Jalan Kehidupan(Istri CEO)

Jalan Kehidupan(Istri CEO)
episode 13


__ADS_3

setelah lama berfikir Raka akhirnya menentukan pilihan lagunya yaitu pemilik hati


" sayang aku mau kamu nyanyiin lagu pemilik hati" Raka


" kan aku udah tau pemilik hati kamu yank" gombal Rahma


" yang aku beneran ya mau aku maafin gak" Raka


" iya-iya yang ini aku mau nyanyiin tapi habis itu tidur ya karena udah malem" Rahma


" siap bos ku🥰" Raka


"Lihat ku disini


Kau buat ku menangis


Tak ingin menyerah


Tapi tak menyerah


Mencoba lupakan


Tapi ku bertahan


Kau terindah


Kan selalu terindah


Aku bisa apa


Tuk memilikimu


Kau terindah


Kan selalu terindah


Harus bagaimana


Ku mengungkapkannya


Kau pemilik hatiku


Mungkin lewat mimpi

__ADS_1


Ku bisa tuk memberi


Ku ingin bahagia


Tapi tak bahagia


Ku ingin dicinta


Tapi tak dicinta


Ooh


Kau terindah


Kan selalu terindah


Aku bisa apa


Tuk memilikimu


Kau terindah


Kan selalu terindah


Harus bagaimana


Ku mengungkapkannya


Kau pemilik hatiku


Kau terindah


Kan selalu terindah


Aku bisa apa


Tuk memilikimu


Kau terindah


Kan selalu terindah


Harus bagaimana

__ADS_1


Ku mengungkapkannya


AHaa AHaa Haa


Kau pemilik hatiku


Kau pemilik hati


Kau pemilik hati


Kau pemilik hatiku"


Rahma bernyanyi dengan suaranya yang sangat merdu hingga membuat Raka tersentuh hatinya dan berjanji gak akan meninggal kan Rahma apa pun yang terjadi.


" sayang kamu udah tidur" Rahma


tapi tidak ada jawaban dari Raka tetapi terdengar dengkuran halus dari sebrang sana dan Rahma berfikir kekasih hatinya itu udah terlelap dalam mimpinya dan ia segera memutuskan sambungan telpon nya dan segera terlelap menuju alam mimpinya.


pov selesai


keesokan harinya mereka semua sudah terlebih dahulu berkumpul untuk sarapan pagi dan mereka masih menunggu 1 orang yaitu Rahma karena dari tadi dia gak muncul-muncul dan hal tersebut membuat sang adik merajuk karena ia sudah lapar sejak tadi tapi sang kakak gak muncul-muncul juga.


setelah beberapa menit kemudian Rahma baru duduk di kursinya dan mendapat tatapan tajam dari sang adik.


" kamu kenapa tuh mata mau keluar" Rahma


" kakak itu ya kita udah nungguin hampir setengah jam dan kakak datang-datang kayak gak punya dosa aja" jawab Andini dengan bibir cemberut


" maaf adik ku sayang itu tadi malam kakak tidurnya kemalaman jadi bangunnya kesiangan" jelas Rahma


" tapi aku udah laper banget kak" Andini


" ya udah kamu buruan sarapan jangan ngomong lagi nanti gak jadi sarapan kalau kita berdebat terus" Rahma


" dan satu hal lagi kalau aku kakak gak turun-turun kamu sama yang lainya boleh sarapan dulu jangan nungguin kakak" kata Rahma


" tapi kak itu kan udah dari dulu peraturan nya kita satu keluarga harus makan bersama-sama" Andini


" udah kamu itu bantah terus ucapan kakak" Rahma


" jelasin dulu kalau gak aku gak mau makan" Andini


" gini adikku sayang kakak gak mau buat kamu dan yang lainnya kelaparan karena kakak gak bisa pastikan bisa bangun pagi terus karena pekerjaan kakak akhir-akhir ini sangat banyak" jelas Rahma

__ADS_1


" maaf ya kak karena kakak harus bekerja keras demi kita semua dan aku belum bisa bantuin kakak dan malah tambah merepotkan saja" Andini


" kamu ini bicara apa sih itu udah jadi tanggung jawab kakak karena kamu adalah harta kakak yang paling berharga" jawab Rahma


__ADS_2