
" kak kayaknya Andini udah tidur itu" ucap Santi
"iya karena udah gak kedenger tangisan cuma Isak kan nya yang masih sesekali kita dengar" Mita
setelah itu Mita menidurkan Andini dan dia berpindah di samping ranjang sahabat nya.
" oh ya rai, kamu hubungi Kaka sepupu kamu beritahu keadaan Rahma sekarang karena gimana pun dia berhak tau gimana kondisi kekasih nya" pinta mita
setelah itu Raihan menghubungi Raka. dilain tempat Tut tut tut suara dering teleponraka berbunyi dan ternyata itu telpon dari Raihan tanpa pikir panjang Raka langsung mengangkat nya karena tau pasti ada hal penting yang akan disampaikan sang sepupu karena Raihan tipe orang yang gak akan telpon jika tidak ada hal penting yang ingin disampaikan nya.
" assalamualaikum han ada apa?" tanya Raka langsung
" gini bang, Abang kesini ya soalnya mbk Rahma masuk rumah sakit" pinta Raihan
" apa kok bisa kan Abang udah pesen sama kamu jagain calon istri Abang kenapa bisa sampai masuk rumah sakit?" marah Raka
" alergi mbk Rahma kambuh bang" jelas Raihan
" kok bisa?" tanya Raka
" udah Abang kesini aja nanti aku jelasin" Raihan
__ADS_1
" ya udah abang akan segera ke sana" Raka
" assalamualaikum bang" Raihan
" walaikumsalam" Raka
setelah sambungan terputus Raka segera menghubungi asisten nya.
" assalamualaikum Bob" Raka
" walaikumsalam bos ada apa" tanya Boby
" kamu pesan kan tiket ke Jakarta sekarang juga" Raka
" Rahma masuk rumah sakit Bob" ucap Raka dengan nada sendunya
" kok bisa bos " bibi yang ikutan panik juga
" alergi nya kumat Bob" Raka
" ok aku pesankan sekarang assalamualaikum" Boby
__ADS_1
" walaikumsalam" Raka
memang Raka dan Boby tidak akan menyembunyikan rahasia apa pun karena sudah janji mereka dari dulu.
setelah itu Raka pulang kerumah nya dan memberi tau tentang itu pada kedua orang tuanya karena Rahma memang sudah dekat dengan kedua orang tua Raka dan kedua orang tua Raka menganggap Rahma seperti putri mereka sendiri. mendengar hal tersebut kedua orang tua Raka juga ingin ikut melihat keadaan calon menantu mereka dan hal tersebut membuat Raka kembali menghubungi Boby agar menambah pesanan tiket mereka. karena walaupun mereka orang kaya tapi mereka tidak mau di istimewa kan dan memilih hidup sebagai orang sederhana.
sesampainya di Jakarta Raka langsung pergi menuju rumah sakit karena penerbangan mereka memang sudah sangat larut malam jadinya mereka sampai disana pas pagi hari.
tiba di rumah sakit Raka langsung menuju ruangan sang kekasih hati.
" assalamualaikum" Raka
" walaikumsalam" ucap Mita Santi Andini Raihan dan Rahma yang sudah sadarkan diri dari masa kritisnya tetapi sekarang keadaannya masih lemah.
setelah masuk dalam Raka langsung menghampiri sang kekasih dan masih nampak jelas badannya semua merah dan hingga muncul bintik-bintik yang memang sudah sedikit memudar dan Raka langsung memeluknya.
" yank kamu kenapa nangis" tanya Rahma
tapi Raka masih diam dan tambah memeluk nya semakin erat
" yank lepasin aku gak bisa nafas sama ini perih" ucap Rahma sambil menunjuk bintik-bintik hitam yang ada di tubuh nya
__ADS_1
" kamu itu ya bikin aku hampir jantungan tau" Raka
" udah ya sayang nya aku jangan marah-marah terus nanti ganteng nya ilang" Rahma yang berusaha membujuk kekasihnya itu. dan hal tersebut membuat seisi ruang rawat Rahma tertawa mendengar gombalan Rahma agar Raka tak marah padanya.