Ipar Sombong Dan Tetangga Julid

Ipar Sombong Dan Tetangga Julid
17. Tetangga Julid


__ADS_3

Setelah selesai mandi sore, Elsa dan Radha pun keluar dari rumah. mencari keberadaan Anak anak yang di bawa Ibra jalan jalan. Rumah Andung Ros tetap di depan Masjid dan di tepi jalan lintas Sumbar Riau. di sebelah rumah Andung ada rumah Ayumi yang mempunyai halaman yang luas, dan selama puasa halaman ini di buat pasar Ramadhan.


Jadi setiap sore selama bulan Ramadhan lokasi ini selalu Rame penjual dan pembeli yang berburu takjil buka puasa.


" Rame juga ya Cha"


" iya mbak, Wisata kuliner yuk?"


" mama ikut" kata Vanes di belakang mereka


Mereka pun mulai berburu mencari makanan.


" Eh ada orang Rantau.. dah lama loh kita nggak ketemu Nes"


Vanes pun menoleh ke arah suara orang yang baru menyapa nya barusan.


" Nola?" Lirih Vanes saat melihat wajah Nola


" lama juga kamu tidak pulang Nes ku kira kamu masih belum melupakan Uda Tanto?" tanya Nola dengan sinis.


" oh tidak kok, memang selama ini aku belum pernah pulang setelah menikah, karna aku di bawa suamiku ke Negara Asal Ayah mertuaku Prancis"


" oh, kirain masih mengharapkan suamiku,Uda Tan..."


" Ma masih lama nggak?, aku sama Mbak Radha mau keliling dulu ya nyari Naget buat anak anak"


Nola pun tersentak saat melihat wajah Cantik alami Elsa. wajah yang mirip dengan Vanes waktu muda.


" ini anak mu Nes?"


" iya, ini Elsa putri kedua ku dan ini Radha kakak iparnya Elsa, ya sudah ayo kita pergi nanti anak anak nyari lagi, kita duluan ya La"


Mereka pun langsung meninggalkan Nola yang masih terpaku melihat Elsa.


" Rancak anak paja lai, mato ee jo biru" lirih Nola pakai bahasa Minang sambil terus memperhatikan Elsa dan Vanes.


Sementara di warung yang di bangun Ayumi 20 tahun yang lalu kini terlihat ramai karna sore hari Ayumi akan menjual berbagai macam gorengan dan selama bulan Ramadhan akan selalu ludes terjual.


Siang hari akan ramai oleh anak anak yang mengaji di TPA Masjid depan rumah, sedang dari sore hingga malam akan ramai oleh para pemuda dan para bapak bapak yang datang untuk minum kopi, setelah lelah bekerja siang hari.


Saat ini warung sedang ramai karena banyak yang Antri membeli gorengan.


" Siapa ni Wan " Tanya seorang bapak-bapak sambil menunjuk Robert,Elang ,Rendi dan Dion yang kebetulan juga duduk di sana.


" oh ini keluarga Anes Ki"


" pulang Anes Wan?, dah lama saya nggak ketemu sama Anes" tanya Pak Riki


" Iya Ki tadi siang sampai, ini suami, anak dan menantunya Anes".


" Oh jadi ini Urang Sumando kita?, selamat datang di kampung kita pak" kata Riki


mereka pun saling berjabat tangan," Pak dang Urang Sumando tu apa?" tanya Elang pada Rudi suaminya Arumi


" Urang Sumando tu sebutan buat suami saudara perempuan kita, contoh Rendi kan suami Elsa jadi dia di sebut urang Sumando"


" oh pantesan Ibra waktu itu pernah manggil aku Mondo".

__ADS_1


" jadi papa Sumando nya Mamak Fahri dan Bungsu Fahmi?"


" betul betul betul" jawab Rudi mereka semua pun tertawa.


*


Setelah beduk buka puasa tadi sekarang semua keluarga Elsa sedang berkumpul. semuanya berkumpul dari Anak cucu dan menantu semuanya berkumpul.


Vanes memang sengaja mengumpulkan semua saudaranya, selain membicarakan tentang perjodohan Elang, Elsa juga akan membagikan baju seragam mereka untuk di pakai saat lebaran nanti.


" jadi Elang sudah di jodohkan dengan Maira ni? Tanya Fahmi adik dari Vanes.


" iya Mi gimana menurut Apa sama Ama?" tanya Vanes


" kami setuju kalau jo Maira, anak nyo Coga lua dalam" kata Antan


" Coga apaan bun?" bisik Rendi


" nggak tau yah, Da Ibra Coga apaan sih?" tanya Elsa berbisik


" Cantik" bisik Ibra


Mereka pun melanjutkan pembahasan tentang perjodohan itu. Kemudian pun Elsa langsung membagikan baju seragam mereka.


" ini baju seragam kita waktu lebaran nanti, semuanya udah aku kasih nama jadi tinggal di bagi menurut nama aja"


" wah ini jadi tahun pertama kita pakai baju seragam, keluarga besar lagi"


Elsa pun langsung membagikan baju baju itu di bantu Glenca dan Rindi. Setelah selesai mereka pun bersiap untuk berangkat ke Masjid untuk Shalat Isya dan Taraweh.


" pokoknya suruh anakmu itu menjauhi Dodi, jangan jadi gadis gatal merebut calon suami adik sendiri" teriak salah seorang wanita


" Ipit.." panggil Vanes


semua orang yang ada di sana pun menoleh ke arah suara.


" Anes? kamu Anes kan?" tanya seseorang pada anes.


" iya pit, ini aku Anes"


Tak lama seorang gadis cantik datang", nah tu nyo ma, gadih gata tu" cetus seorang gadis dengan dandanan menor.


" Maira Apa minta ndak usah gaduah Dodi, Mimi ka balaki jo Dodi jadi jan di gaduah juo nyo lai" kata seorang laki laki paruh baya


" Sia yang gaduah nyo?, Ara ndak tuju jo nyo do" jawab Maira


" gaya kau ndg ka manggaduah pi nyo tiok ari ka siko, nio jadi Poyok kau?" teriak gadis menos itu


" Kau yang Poyok, tiok hari batuka Jantan yang maarak kau kaken kamari"


" GACIK KAU...." teriak gadis itu, pertengkaran pun tak terelakkan lagi. kedua gadis itu pun saling serang, hingga Titi ibu dari si gadis menor itu pun mendorong Maira.


Maira yang tak siap pun hampir jatuh kalau tidak di tahan oleh Elang.


Degh


Elang dan Maira pun saling pandang, begitupun dengan yang lain. Mereka semua yang ada di sana terdiam melihat Elang kecuali keluarga Vanes.

__ADS_1


Eehhmm


Rendi dan Ibra pun berdehem untuk menarik Elang kembali ke dunia manusia, setelah tadi tersesat di pusaran Cinta Maira.


" ondeh mak Coga nyo lai" liris Mimi si gadis Menor.


" kamu tidak apa apa?" tanya Elang


" oh nggak papa, makasih Bang" kata Maira tersenyum.


" sebaiknya kita bicara di dalam, ada yang ingin kami bicarakan dengan Ipit dan Izul". Antan cepat


" oh ya silah kan masuk" kata Fitri


Mereka semua pun masuk ke dalam rumah.


" Sabananyo kami beko malam nio datang ka rumah uwan Izul, kami nio mintak izin jo Restu"


" izin apo nes?" tanya Izul


" Kami mau melamar anak gadis pak Izul untuk anak pertama saya Elang" kata Robert sambil menunjuk Elang.


Titi dan Mimi langsung tersenyum, karna dia mengira mereka melamar Mimi untuk Elang.


" iyo wan dulu Ambo jo ipit waktu sakola pernah bajanji kalau kami ka manjodohan anak"


Degh


**


" pa pokok nyo Mimi nio jadi bini bang Elang" kata Mimi merengek


" Ndak usah banyak tingkah Mi, yang urang petopang tu nio Maira, bukan Kau, bukan nyo kau tu nio jo Dodi"


Izul pusing memikirkan permintaan Mimi anak nya yang menginginkan Elang, tapi Anes hanya menginginkan putri pertamanya dari Istri pertama nya Fitri.


" apo salah nyo wan turuik an kandak Mimi, bia Maira jo Dodi" kata Titi


" Kau tau kan Ti? kalau anak gadih lah di mintak dek urang ka jadi bini yang maurus sado nyo Niniak mamak, ambo ko kini cuma Abu di ateh tunggua. apo lai secara Adat jo Agama mbo lah pisah jo Ipit, cuman Negara yang alun man sah an lai."


Tiri dan Mimi pun terdiam karena membenarkan ucapan Izul, Karna Adat di Minang Gadis Minang yang akan menikah segala sesuatunya di urus oleh Saudara laki laki sang Ibu yang di sebut dengan Mamak Rumah. Setelah nya akan di lanjutkan oleh Niniak mamak Datuak Pengulu,pemimpin tertinggi suatu kaum atau suku. peran seorang ayah hanya menikahkan dan merestui.


Ternyata kabar lamaran Elang tadi sudah menyebar keliling kampung, banyak yang mengucapkan selamat pada Fitri dan Maira tapi tak sedikit juga yang mencibir mereka.


Berita Anes yang menikah dengan pengusaha kaya di Jakarta telah tersebar di seluruh kampung sejak kedatangan pertama mereka di kampung.


" Ni Yumi tu anak si ipit beneran di pinang anak si Anes". tanya salah satu tetangga


" insyaallah La, Anes sama ipit kan udah berteman sejak kecil, jadi mereka dulu sebelum Anes merantau udah bikin janji gitu"


" oh beruntung nya si Maira ya Ni, Akhirnya senang juga hidup nya, setelah di tinggal Wan Izul"


" betul mana selama ini di caci maki lagi sama Ida gara gara si Dodi yang terus-menerus mendekati Maira."


" Alah paliang beko satahun balaki mulai di campak an dek laki nyo, ipit kan mode tu dulu".


" hus insyaallah Elang tu anak yang baik La, di keluarga kami tidak ada keturunan yang jadi Pelakor atau pun Suani yang tidak bertanggung jawab" jawab Ayumi yang membuat Nola terdiam.

__ADS_1


__ADS_2