Jalan Kehidupan(Istri CEO)

Jalan Kehidupan(Istri CEO)
episode 14


__ADS_3

" kakak aku sayang kaka" Andini sambil memeluk sang kakak dan menangis


" udah jangan di fikirkan kamu gak mau tuh di lihatin cowok kamu" tanya Rahma sambil menunjuk Raihan yang sedang senyam-senyum memperhatikan sang kekasih yang lagi mellow


" gak ngapain malu biar dia tau sifat aku yang sebenarnya"Andini


" kamu itu gak bisa apa jaim dikit" Rahma


" gak bisalah🤪" Andini


" Hem Hem Hem" suara batuk dari Sofia


" ada apa sof" tanya Rahma


" apa kalian akan melanjutkan drama kalian dan membiarkan kita semua mati kelaparan" jawab Sofia ketus dan membuat yang lainya tertawa


" maaf ya ya udah Yo kita semua sarapan "Rahma


dan setelah itu mereka semua sarapan bersama dan setelah sarapan mereka menuju ruang keluarga karena memang Rahma dan Mita akan ke tempat pembangunan agak siangan karena pembangunan tinggal sedikit dan kemungkinan besok toko roti itu akan jadi


" kakak gak ke tempat proyek" tanya Andini


" nanti agak siangan" Rahma


" aku boleh ikut kak" tanya Andini


" kamu sama Santi dan Raihan pergi beli bahan buat keperluan toko dan alat-alat untuk dapur aja karena kemungkinan besok udah jadi dan bisa ditempati" jelas Rahma


" siap kak" Andini


dan setelah perbincangan itu mereka menonton film luar dan tak terasa jam sudah menunjukkan 10 pagi dan hal tersebut membuat Rahma dan Mita harus pergi menuju tempat proyek.


sedangkan Siti sama Sofia tadi pagi setelah sarapan mereka pergi bekerja.

__ADS_1


dan setelah Rahma dan Mita pergi, Andini and the gank pergi ke mall untuk membeli keperluan untuk toko roti mereka. dan dalam mobil Rahma dan Mita, Rahma menyetel salah satu lagu Didi kempot.


,


Wes samestine ati iki nelongso


Wong seng tak tresnani mblenjani janji


Opo ora eling naliko semono


Kebak kembang wangi jeroning dodo


Kepiye meneh iki pancen nasib ku


Kudu nandang loro koyo mengkene


Remuk ati iki yen eling janjine


Ora ngiro jebul lamis wae


Dek opo salah awakku iki


Opo mergo kahanan uripku iki


Mlarat bondo seje karo uripmu


Aku nelongso mergo ke bacut tresno


Ora ngiro saikine cidro


Wes samestine ati iki nelongso


Wong seng tak tresnani mblenjani janji

__ADS_1


Opo ora eling naliko semono


Kebak kembang wangi jeroning dodo


Kepiye maneh iki pancen nasib ku


Kudu nandang loro koyo mengene


Remuk ati iki yen eling janjine


Ora ngiro jebul lamis wae


Dek opo salah awakku iki


Kowe nganti tego mbleni janji


Opo mergo kahanan uripku iki


Mlarat bondo seje karo urip ku


Aku nelongso mergo ke bacut tresno


Ora ngiro saikine cidro


Ora ngiro saikine cidro


dan setelah lagu itu selesai tanpa mereka sadari mereka sudah sampai di tempat proyek dan langsung survei lokasi dan ternyata pembangunan udah tinggal cat depan dan merapikan bagian belakang lainnya udah ok. jadi kemungkinan besok Rahma tinggal memberi konsep toko roti dan menata tempat-tempat untuk para tamu dan lain sebagainya. setelah beberapa saat ada yang menghampiri mereka.dan ternyata orang itu adalah kepala proyek.


" eh mbak Rahma udah lama mbak" tanya kepala proyek


" assalamualaikum barusan kok pak" jawab Rahma


" walaikumsalam maaf mbak bapak lupa" kepala proyek dengan wajah yang sedih karena merasa tidak menghormati atasannya

__ADS_1


__ADS_2