
setelah beberapa bulan ibu Rahma dan Andini kondisinya semakin buruk dan harus terbaring dirumah sakit. dan hari ini Rahma dan Andini berada dirumah sakit untuk menjaga ibu mereka karena mereka libur kuliah dan bekerja walaupun Rahma harus bekerja di beberapa tempat dan Andini hanya 1 tempat karena Andini hanya bisa bekerja setelah pulang sekolah sedangkan Rahma harus pandai2 membagi waktunya untuk bekerja dibeberapa tempat. saat Rahma dan Andini sedang berbincang ibunya sadar dan berkata:
ibu: Rahma Andini kalian harus hidup rukun dan saling menjaga ya dan jangan saling bertengkar dan harus saling menjaga satu sama lain (ucapnya sambil terbata)
Rahma: ibu ini ngomong apa sih kita berdua memang harus saling menjaga dan saling menguatkan dan ibu harus cepet sembuh (ucapnya sambil menangis)
Andini: iya ibu harus cepat sembuh dan kita bisa berkumpul kembali ya bu( ucapnya sambil memegang tangan ibunya)
ibu: waktu ibu udah gak lama lagi dan sekarang ibu minta kalian jangan saling bertengkar dan harus saling menjaga ya dan kejarlah cita-cita kalian sampai kalian bisa menjadi wanita yang sukses ya ( ucapnya sambil tersenyum) dan setelah berucap itu ibunya mulai terpejam rapat dan seketika Rahma dan Andini menangis sejadi-jadinya dan setelah itu para dokter dan suster datang untuk mengeceknya dan ternyata ibunya telah berpulang kepada Allah SWT. Rahma dan Andini menangis sejadi-jadinya. dan beberapa saat kemudian para sahabatnya datang dan mencoba untuk menenangkan sahabatnya. tak berselang lama ibu Rahma dan Andini menghembuskan nafas terakhir nya dengan senyuman diwajahnya. setelah kepergian ibunya yang secara mendadak Rahma dan Andini sangat terpukul dan untung saja mereka mempunyai sahabat yang baik seperti Sofia dan Siti yang selalu menemani dan menyemangati mereka berdua.
__ADS_1
hingga beberapa bulan kemudian Rahma dan Andini memutus kan untuk pindah ke kota Semarang tempat tinggal nenek mereka. walaupun mereka tidak memiliki keluarga lagi disana karena nenek serta kakek hanya memiliki 1 anak yaitu ibu mereka. tapi disana mereka masih memiliki toko roti dan rumah peninggalan nenek mereka. jadi mereka memutus kan untuk pindah ke sana.
" Dek gimana kalau kita pindah ke Semarang aja soalnya disana masih ada rumah sama toko kue peninggalan nenek" ucap Rahma
" mbk aku ikut kemana pun mbak pergi jadi aku setuju-setuju aja mbak" jawab Andini
" ya udah sekarang mbak mau siap-siap kamu juga siap-siap karena besok pagi kita berangkat ke sana" ucap Rahma
" kita kan berangkat nya sekitar jam 10 paginya kita suruh mereka datang aja ke rumah ini sekalian mbak mau minta bantuan mereka untuk mengurus rumah ini atau di kontrakan saja" jelas Rahma
__ADS_1
" emang mau mereka mbak" tanya Andini
" mungkin aja mau kita coba aja dulu, dan ruangan tempat boneka kamu tolong kamu tulisan dilarang masuk atau kamu kunci karena mbak gak mau kalau mereka sampai ketakutan melihat kamar itu" pinta Rahma
" tapi mbak aku mau bawa mereka semua" ucap Andini memelas
" tidak kamu hanya membawa Serly saja dan lainnya ditinggal kan kita juga bisa mengunjungi mereka kapan pun waktu luang kita kan jadi jangan membantah" tegas Rahma
" baiklah kak " jawab Andini dengan nada lemas
__ADS_1
Andini tau kalau kakaknya tidak suka dibantah dan gak ada kata penolakan dari lawan bicaranya.