Jalan Kehidupan(Istri CEO)

Jalan Kehidupan(Istri CEO)
episode 32


__ADS_3

.bantu buat vote, komen dan like ya supaya author lebih semangat update nya dan like sebanyak-banyaknya biar update nya lebih banyak lagi per episode nya dan makasih buat yang sudah memberikan support pada author terima kasih 🥰🥰🥰🥰


" aduh-aduh pengantin baru jam segini baru bangun tidur ya " goda Mita


" eh eh iya " jawab Sofia gugup dengan pipi yang bersemu merah.


" udah Napa jangan goda istri gue ntar Klian juga rasain sendiri" ucap Riko


" cielah udah dibilang istri sekarang" sahut Rahma


" ya emang kan" jawab Riko sambil menaik turun kan alisnya


" udah-udah kalian gak mau sarapan nie" ucap Raka


" ya sarapan lah kita tuh butuh tenaga ekstra tau gak kan semalem udah ke kuras abis" jawab Riko dengan tampang polosnya


" yank kamu itu ya" Sofia sambil mencubit pinggang Riko


" la kan emang bener " jawab Riko santai

__ADS_1


" udah-udah tuh kasian Sofia muka nya udah kayak kepiting rebus aja gak kasian apa nahan malu dari tadi" bela Rahma


" bener tuh yang sahabat gue cuma elo" sambil berlari memeluk Rahma


" udah sana pada sarapan gue sama Mita mau ke mall" jawab Rahma


" dan kalian berdua pergi urus semua kepindahan kita" lanjut Rahma pada Raka dan Panji


setelah itu Rahma dan Mita pergi ke mall buat beli semua perlengkapan buat orang-orang yang akan ditinggalkan di Semarang sekaligus buat beli stok bahan makanan sedangkan Raka dan Panji mengurus alat transportasi yang akan digunakan mereka dan memang semua teman-teman Raka sudah membeli rumah yang ada di perumahan dekat dengan rumah Rahma.


setelah semua selesai Rahma kembali kerumah nya sendiri yang ada di Semarang dan sudah memberi tahu dulu kepada Sofia bahwa mereka langsung pulang. Andini juga langsung pulang serta teman-teman nya pulang kerumah masing-masing karena memang besok mereka akan pergi ke Jakarta dan memang mereka masuk kuliah tadi hanya untuk mengurus surat kepindahan dan berpamitan pada teman-teman mereka sedangkan sang kekasih mereka hanya mengantar kan kecuali Raihan yang juga mengurus surat kepindahan dan sekaligus berpamitan dengan teman-teman nya yang ada di Semarang.


" kak beneran kita pindah Jakarta lagi?" tanya Andini yang masih belum percaya


" iya dek kan juga udah diurus semua sama Raka dan Panji" jawab Rahma


" tapi gimana bibi dan suaminya? tanya Andini


dan memang setelah beberapa bulan Rahma disana bibi yang menjaga rumah nya dulu menikah dengan salah satu tetangganya.

__ADS_1


" ya kalau mau ikut ya gak apa-apa" jawab Rahma


" emang Kaka belum kasih tau mereka" Andini


" belum" Rahma


"kamu panggil mereka gih" lanjut Rahma


" ok siap" Andini


setelah itu Andini memanggil bibi dan suaminya untuk menemui Rahma yang ada di ruang tamu.


sampai disana dilihatnya Rahma sedang sibuk dengan ponselnya.


" kak ini bibi sama paman" ucap Andini membuyarkan fokus Rahma


" oh iya silahkan duduk bik paman" ucap Rahma


" iya non" ucap bibi dan paman hanya mengikuti nya saja.

__ADS_1


dan setelah itu Rahma menjelaskan bahwa mereka akan pindah ke Jakarta dan bila bibi dan paman berkenan maka beliau bisa ikut tetapi mereka bilang bahwa mereka gak bisa meninggal kan Semarang karena memang paman masih punya keluarga disini. maka dari itu Rahma meminta mereka menjaga rumah dan sesekali menengok toko kue mereka walaupun Rahma udah ada orang kepercayaan nya.


__ADS_2