Istri untuk putraku

Istri untuk putraku
episode delapan


__ADS_3

Author Pov


Sore harinya setelah acara pengukuhan zein sebagai CEO baru,tuan Brian langsung menuju rumah sakit untuk melihat kondisi putranya.Mengetahui kondisi zein baik-baik saja tuan brian bernafas lega.Di depan istri dan anak-anaknya dia menyalahkan dirinya atas insiden yang terjadi pada zein,seharusnya dia tidak membawa zein ke hadapan publik mengingat kondisi psikologis zein yang belum sembuh seratus persen.


"maafkan daddy zein,,semestinya daddy mendengarkan omongan mu waktu itu" ucap tuan brian menyesal.


"aku baik-baik saja daddy..besok aku akan pulang" balas zein


"tidak nak..kau harus di rawat beberapa hari lagi di sini" ujar megha tidak mengizinkan.


" aku baik-baik saja mom,aku hanya pingsan.besok aku akan tetap pulang" ujar zein menutup matanya.


"tuan dan nyonya sebaiknya segera pulang,biar aku yang menjaga tuan muda di sini" ucap malik yang baru saja masuk ke dalam kamar.


"kak malik benar mom..kita pulang saja ya,,besok kita datang lagi menjemput kak zein" ujar nadine membenarkan perkataan malik.


"tidak perlu menjemputku,aku akan pulang bersama malik besok" sela zein dengan matanya yang masih terpejam.


"baiklah kalo begitu..kami pulang dulu ya,," ucap megha mencium kening zein.


"malik..saya titip zein,jika ada hal yang penting segera hubungi kami" ucap megha menatap malik.


"baik nyonya" jawab malik membungkukkan badannya.


Tuan brian dan nyonya megha beserta nadine beranjak pergi meninggalkan kamar rawat zein.


Setelah mengetahui keluarganya sudah keluar dari dalam kamar,zein membuka matanya,dan beranjak duduk menyandarkan tubuhnya di tempat tidur.

__ADS_1


"bagaimana tadi..apa ada masalah karena ketidak hadiranku di sana" tanya zein pada malik yang sedang memeriksa beberapa dokumen.


"semuanya baik-baik saja..berjalan lancar meski kau tidak ada"


"syukurlah kalau begitu,,aku khawatir membuat daddy malu" ucap zein lega.


"tuan...ada balasan email dari tuan johnson..apa kau mau melihatnya?" ucap malik memberi tahu.


"ya..bawa kemari laptop ku" perintah zein pada malik.


Malik pun berjalan membawa laptop dan memberikannya pada zein.


Zein menatap laptopnya dengan serius,tangannya menari lincah di atas tuts keyboar mengetikkan balasan pada tuan johnson.


"Malik..besok buatkan kontrak kerjasama dengan tuan johnson,,kita memenangkan tender itu" ucap zein menutup laptopnya.


"wahhhh...akhirnya kita berhasil memenangkan tender itu ya..aku sangat senang tuan" jawab malik sumringah.


"itu sudah menjadi tugas saya tuan" malik menjawab lugas.


"sebaiknya tuan istirahat..saya akan langsung membuat draft kontrak kerja sama itu" ucap malik lagi,berjalan membawa laptop menuju sofa.


"baik lah..." balas zein lalu berbaring di tempat tidur.


*********************


Sementara itu di dalam mobil tuan brian yang melaju membelah jalanan sore saat itu,tak ada obrolan yang terjadi di antara mereka.tuan brian fokus mengemudi mobil,nyonya megha melihat jalanan di depannya.

__ADS_1


"mom" panggil nadine dari kursi belakang.


"hmmm"


"apa mommy sudah memikirkan ide ku itu ?" ucap nadine memajukan tubuhnya mendekat pada megha.


"ide...ide apa maksudmu?" ucap megha bingung.


"itu lho mom..soal pernikahan kak zein" nadine mengingatkan megha soal omongannya lima bulan lalu.


"mommy belum berani bicara hal itu pada zein..mommy takut dia marah" ucap megha menanggapi perkataan nadine.


"biar nadine aja yang ngomong ke kak zein" ucap nadine semangat.


"mommy tidak setuju..jika waktu nya sudah tepat mommy akan bicara kan hal ini pada kakak mu"


Nadine tidak berani menyela ataupun membantah ucapan meghan.nadine kembali menyandarkan tubuhnya ke sandaran kursi.


"mommy jangan lupa ya besok lusa datang ke kampus" nadine berkata mengingatkan.


"iya..mommy gak lupa kok,,tadi dosen kamu pak smith juga sudah memberitahu"


"daddy juga datang kan?" tanya nadine beralih bertanya pada brian.


"mommy kamu saja..daddy lagi banyak kerjaan harus bantuin kakak mu urus perusahaan" balas daddy memberi alasan yang sudah nadine duga.


Nadine mengerucutkan bibirnya dengan alasan brian.

__ADS_1


coba saja jika kak michael masih ada,dengan senang hati menemani nadine dalam acara tahunan kampusnya.berharap pada kak zein juga percuma mustahil kak zein mau menghadiri acara seperti itu itu yang melibatkan banyak orang.sedangkan acara tadi saja kak zein berakhir di rumah sakit.


tbc


__ADS_2