
#ISTRI_KECIL_MILIK_GANGSTER_KEJAM
Part 8
Kini Zara tengah tiduran di kamarnya, lantaran hari ini hari minggu. Dia, hanya menonton tv dan bermain ponsel. Berbeda dengan Zara, Albi kini tengah berada di balkon kamarnya. Sesekali dia mengumpat lantaran suara tv yang terlalu kencang.
Albi kini tengah merokok, sambil memandang langit yang terlihat mendung.
-------
Kini jam menunjukan pukul 20:12, dimana hujan deras mengguyur kota.
Albi kini tengah duduk di sofa dengan rokok di tangannya. Sesekali dia melihat Zara yang tengah menonton tv.
Seketika tubuh Zara menegang, ketika melihat bayangan seseorang di luar kaca kamarnya.
"K--kak," ucap Zara, gemetar.
"Kenapa?" tanya Albi.
"I--itu, tadi ada bayangan orang di luar kaca." ucapnya.
Albi yang merasa penasaran dengan apa yang di bilang Zara, seketika dia langsung melihat ke arah kaca kamarnya.
"Mana, gaada orang, mending sekarang lo tidur" ucap Albi, dan di balas anggukan oleh Zara.
Bohong, Albi memang melihat ada bayangan orang itu memang ada. Namun dirinya pura-pura tidak tau, karena takut membuat Zara panik.
"Apa, dia kembali." gumamnya.
-------
__ADS_1
Kini jam menunjukan pukul 12:00 malam, namun Albi masih belum memejamkan matanya. Dia melihat ke arah Zara yang tengah tidur di pelukannya.
"Prang!"
Suara kaca pecah, mengagetkan Albi, yang tengah mengusap kepala Zara. Dengan hati-hati, Albi melepaskan pelukannya dan beralih menghampiri kaca tersebut.
Dia melihat ada sebuah gumpalan kertas yang diisi dengan batu. Langsung saja, Albi mengambilnya dan membacanya.
"GUE, KEMBALI, TUNGGU PEMBALASAN GUE." isi surat tersebut.
"Oke, gue ikutin permainan lo." ucap Albi tersenyum menyeringai.
-----
Kira-kira siapa ya? ....
Masih banyak kejutan lainnya ....
Isinya teka-teki, semua.#
Tanpa di duga, Gea mendekat ke arah Albi dan langsung saja m*nci*m pipi Albi.
Zara yang melihat itupun langsung saja di buat marah oleh kelakuan Gea. Kesabarannya sudah habis, dirinya muak melihat kelakuan Gea. Dengan amarah yang memuncak, Zara langsung saja menjambak rambut milik Gea, hingga membuat gadis itu meringis kesakitan.
"Zar,"udah kasian Gea." ucap Angga, namun perkataanya sama sekali tidak di gubris oleh Zara.
"Zar, ayo, jangan nyerah." ucap Tio dan Difa bersamaan.
"Al, udah dong hentiin dramanya." ucap Angga pada Albi.
"Huh, oke." ucap Albi dan langsung saja menarik tangan Zara dari rambut Gea dan membawa gadis itu kepelukannya.
__ADS_1
"Hiks, jahat," ucap Zara.
"Gea, sepupu gue. Dia anaknya tante Mira adik kandung mamah." ucap Albi.
"What ....!" teriak Tio dan Difa.
"T--terus, kenapa aku ga pernah liat dia." ucap Zara.
"Karena dia baru pulang dari london." sahut Albi.
"Aduh, Zar, maafin gue ya, gue di suruh sama s* Albi buat manas-manasin lo." ucap Gea.
Zara melepaskan pelukannya dan berjalan ke arah Gea. " Gue, minta maaf, udah jambak lo." ucap Zara.
"Iya, gapapa, itu wajar karena lo marah dan cemburu." ucap Gea.
"S--siapa, yang cemburu." ucap Zara.
"Kalau lo ga cemburu, terus tadi apa lo jambak dia sampe segitunya." ucap Bayu dengan nada mengejek.
"Aduh, Gea, gue sama Difa minta maaf, karena udah nuduh lo yang engga-engga." ucap Tio.
"gapapa, santai aja kali." ucap Gea tertawa.
"Cie, ada yang cemburu." ucap Bella pada Zara.
Zara yang malu karena terus-terusan di ejek, dia langsung saja menghampiri Albi dan memeluknya.
"Cie, malu." ucap Albi, dan langsung saja di tertawakan oleh teman-temannya.
------
__ADS_1
Cie, kena prank ...
Bersambung......