Istri untuk putraku

Istri untuk putraku
episode enam


__ADS_3

Mommy dan aku masih berdiri mematung setelah kepergian paman bernard dan keluarganya,apa yang terjadi barusan sungguh di luar perkiraan.kami sama sekali tidak menduga kak zein hadir di tengah kami.aku dan mommy memiliki pikiran yang sama kami berjalan menaiki lift menuju kamar kak zein.saat kami tiba di kamar kak zein,aku dan mommy melihat sudah ada daddy di sana duduk berhadapan dengan kak zein,aku dan mommy masuk ke dalam kamar kak zein,duduk bersebelahan dengan daddy.


"sayang..terima kasih kau mengabulkan permintaan mommy" ucap mommy haru.


"iya kak..nadine senang banget hari ini lihat kakak" ucap nadine ikut menimpali.


"kamu tidak perlu ke kantor jika belum merasa nyaman..daddy akan suruh malik membantu kamu" daddy ikut juga bersuara.


"maafkan aku yang sudah merepotkan dan menjadi beban buat kalian" kak zein berbicara datar.kepalanya tertunduk ke bawah.


" tidak nak..kau tidak pernah menjadi beban buat kami" ucap daddy terharu memeluk kak zein.


aku dan ibu menangis terharu melihat kak zein dan daddy berpelukan.kehangatan keluarga yang dulu hilang kini sudah kembali lagi.kak zein ku sudah kembali lagi..ucapku dalam hati.


Setelah keluar dari kamar kak zein..aku,mommy dan daddy kembali ke bawah menuju ruang makan,karena sejak tadi kami belum makan malam akibat dari kedatangan paman bernard dan keluarganya.


"senang ya mom..akhirnya kita bisa seperti dulu lagi" celetukku di sela menikmati makan malam.

__ADS_1


"besok daddy akan suruh malik kemari,hanya dia yang daddy percaya untuk membantu zein mengurus perusahaan" timpal daddy berkata.


"alhamdulillah..satu masalah kita terselesaikan..mommy juga akan kembali membantu daddy seperti dulu" ucap mommy ikut ambil bagian.


"nah sekarang tinggal urusan kak zein mom" ucap ku berbisik sembari melihat ke atas.


"apa maksudmu nadine? jangan berpikir yang aneh2" ucap papa menatapku.


"dengerin dulu dad rencana nadine ini" ucapnya berbisik lagi.


"ntar kalo kak zein udah semakin baik..sebaiknya mommy dan daddy cariin jodoh buat kak zein" ucapku semangat.


daddy menjatuhkan sendok makannya karena terkejut mendengar perkataanku,begitu juga dengan mommy yang terbatuk saat sedang minum.


"kamu sudah gila apa?ada-ada pemikiran kamu" sela daddy mulai emosi.


"tenang dulu dad..jangan emosi" ucapku menenangkan mommy dan daddy.

__ADS_1


"sekarang coba mommy dan daddy pikir,usia kak zein sudah menginjak 27 tahun,apa mommy mau kak zein membujang sampai akhir hidupnya"


daddy dan mommy saling berpandangan mendengar perkataanku,lalu menatapku lagi.


"benerkan apa yang nadine katakan?" ucapku lagi meyakinkan.


"kenapa mommy gak mikir sampai ke situ ya dad" ucap mommy menoleh pada daddy.


"apa yang di bilang nadine ada benernya mom..daddy juga mau kalo zein menikah dan punya anak" ucap daddy ikut membenarkan.


"tapi gak bisa buru-buru juga dad..kak zein harus mendapatkan wanita yang pantas untuknya yang bisa menerima keadaan kak zein sekarang ini" ucapku lagi.


daddy dan mommy mengangguk menyetujui perkataanku.


"masalah ini kita bicarakan lagi nanti..kita tunggu zein menjadi lebih baik,,pelan-pelan mommy akan mencari wanita yang pantas untuk zein" ucap mommy menutup obrolan kami.


Makan malam pun selesai,setelahnya kami kembali ke kamar kami masing-masing dan beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2