
" Ayah tadi mimi cacha telfon aunty, trus ada Daddy juga di rumah opa, Daddy bilang mau kasih adek sama Uda hadiah"
" hadiah apa sayang?" tanya Rendi, ya Rendi tidak kaget lagi saat ada hadiah yang datang tiba tiba ke rumah nya, sudah bisa di pastikan itu adalah ulah dari sang kakak ipar. Elang Ananta Abraham Petho, kakak tertua sekaligus saudara kembar Elsa.
Ya Elang sangat menyayangi kedua keponakan nya itu, terlebih ke pada Rheyna. Elang sangat menjaga, menyayangi dan memanjakan keponakan nya yang satu ini.
" tidak tau ayah kata Daddy nanti ada yang antar, adek nggak minta loh yah, Daddy yang kasih sendiri, Ayah nggak marah kan?". tanya Rheyna
Rendi pun tersenyum" mana mungkin ayah marah sama princess kesayangan Daddy Elang, bisa bisa telinga ayah di tarik Daddy kamu" kata Rendi tersenyum dan menciumi seluruh wajah sang putri.
" paket..." teriakan seseorang di luar rumah
" cari siapa mas" tanya Randi yang kebetulan duduk di teras depan rumah nya.
" cari mas Rendi atau Elsa mas" jawab kurir itu
Tak lama Rendi keluar sambil menggendong Rheyna.
" ada apa mas" tanya Rendi pada kurir itu
" dengan mas Rendi?, ini ada kiriman paket dari mas Elang, silahkan di tandatangani mas,"
Rendi pun menandatangani kertas itu, tak lama seorang kurir pun menuruni dua sepeda keluaran terbaru warna biru dan pink.. di sepeda itu terukir nama kedua keponakan nya itu.
" wah... sepeda yang Uda mau yah" celetuk Cano saat melihat sepeda itu.
" terima kasih ya mas" kata Rendi sebelum kurir itu pergi
" ayah telfon Daddy".. Rendi pun langsung telfn vidio dengan kakak iparnya itu.
" Daddy" panggil Rheyna dan Cano tersenyum senang
" gimana sayang udah liat hadiah dari Daddy kan?" tanya Elang
" udah, Daddy yang terbaik adek sayang banyak banyak sama Daddy" kata Rheyna manja
" uluh uluh princess kesayangan Daddy, ud.."
" Daddy Uda mau mobil yang kemaren itu lo," potong Cano cepat
" iya Uda udah Daddy pesan tinggal menunggu di kirim aja, Uda sabar kan nunggu mobil nya?"
Cano pun mengangguk cepat," iya Daddy Uda sabar kok" Elang pun tertawa melihat Wajah bocah tiga tahun itu yang sangat menggemaskan saat meminta sesuatu pada nya.
" bunda kamu mana sayang? tanya Elang
" bunda masak Daddy, masak naget kesukaan adek" celoteh Rheyna
" ya sudah main sepeda nya hati hati ya, Uda jagain adek nya ya, Daddy mau makan dulu"
" ok Daddy, dada Daddy Elang" kata si kembar serentak. sikembar pun langsung masuk ke dalam mencari sang bunda.
" bunda... bunda adek ada sepeda baru" teriak Rheyna antusias
" sepeda? ayah beliin adek sepeda?"
" bukan bun, tapi Daddy yang beli" kata Rheyna antusias
" bun... " panggil Rendi yang sudah berdiri di pintu dapur.
" kenapa yah?" tanya Elsa,
" itu Elang ngirim sepeda buat anak anak".
" maafin Elang ya yah, aku juga heran entah kenapa dia nggak bisa di larang, makin di larang makin banyak yang datang ke rumah"
" aku nggak masalah bun, yang jadi masalah sekarang itu mas Randi dan mbak Lastri melihat tu paket datang"
" Ren kamu beli berapa tuh sepeda?". tanya Lastri " trus beli nya dimana,beli sepeda kok cuma dua dasar pelit" gerutu nya Lagi
" udah lah Las dari tadi ngomel mulu kamu, Ren beli di mana sepeda itu?" tanya Randi
Benar saja kan firasatnya akhirnya Randi dan Lastri datang.
" ngga tau mas,itu yang beliin Daddy-nya anak anak" jawab Rendi
" hah kamu selingkuh sa?, keterlaluan kamu" kata Lastri sambil berlalu keluar.
" apaan sih mbak nggak jelas banget," teriak Elsa
" ada apa sih ribut ribut" kata pak Hendra
" tuh istri dari anak kesayangan bapak itu selingkuh, mana anak-anak nya di ajarkan manggil Daddy lagi sama selingkuhan nya".
" cukup ya mbak, dari dulu kamu nggak pernah berubah,selalu jadi tukang fitnah" geram Rendi
" emang ada apa sih Ran,Ren" tanya bu salma sambil memandang ke dua anaknya
__ADS_1
" mereka beli sepeda buk, mana beli nya cuma dua apa salahnya belikan ponakan kalian juga" kata Randi memandang sinis adik lelakinya itu.
" mas aku aja nggak tau kalau akan ada paket sepeda, sepeda itu hadiah untuk kedua anakku dari Elang saudara kembarnya Elsa, tanya sama Rindi gimana perlakuan Elang sama ke dua anakku,"
" benar pak bu, mas Elang itu saudara kembarnya mbak Elsa, dan ini bukan hadiah pertama yang di dapatkan oleh si kembar tapi udah ke sekian kalinya" celetuk Rindi
" sekarang udah jelas kan mbak mas, dari tadi kalian udah mancing emosi ku loh, tadi klian bilang Rheyna mengambil boneka Ayu tapi ternyata Ayu yang ambil boneka Rheyna, sekarang kalian nuduh aku selingkuh karna kakak ku ngirim sepeda buat ponakannya."
*
sore harinya Elsa mengajak Rheyna jalan jalan keliling kampung dengan sepeda baru nya.
" jadi adik ipar mu sudah pulang Las? tanya Anita salah satu teman genk nya Lastri
" iya dia pulang tuh sama anak istri nya, habis d pecat di tempat kerja dan di usir dari kontrakannya makanya tuh pulang kampung dia" jelas Lastri
" hati hati loh jadi beban suami mu nanti, oh ya tadi aku liat ada paket datang kerumah mertua mu ya" tanya Mila
Lastri pun tersenyum" iya Mil mas Randi beli sepeda baru buat Ayu, eh malah sekarang di pinjam sama anak nya si Rendi, sebel aku malah si Ayu belum nyoba lagi tu sepeda" kata Lastri berbohong, tiba tiba mata nya melotot saat melihat Elsa dan Rheyna.
" tuh kalian liat bisa bisanya mereka keliling kampung pakai itu sepeda, sementara Ayu tidur di rumah karena capek nangis karna sepedanya di ambil, aku pulang dulu ya nggak sanggup aku liat mereka bahagia di atas air mata anakku" kata Lastri pura pura sedih
" kamu tenang aja kita akan ambil tuh sepeda dari anak ipar kamu itu, sana pulang bangunin ayu buat ambil sepedanya". kata Anita
Lastri pun langsung berdiri dan ngumpet di belakang rumah Mila. Entah apa yang membuat Lastri membenci Elsa, padahal mereka baru bertemu kemarin.
" Rasain kamu Elsa" sinis Lastri saat ia melihat Elsa di hampiri oleh ke dua temannya.
Elsa pun kaget saat di hampiri oleh dua orang wanita dan langsung merampas sepeda anak nya.
" ada apa an ini mbak?" tanya Elsa lembut
" ada apa kamu bilang, anak kamu enak enakan naik sepeda ini, sementara pemilik nya tidur karena lelah menangis di rumah" teriak Anita
"bener tuh kalau miskin ya miskin aja, jangan jadi maling " sambung Mila
teriakan Anita dan Mila tadi menarik perhatian para warga.
" maksud kalian itu apa?, saya tidak kenal sama kalian berdua" kata Elsa sambil menahan Emosi nya
" ajarin tuh anak kamu, itu sepeda mi.."
" ada apa ini?"sergah pak Rt memotong omongan Mila
" nah pak Rt nih usir aja perempuan ini dari kampung kita." kata Anita sambil memandang sinis Elsa
mereka semua pun pergi ke rumah pak Rt, bah kan para warga ada yang memanggil Rendi dan pak Hendra.
" ada apa ini pak Rt?," tanya Rendi
" ayah adek takut" lirih Rheyna dengan mata berkaca
" sini Ren biar Rheyna sama ibu" kata bu Salma.
bu Salma pun membawa Rheyna pergi dari sana.
" mbak mbak bertiga bisa cerita kan ada masalah apa?" tanya pak Rt
"saya nggak tau pak Rt, saya lagi lewat tiba tiba langsung di hadang sama mereka berdua, saya tanya ada apa mereka langsung teriak marah marah"
"mbak Nita kamu ada masalah dengan istri ku?" tanya Rendi kalem
" heh ren kamu ajarin anak mu itu ya jangan suka mengambil barang orang lain, tuh liat ponakan mu sampai ketiduran di rumah karna lelah nangis karna sepedanya di ambil anak mu itu, didik yang benar anak dan istri mu itu" sinis Anita
rahang Rendi mengeras dan tangan nya pun terkepal, begitu juga dengan Elsa wajah nya memerah karna emosi.
" betul tu kalau mau sepeda belikan juga anak mu itu, ini malah sepeda ayu yang di ambil, Lastri sampai sedih cerita sama kita karna sepedanya ayu di ambil anak mu"
" mana sanggup dia beli nya Mil, dia kan pengangguran habis di pecat di kota maka nya dia pulang kesini, kalau miskin ya miskin aja kamu Ren jangan jadi maling, kasian tuh Ayu nya mana belum pernah di pakai lagi sama si ayu"
bisik bisik para warga pun terdengar di belakang Elsa dan Rendi.
"harap tenang semua nya"
Rendi pun mengambil sepeda Hello Kitty Milik Rheyna dan meletakkan nya di depan pak Rt.
" kalian semua yang disini liat sepeda itu baik baik,ini sepeda punya putri ku Rheyna yang baru sampai siang tadi, hadiah dari kakak istriku untuk kedua keponakan nya Cano dan Rheyna, kalian bisa liat sendiri di sepeda itu ada ukiran nya' UNTUK PRINCESS KESAYANGAN DADDY ELANG ( RHEYNA CANO ANGGARA ) ', sudah jelas kan ini milik siapa?" ketus Rendi
semua orang di sana tun terdiam, begitu juga dengan Anita dan Mila.Rendi pun menoleh ke Randi
"istri mu itu benar benar keterlaluan mas,ayo bun kita pulang"
Rendi pun mengangkat sepeda anaknya, dan menggandeng Elsa pulang. pak Rt hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan Anita dan Mila.
" kalian berdua itu bikin malu saja" kata seorang warga
" bener tu harus tanya dulu baik baik, kalau udah begini kan malu sendiri"
__ADS_1
para warga pun membubarkan diri. Sementara di rumahnya.
" kamu nggak ada yang luka kan bun?, mendingan kita bongkar aja identitas kita bun, bukan nya mau pamer tapi kelakuan mbak Lastri itu udah benar keterlaluan."
" belum saat nya yah, bunda masih bisa sabar kok,kita buka pelan pelan aja, kalau langsung kasih tau bisa bisa mbak Lastri pingsan yah".
**
pagi hari setelah sarapan Rendi pun sudah rapi mau kerja,
" bun hari ini ayah gajian nanti kamu ansur ya beli perlengkapan rumah"
" ok yah nanti aku minta temani mbak Radha aja kalau mau ke pasar"
" kamu jadi hari ini mau ajak mba Radha kerja sama"
" iya yah, masakan mbak Radha enak kok, kalau kita kasih uang cuma cuma, mbak Radha dan mas Dion pasti nggak mau, ya cuma ini jalan kita buat bantu saudara"
" makasih ya bunda udah mau bantu keluarga Ayah, ya udah ayah berangkat dulu" Elsa pun mencium tangan Rendi, kemudian ia pun tersenyum dan mencium kening sang istri.
Elsa pun masuk ke dalam rumah, dan melihat ibu mertua nya sedang sarapan dengan ke dua anaknya.
" suami kamu udah berangkat Sa" tanya bu Salma
" sudah bu, baru aja berangkat"
" bun uda sama adek mau ikut Eyang uti boleh" tanya Cano
" eyang uti itu kekebun mau panen, uda sama adek nggak boleh ganggu ya,adek juga jangan nakal ya, ntar kalau nakal..."
" Daddy cari anak baru" lirih Rheyna sambil cemberut..
Elsa dan bu Salma pun tertawa" adek kenapa takut banget Daddy punya anak baru? " tanya bu Salma
" nanti Daddy nggak sayang adek lagi uti," kata Rheyna sambil menunduk.
" adek liat bunda, " Rheyna pun menoleh ke arah sang bunda" adek nggak usah sedih, kalau pun nanti Daddy ada anak baru, adek sama abang tetap jadi kesayangan Daddy,jadi jangan nangis dan cemberut lagi ntar cantik nya ilang" bujuk Elsa saat melihat air mata sang putri.
Jam 10 Elsa pun sudah berada di kantor ANINDITA FASHION, ia pun sudah berada di ruangan nya, tak lama Rindi pun masuk.
" mbak Radha udah di bawah mbak"
" kamu antar kesini langsung aja Rin" kata Elsa sambil melihat laptopnya. tak lama ada yang ngetuk pintu ruangan Elsa.
" masuk"
rindi dan Radha pun masuk, Radha kaget saat melihat Elsa.
" El...sa..," lirih Radha
" hai mbak selamat datang di AF" kata Elsa sambil tersenyum.
" jadi ANINDITA FASHION itu kamu?" tanya Radha
" iya mbak, maaf ya kalau mbak kaget dengan semua ini"
Radha pun tersenyum" nggak masalah Sa,. wajar Rendi nyembunyi kan keberhasilan kalian pada kami keluarga nya, pasti karna mas Randi dan mbak Lastri"
" iya mbak, maka nya Rendi sembunyikan ini semua, mbak kan tau gimana sifatnya mbak Lastri, aku heran deh mbak kok bisa ya mas Randi berubah setelah menikah dengan mbak Lastri? tambah Rindi
" mbak juga nggak tau Rin, udah lah kita bahas itu di rumah aja"
" hehe aku kan penasaran mbak"
Elsa pun mengambil map berwarna merah,
" nah mbak ini silahkan mbak baca" kata Elsa, Radha pun mengambil map itu dan membacanya, kemudian ia pun melihat ke arah Elsa dan Rindi
" jadi kamu mau mbak yang bikin makan siang buat semua karyawan kamu yang kerja di sini?
" iya mbak semua karyawan aku ada 650 orang,apa mbak sanggup?, nanti isi makan mbak bikin seharga yang tertulis di kontrak itu,nah kalau untuk pembukaan nya senin depan, aku butuh 750 porsi cuma ini kita bikin prasmanan mbak, "
" Alhamdulillah makasih ya Sa kamu udah mau bsntu mbak"
" sama sama mbak, apa mbak ada Rekening?
" belum Sa, mas dion yang ada"
"ya sudah nanti mbak bisa buka rekening bank, biar aku gampang buat transfer uang ke mbak,
tiba tiba ponsel Elsa bunyi, ia pun memeriksa,
" Alhamdulillah gaji mas Rendi udah masuk, astaga ini serius" celoteh Elsa sendiri
" kenapa mbak?"tanya Rindi
" ini Rin gaji mas Rendi dari 15 juta jadi 25 juta," kata Elsa sambil menunjukkan sms banking di ponselnya.
__ADS_1
" apa?"