
Pagi ini adalah Puasa pertama di bulan Ramadhan ini.Rendi dan Dion baru saja habis dari Masjid untuk shalat berjamaah.
" Mas gimana kalau lebaran nanti kita lebaran nya di kampung halaman Elsa di SUMBAR?"
" kalian mau pulang ke kampung Elsa?"
" iya mas, mama nya Elsa sudah lama tidak pulang kampung, jadi dia sudah rindu dengan kampung nya, kalau kata Elsa sih '' Minang Maimbau ''".
" boleh juga tuh, kebetulan kontrak kerja ku juga habis setelah lebaran ini, nanti aku tanya Radha dulu mau apa nggak nya"
Tak lama mobil pick up lewat di depan mereka dan berhenti di depan halaman Rumah mendiang orang tua nya.
" aku benar-benar sudah kehilangan rumah itu mas," kata Rendi dengan mata berkaca-kaca.
" Sabar Ren, semoga setelah ini Rezeki kita lancar dan bisa membangun kan Rumah untuk Rindi."
Rendi pun melihat orang yang turun dari mobil pick up itu. dia merasa kenal dengan orang itu tapi dia lupa.
" kok kayak kenal ya" kata Rendi dalam hati,
" Kenapa Ren?" tanya Dion
" oh nggak mas, aku kayak pernah liat perempuan itu tapi lupa dimana"
Dion pun juga melihat ke arah pandangan Rendi.
" loh ayah dah pulang kok nggak masuk" tanya Elsa yang heran suami dan saudara iparnya ada di depan rumah.
" oh itu kita lagi liat ada tetangga baru, mungkin anak nya juragan kemaren".
" oh alah yah, udah kayak ibu ibu kompleks aja ngerumpi depan rumah, lagi puasa ya" Sewot Elsa saat melihat ke arah rumah bekas almarhum mertuanya.
Dion dan Rendi pun tertawa melihat tingkah Elsa" udah Ren sana masuk, bahaya kalau ibu negara ngamuk"
Rendi pun tambah tertawa mendengar omongan Dion dan wajah cemberut sang istri.
" ayo bun kita masuk, mas juga masuk tuh singa betina nya keluar dari peredaran"
Dion pun langsung menoleh ke belakang, di sana ia dapat Radha yang sudah berkacak pinggang.
" Assalamualaikum ummi" kata Dion sambil cengengesan. sementara Rendi dan Elsa sudah tertawa.
" Wallaikumsalam, kok baru masuk bi"
" biasa mbak, bapak bapak kompleks lagi ngerumpi" celetuk Elsa
" Astaga bi lagi puasa lo ini"
Puasa pertama sudah mau berlalu, sore hari setelah selesai mandi Rendi pun main di halaman bersama anak dan keponakan nya.
" Rendi... kamu Rendi kan?"
Rendi pun langsung menoleh ke orang yang memanggil nya.
" Ya saya Rendi, siapa ya?"
" loh kamu lupa sama aku?, aku Mita mantan kamu waktu SMA,"
Rendi menatap datar wanita yang mengaku sebagai mantan kekasih Rendi dulu.
" kamu Udah banyak berubah ya Ren, kamu makin tampan aja"
" ayah gendong" kata Rheyna sambil menarik narik baju Rendi.
__ADS_1
Rendi pun langsung menggendong Rheyna," kenapa sayang?".
"ayah ayo jalan jalan"
" ini anak kamu Ren?"
" iya ini anakku"
" Bunda... "panggil Rheyna saat melihat Elsa dan Rindi datang.
" Aunty Takjil untuk kakak ada kan?" tanya Andra
" ada dong buat ponakan ganteng aunty" jawab Rindi
" ya udah kakak panggil ummi sama aby ya, bentar lagi kita mau buka puasa"
" Siap bunda" kata Andra sambil hormat kepada Elsa
" ini siapa yah"
" oh ini te.."
" kenalin aku Mita mantan pacarnya Rendi waktu sekolah, saya tinggal di sana lo" kata Mita sambil menunjuk rumah Almarhum mertua nya.
Elsa pun langsung menoleh kearah sang suami, Rendi hanya mengangguk kecil.
" oh gitu, aku Elsa istri nya mas Rendi,"
" Hai Rin kamu masih ingat aku kan?"
" masih lah, mbak kan yang dulu di grebek sama guru BK waktu sekolah yang ketahuan mesum di toilet" jawab Rindi santai.
Wajah Mita memerah mendengar aib nya di buka Rindi di depan Elsa.
" mbak kita duluan ya" Elsa langsung menggandeng tangan Cano untuk masuk kedalam rumah.
*
Sepulang shalat tarawih di Masjid anak anak ngajak makan bakso yang tak jauh dari Masjid.
" mang bakso tiga, mie ayam bakso dua sama bakso kosong empat" kata Rendi menyebutkan pesanan nya.
" ok mas, minuman nya apa mas Ren"
" es teh empat sama jus jeruk Enam tambah air mineralnya ya mang"
" ok mas Ren"
" mang bakso empat ya"
" baik neng.."
" loh kalian di sini juga?" sapa Mita saat melihat rombongan Elsa dan Rendi juga ada di sana.
" kamu kenal mereka Mit?"
" iya mas mereka tetangga depan rumah kita" jawab Mita.
" hallo mas mbak salam kenal ya, saya Anton anak juragan Tedi"
" salam kenal mas, Saya Dion dan ini istri saya Radha"
" saya Rendi,ini istri saya Elsa dan itu adik saya Rindi."
__ADS_1
Tak lama pesanan mereka pun datang, dan langsung meracik sendiri bumbu bakso nya.
" kami makan duluan ya mas" kata Dion
" oh ya mas silahkan, tuh pesaan kita juga udah sampai" kata Anton
Mereka pun langsung memakan bakso dan mie ayam pesanan mereka. setengah jam kemudian mereka telah selesai makan Elsa pun berdiri dan membayarnya pesanan mereka ia pun memberikan uang pecahan seratus ribu sebanyak 2 lembar.
" ini neng kembalian nya"
" makasih ya mang, ayo yah"
" mas Anton kita duluan ya"
Mereka pun duluan jalan pulang dari keluarga Anton.
" gimana mas jadi ikut nggak besok ke kampung Elsa"
" jadi lang, Radha juga udah setuju kok dari pada di sini nanti sepi "
" kita pergi sama apa Ren"
" naik mobil aja mbak, biar kerasa mudik nya, jadi ntar kalau mau jalan jalan nggak cari mobil lagi" jawab Elsa
" boleh juga tuh ntar kita kita modifikasi aja mobil kita biar anak nggak jenuh di mobil iya kan bun"
" boleh yah,"
Tak lama mereka pun sampai di rumah dan segera masuk buat istirahat. Elsa dan Rendi pun langsung mengajak anaknya tidur di kamar masing masing. sejam kemudian Rendi pun langsung masuk kamarnya karna sang putra surah tertidur, begitu pun dengan Elsa yang sudah setengah jam yang lalu di dalam kamarnya.
" adek udah tidur bun?"
" udah yah dari setengah jam yang lalu, ayah tumben lama, biasanya Uda cepat tidur nya."
" oh dia nanya tumben Daddy nya belum kirim mainan pesanan dia"
" trus ayah bilang apa sama Uda".
" ya mungkin Daddy sibulk maka nya belum bisa ngirim, biar nggak di tagih mulu, kasian juga Elang di teror mulu sama mereka"
" aku yang larang Elang kok, ntar lagi dia pulang pasti mereka mintak lagi, maka nya aku larang dia ngirim Sekarang biar sekalian aja ntar dia yang bawa"
Elsa pun mengambil piyama tidurnya mau ganti baju di cegah Rendi.
" jangan itu bun"
" loh kenapa yah?" tanya Elsa heran
Rendi pun menghampiri lemari Elsa dan membuka nya, dan mengambil satu baju untuk Elsa.
" pake ini aja bun" Elsa pun melongo melihat baju yang pilih Rendi.
" Ist ayah nih" Elsa pun mengambil baju itu dan masuk ke dalam kamar mandi .
Tak lama Elsa pun keluar dengan memakai pakaian yang di pilih oleh Rendi. Rendi pun meneguk kasar ludah nya saat melihat pemandangan indah di depan nya. Bagaimana tidak secara baju yang di pilih nya adalah sebuah Lingerie seksi berwarna hitam yang sangat kontras dengan kulit putih Elsa.
Rendi pun langsung menghampiri sang istri" kamu sangat cantik bun"
Elsa pun salah tingkah mendapatkan pujian dari sang suami. Rendi pun langsung mencium kening sang istri.
" kita bikin adik buat sikembar ya" bisik Rendi sambil mencium daun telinga Elsa. kemudian mencium seluruh wajah sang istri. terakhir dia mencium bibir Elsa dengan Lembut.
Malam ini menjadi malam yang panjang buat Rendi dan Elsa. bukan hanya sekali tapi berkali kali, tenaga Rendi seperti tak ada habisnya.
__ADS_1