
" kamu itu bisa-bisanya masih bisa gombal nya" ucap Raka sambil mencubit hidung Rahma
" sayang sakit" Rahma dengan nada manja nya
" mana yang sakit" tanya Raka karena Rahma memang jarang sekali manja padanya.
" ini yank" Rahma sambil menunjuk bintik-bintik yang masih kelihatan hitam
" makanya kalau makan itu dilihat dulu bukan langsung dimakan aja yang ada" omel Raka
" iya maaf" Rahma
" Hem Hem" deheman orang tua Raka dan hal tersebut membuat Rahma malu dan menjadikan wajahnya semakin merah walaupun malu tetapi Rahma langsung menegur sapa orang tua Raka karena udah dianggap sebagai orang tuanya sendiri dan menerima keadaan Rahma yang memang sudah yatim piatu.
"assalamualaikum pak bu" sambil menyalami kedua orang tua Raka
" walaikumsalam salam nak, gimana keadaan kamu sekarang" tanya ibu
" udah mendingan kok Bu" jawab Rahma dengan senyum manisnya
" ya udah kamu Istirahat lagi ya dan kamu Raka jangan ngomel-ngomel lagi kasihan Rahma biarkan istirahat" ibu Raka
" sebenarnya anaknya siapa sih yang dimarahi kok aku" gunam Raka
" ibu masih denger ya" ucap ibu dengan sinis
__ADS_1
" maaf Bu" Raka
" jaga baik-baik calon mantu ibu" perintah ibu
" iya Bu tanpa disuruh aku juga bakalan jagain kok" Raka
setelah itu Raka menyuruh mereka semua kembali ke rumah dan membiarkan dirinya sendiri yang menjaga sang kekasih.
" yank kamu kok bisa sih gak tau kalau dalam makanan itu ada udangnya? tanya Raka saat keluarga mereka udah pada pulang
" aku gak tau yank soalnya masakan nya enak banget jadi gak kerasa deh" jawab Rahma dengan cengirannya
"mulai sekarang kamu gak boleh makan masakan orang luar" tegas Raka
dan melihat hal tersebut Raka langsung naik ke sebelah ranjang Rahma dan memeluknya dari belakang karena setelah mengatakan itu Rahma langsung memunggunginya.
" maaf yank aku gak akan berkata tinggi lagi"ucap Raka dengan nada sedihnya
" gak ko yank memang aku yang salah kok" Rahma
"gimana masih sakit gak?" tanya Raka
" udah gak kok kan ada kamu yang bisa mengobati nya" Rahma
setelah Raka mau turun dari ranjang tapi di cegah oleh Rahma
__ADS_1
" mau kemana yank" tanya Rahma
" mau turun yank agar kamu bisa tidur dengan nyaman yank aku akan tidur di sofa aja" Raka
" kamu tidur disini aja temenin aku ya" Rahma
" tapi nanti kamu kesempitan" Raka
" gak yank gpp aku gak bisa tidur kalau gak ada orang samping aku jika sedang sakit" jelas Rahma
tanpa pikir panjang Raka langsung kembali memeluk Rahma dan mereka tidur dengan lelapnya.
dan pada tengah malam Rahma tiba-tiba terbangun dan mengingat orang tuanya dan tak bisa lagi menahan diri untuk menangis.
Rahma menangis dalam diam dan seseguka nya membuat Raka terbangun dari tidurnya dan hal tersebut membuat nya terkejut karena melihat kekasihnya menangis sendiri tanpa pikir panjang Raka langsung mengeraykan pelukannya dan hal tersebut membuat Rahma terkejut apakah kekasihnya itu tau bahwa dirinya menangis dalam diam.
dan setelah Rahma mulai tenang Raka berkata
" kamu kenapa yank kok nangis" tanya Raka
" aku cuma ke inget orang tua aku yank"Rahma
"udah kamu jangan sedih lagi aku gak mau ya kamu sedih terus dan satu lagi jika mau ingin menangis aku akan selalu ada di samping kamu" jelas Raka
setelah itu mereka tertidur hingga pagi hari.
__ADS_1