
dilain tempat Andini merasa khawatir karena kakak-kakak nya tak kunjung pulang karena hari sudah sore. karena memang Andini sudah menganggap sahabat kakaknya adalah kakaknya sendiri. dan hal itu tak luput dari pandangan Santi.
" Andin kamu ngapain kok gelisah gitu?" tanya Santi
" kak Rahma sama kak Mita kok gak pulang-pulang ya san" jawab Andini
" kamu udah coba hubungi" Santi
" udah tapi hp kak Rahma gak aktif!" Andini
"kak Mita?" Santi
" belum soalnya gak kepikiran" ucapnya Andini sambil cengengesan
__ADS_1
" kamu itu kebiasaan dah sekarang hubungi" perintah Santi
setelah itu Andini menghubungi Mita yang notabennya orang yang selalu bersama kakaknya selain kak Sofia.
dan saat sambungan 1 tidak ada jawaban dan untuk panggilan ke 2 baru diangkat oleh Mita.
" assalamualaikum kak Mita" Andini
" walaikumsalam dek" Mita
" dek lebih baik kamu sekarang pergi kerumah sakit nanti kakak jelasin disini ok" jelas Mita
" kak kenapa Andini harus ke rumah sakit emang siapa yang sakit kak? " tanya Andini
__ADS_1
" kakak kamu masuk rumah sakit dek kamu kesini dulu nanti kakak jelasin" Mita
" apa kak, kak Rahma masuk rumah sakit" teriak Andini dan mulai menangis histeris sampai hp nya jatuh ke lantai karena Andini trauma dengan rumah sakit karena ibu mereka yang meninggal dirumah sakit. melihat itu Santi yang ada didekatnya langsung mengambil hp itu dan berbicara sebentar dengan Mita. dan setelah itu dia mencoba menenangkan Andini. Andini baru bisa tenang saat sang kekasih meminta nya tenang kalau dia tidak bisa tenang maka Andini tak dibolehkan ikut ke rumah sakit untuk menjenguk sang kakak. mendengar hal tersebut Andini langsung berusaha untuk tenang.
setelah tenang Andini, Santi dan Raihan pergi ke rumah sakit tersebut. sesampainya di rumah sakit Andini langsung berlari menyusuri lorong rumah sakit untuk melihat sang kakak. sampai di ruangan sang kakak tanpa mengucapkan salam Andini langsung menghampiri sang kakak yang terbaring lemah dengan keadaan sekujur tubuh masih merah dan ada bintik-bintik nya. melihat itu Andini tambah histeris.tak lama setelah itu Santi dan Raihan baru sampai diruangan.
" assalamualaikum kak Mita" ucap Santi dan Raihan bersamaan
" walaikumsalam ayo masuk" pinta Mita
" iya kak" Santi dan Raihan
karena memang dari Andini masuk Mita sedang di depan pintu ruangan karena rencananya mau membeli makan atau cemilan buat menunggu sampai Rahma kembali siuman. dan setelah itu mereka semua masuk ruangan dan betapa terkejutnya saat mereka masuk Andini sudah nangis histeris sambil memeluk Rahma dengan erat dan hal tersebut langsung membuat Mita membawa Andini dalam pelukan nya. setelah keadaan mulai tenang Mita menjelaskan semuanya pada mereka tentang apa yang terjadi dan hal tersebut lagi-lagi membuat Andini tambah histeris karena dia gak mau kehilangan orang yang sangat dicintainya dan keluarga satu-satunya.
__ADS_1
melihat hal tersebut Santi, Mita dan Raihan berusaha menenangkan nya dan sampai Andini tertidur di pelukan Mita karena kelelahan menangis dan memang sejak tadi Andini berada dipeluknya Mita karena merasa pelukan itu mirip dengan pelukan sang kakak. karena sang kakak akan memeluknya dengan erat dan mengusap kepalanya agar kesedihan dan ketakutan nya hilang.