Xuan Yu.
Salah satu dari orang itu adalah Ning Xue, dia dijuluki sebagai pendekar pedang nomor 1 diseluruh alam.
Ning Xue mendapat julukan sebagai Dewa Pedang Tiada Tara.
Dewa Pedang Tiada Tara pernah menjadi eksistensi yang tak terkalahkan pada masa itu.
Pedangnya benar-benar tak terkalahkan, tidak ada mahkluk yang bisa mengalah Ning Xue.
Tapi semuanya berbeda setelah dia bertarung melawan Xuan Yu.
Tempat yang hancur inilah yang menjadi saksi pertarungan antara Xuan Yu dan Ning Xue.
__ADS_1
Pertarungan keduanya benar-benar menghancurkan beberapa alam dan ratusan dunia.
Namun dalam pertarungan itu, sang Raja Kekacauanlah yang keluar sebagai pemenangnya.
Sedangkan untuk Ning Xue yang kalah dari Xuan Yu, setelah kekalahannya, dia menyegel dirinya disini.
Sudah berapa waktu yang tidak tau berapa lamanya sejak Ning Xue menyegel dirinya sendiri.
Sekarang ini diantara puing-puing dunia yang tak terhitung banyaknya, kekosongan bergerak dan sobekan ruang berwarna merah terlihat.
Xuan Yu dan Chu Yuena keluar dari situ.
"Ini? Dimana tempat ini?."
Begitu Chu Yuena keluar dari kekosongan dan melihat tempat ini, dia bingung dan bertanya.
Pasalnya, saat ini dia melihat reruntuhan sebuah alam dan dunia yang tak terhitung jumlahnya.
《Note : Bayangin aja kaya Cincin Saturnus》
Dan ditengah cincin besar itu sebuah inti yang terlihat seperti sebuah bangunan kuno.
Semuanya terlihat mengagumkan.
Chu Yuena yang telah menjadi panatua Klan Spirit, dia telah melihat beberapa hal yang menakjubkan.
Tapi hal didepannya kali ini benar-benar diluar nalar Chu Yuena.
Dia benar-benar kagum dan bertanya-tanya.
Tempat ini… Semuanya dibuat oleh siapa?.
__ADS_1
"Ini hanya sebuah… Tempat kuno yang sudah tua."
Xuan Yu hanya memberi tahu hal yang sudah terlihat jelas dan tersenyum tipis.
Xuan Yu lalu membawa Chu Yuena menuju keinti dari cincin besar, kesebuah bangunan kuno.
Keduanya dengan cepat datang kedepan bangunan kuno itu.
Kemudian Xuan Yu memimpin masuk kedalam, Chu Yuena tentu ikut dibelakang Xuan Yu.
Dalam waktu singkat, keduanya barhasil masuk kebagian paling dalam dari bangunan kuno.
Dibagian terdalam bangunan kuno itu, sebuah formasi besar yang melingkar.
Sebuah formasi pedang yang melingkar, dengan banyak pedang yang tertancap sebagai bentuk formasi.
Formasi pedang itu benar-benar bukan hal biasa, pasalnya bahkan dari luar bangunan saja sudah terasa energi pedang yang memancar sangat kuat.
Biasanya hanya orang kuat yang berani masuk kedalam bangunan ini, itu karena energi pedang terlalu kuat untuk diatasi.
Bahkan untuk seorang Alam Dewa Ekstrime, mereka akan mempertimbangkan untuk hal ini.
Tapi untuk Xuan Yu, semua itu bisa diatasnya dengan mudah.
Bahkan dia bisa mebawa orang lain seperti Chu Yuena saat ini.
Dan Chu Yuena tidak mersakan dampak dari energi pedang yang kuat itu, itu karena dia diselimuti oleh energi Xuan Yu.
Jadi keduanya berhasil masuk tanpa masalah apapun.
To Be Continue
__ADS_1