Istri untuk putraku

Istri untuk putraku
episode empat


__ADS_3

Nadine pov


Setelah mandi dan beristirahat sebentar di kamar aku berjalan keluar kamarku dan menuju lantai bawah menemui mommy yang sudah menungguku.saat sudah tiba di meja makan,mommy langsung memberikan nampan kepadaku dan menyuruhku mengantarkannya ke kamar kak zein,,kakak kedua ku.


hari ini adalah jadwalku mengantar makanan ke kamar kak zein,mommy melakukan semua ini bukan tanpa alasan.mommy ingin aku kembali dekat pada kak zein seperti sebelum peristiwa itu terjadi.aku melangkahkan kaki ku masuk ke dalam lift dan menuju kamar kak zein yang berada di lantai atas.


Aku menekan handle pintu,dan mendapati pintu di kunci dari dalam.aku langsung tahu jika sudah seperti ini pasti ada yang terjadi sesuatu antara mommy dan kak zein.


Aku mengetuk pintu kamar kak zein dan memanggilny,setelah beberapa kali aku memanggil,aku mendengar suara kunci pintu dari dalam.aku membuka pintu dan masuk ke dalam kamar kak zein.aku melihat kak zein sudah berada di balkon kamarnya,duduk di atas kursi rodanya sembari menikmati pemandangan malam itu.aku meletakkan nampan yang ku bawa ke atas meja di samping kak zein.


"ini makan malam kak zein,kakak makan ya" ucapku padanya.kak zein sama sekali tidak memandangku tatapannya masih jauh memandang ke depan.


"kak zein mau nadine suapi" ucaku lagi mengambil piring dari atas nampan.kak zein pun memandangku dengan ekspresi datarnya,ekspresi yang biasa di tunjukkannya padaku setiap aku mengunjungi di sini.


Kak zein mengambil piring dari tanganku,dan memakan makanannya,aku masih terdiam di sisinya.


jujur aku sangat merindukan kak zein,dulu sebelum kak zein berubah seperti ini kak zein sangat care padaku,dia begitu menjagaku dari tatapan mata lelaki yang ingin menggodaku,dia selalu menemaniku kemanapun aku pergi,dan selalu mengabulkan semua keinginanku meskipun harus menanggung resiko di marahi mommy dan daddy.


Kak zein makan dengan lahap,dia meletakkan piring makannya yang telah kosong di atas meja.aku mengambil gelas yang sudah berisi air dan memberikannya padanya,kak zein menyaut gelas dan meminumnya sampai habis.sementara aku yang duduk bersimpuh di depannya tersenyum senang.


"aku sangat merindukan kakak" ucapku merebahkan kepalaku di atas pahanya.


air mataku lolos mengalir deras dari mataku,aku begitu merindukan sosok kak zein yang dulu,aku tak sanggup menahan laju air mataku,isak tangisku pecah membasahi selimut yang menutupi kedua paha kak zein.tangisanku makin pecah saat merasa tangan kak zein membelai kepalaku.ini pertama kalinya setelah lima tahun,kak zeinku sudah berubah.dia sudah kembali,teriakku dalam hati.


Tangisanku berhenti saat mendengar suara mobil memasuki mansion,aku mendongak melihat wajah kak zein yang menatap ku.aku menyeka air mataku dan berdiri melihat ke bawah.siapa yang datang malam-malam begini kerumah pikirku.aku terlonjak kaget melihat sosok yang keluar dari dalam mobil.


paman bernard beserta istri dan anak tunggalnya.


mau apa mereka kemari.batinku kesal.aku kembali memandang kak zein.


aku berjongkok di depan kak zein menyentuh tangannya.

__ADS_1


"kak zein istirahat ya..nadine harus kembali ke bawah,ada paman bernard" ucapku pamit.


dengan tergesa aku keluar dari kamar kak zein dan menuju lantai bawah dengan menggunakan lift.pikiranku berkecamuk hebat.mau apa manusia laknat seperti mereka datang lagi kerumah ini.setelah lima tahun lalu mereka berhasil mengacaukan pikiran kak zein dan membuat kak zein seperti mayat hidup seperti sekarang ini.


Aku melihat mommy dan daddy sudah duduk berhadapan dengan mereka di ruang tamu.aku melihat pelayan yang membawa minuman keluar dari dapur.


"bik" panggilku.


"iya nona"


"biar aku yang antar..kamu kembali saja ke dapur"


ucapku lalu mengambil alih nampan dari tangannya.


aku berjalan membawa nampan menuju ruang depan,mommy yang melihat aku muncul membawa nampan terlonjak kaget.aku tersenyum menatap mommy dan mengedipkan sebelah mataku pada mommy.


Aku meletakkan nampan di atas meja,dan menghidangkan cangkir teh di hadapan mereka masing-masing.


"nadine jaga bicara mu..mereka keluargamu juga" ucap daddy tegas.


aku memeluk nampan dan menoleh ke arah daddy sekilas.


"bukan keluarga namanya dad..yang tega menghancurkan kehidupan keluarganya sendiri" ucapku telak membuat ketiga manusia di depanku terkejut.


"nadine..jaga bicaramu nak" ucap mommy lembut.


mommy tahu jika saat ini aku sedang meluapkan emosiku.


"buat apa mereka kemari dad,,kalau tidak punya rencana busuk"ucapku lagi.


lagi-lagi mereka terkejut mendengar ucapanku.aku bisa melihat tatapan kemarahan dari tiga manusia di depanku.oo bukan..mereka bukan manusia lebih tepatnya mereka adalah iblis.ya itulah julukanku pada mereka.

__ADS_1


"aku tahu apa maksud tujuan kalian kemari..tapi maaf aku tidak bisa menerima mu bekerja di perusahaanku" ucap daddy bersuara.


"ooo jadi ini maksud kedatangan kalian kemari ya..mau menguasai perusahaan daddyku..enak saja kalian,dasar benalu..tidak tahu malu" makiku kesal.


"nadine...jaga bicara mu" teriak mommy berdiri dan mencekal sebelah tanganku.


"biar mom...aku belum puas memaki mereka,apa mommy lupa apa yang udah mereka lakukan pada kak zein" ucapku marah dan menepis tangan mommy.


aku memeluk mommy yang terdiam terpaku di sampingku.


"maafin nadine mom" ucapku menangis di pelukan mommy.mommy menepuk pelan punggungku.aku menghapus jejak air mataku yang tertinggal,melerai pelukanku pada mommy.


Suara pecahan gelas terdengar begitu nyaring di ruangan ini.kami yang berada di ruangan depan saat ini sontak menoleh ke arah sumber suara dan terkejut melihat ke arah pandang kami.kak zein berada di sana tidak jauh dari kami.aku berjalan mendekati kak zein.


"kenapa kakak turun..apa kakak perlu sesuatu?" tanya ku memegang kursi roda kak zein.kak zein hanya menggeleng.


"segera pergi dari sini" ucap kak zein.sontak kami terkejut mendengar kak zein bersuara.


hanya keheningan yang terjadi,tidak ada satu pun dari kami yang bersuara.aku dan mommy menangis terharu melihat kak zein berada di antara kami,papa terisak dalam tangisnya sambil menutup kedua wajahnya.


"mom..suruh mereka segera pergi" ucap kak zein kemudian berlalu meninggalkan kami.


"kalian sudah mendapatkan jawabannya kan..aku mohon pergilah dari sini,jangan ganggu keluarga kami lagi" ucap daddy dengan suara seraknya dan berlalu masuk ke dalam.


Kini hanya tinggal mommy dan aku yang berada di sini bersama tiga iblis di depanku yang masih terdiam.


"apa kalian tidak mendengar apa yang baru saja daddy ku katakan" ucapku kesal.


mereka bertiga berdiri dan memandangku penuh kebencian,berlalu tanpa suara meninggalkan mansion.


Tbc

__ADS_1


__ADS_2