Jalan Kehidupan(Istri CEO)

Jalan Kehidupan(Istri CEO)
episode 4


__ADS_3

setelah pemakaman bapak Andini dan Rahma mereka semua belum mau meninggalkan makan bapak nya. tetapi para sahabatnya mencoba untuk membujuk agar mereka mau untuk pulang karena hari sudah gelap sedangkan ibunya sudah pulang bersama tetangganya tadi. setelah sampai dirumah Rahma dan Andini menghampiri ibunya yang sedang berada di kamarnya dan ibunya sedang melamun sambil melihat foto dirinya dan suami tercinta nya yang sekarang sudah tidak bersamanya lagi.


Rahma: ibu udah dong jangan sedih lagi (sambil memeluk ibunya)


ibu: bagaimana ibu gak sedih ma sekarang gak ada lelaki yang akan menjaga kita Lg, melindungi kita dan sosok yang paling tegas (ucapnya dengan tatapan kosong)


Rahma: ibu jangan sedih lagi kan masih ada aku dan Andini bu


ibu: iya ma kamu juga harus kuat agar karena kamu yang paling dewasa dan kamu bisa jaga adik kamu itu, ibu tau kalau ada rahasia kalian bertiga tapi ibu gak apa2 kalau kalian belum mau memberi tahu ibu karena mungkin itu yang terbaik untuk ibu.

__ADS_1


Rahma: ibu ini ngomong apa sih kita gak ada rahasia ya udah ibu sekarang makan ya aku ambilin dulu ( ucapnya sambil berdiri untuk mengambil makanan)


sedang Andini yang mendengar perkataan ibunya merasa terkejut dan takut kalau ibunya tidak bisa menerima dirinya sedangkan Rahma berjalan menuju Andini yang sedang melamun dan menepuk bahunya untuk menyadarkan nya agar Andini bisa menemani ibunya.


Rahma: udah jangan difikirkan ibu masih shock dan kaget setelah kepergian bapak jadi jangan masukin ke hati ( bisiknya sambil menepuk pundak Andini)


Andini: iya kak ( ucapnya yang setengah terkejut)


tanpa bicara lg Andini pergi menghampiri ibunya dan memeluknya erat. setelah beberapa menit Rahma datang membawa nampan yang berisikan beberapa makanan untuk ibu, Andini dan dirinya karena belum makan sejak siang tadi. mereka makan dalam keadaan hening dan larut dalam fikiran masing2 karena mengingat tidak ada sosok yang hangat dan tegas untuk mereka lagi.

__ADS_1


Rahma: bapak Rahma kangen pengen bercanda LG sama bapak tapi Rahma gak boleh lemah depan ibu sama Andini karena Rahma tau Rahma sekarang yang harus jadi tulang punggung keluarga kan semoga Rahma bisa pak ... batin Rahma sambil menatap ibu dan adiknya


Andini: bapak semoga tenang disana dan doain Andini semoga bisa membantu kakak agar bisa membahagiakan ibu ya pak dan bapak ditempatkan disisinya aminn.... batin Andini


ibu: pak gimana nasib ibu pak tanpa bapak karena bapak adalah semangat ibu tapi sekarang bapak malah ninggalin ibu sendiri an tapi ibu gak boleh nyerah demi anak-anak kita pak, semoga bapak tenang dan selalu bahagia disana dan ibu akan berjuang demi anak-anak pak.. batin ibunya.


setelah tersadar dari lamunannya mereka semua saling memandang wajahnya dan tersenyum. beberapa Minggu kemudian Rahma dan Andini sudah menjalani kehidupan sehari-hari mereka dan mulai bangkit kembali tetapi ibu mereka masih sedih dan masih sangat terpukul atas kepergian suaminya, tetapi Rahma dan Andini tidak patah semangat untuk memberi dukungan pada ibunya untuk tetap semangat menjalani kehidupan nya dan kembali ceria namun ibu mereka masih sering melamun dan sering mengigau tentang suaminya. dan hal tersebut yang membuat nya sering jatuh sakit dan sering masuk rumah sakit hal tersebut yang membuat Rahma dan Andini bingung untuk mencari uang agar dapat membayar biaya rumah sakit. tetapi mereka tetap semangat harus bekerja sambil bersekolah untuk ibu mereka harus saling menguatkan.


semoga suka dengan ceritanya dan buat author semangat untuk upload ceritanya.......

__ADS_1


😁😁😁


__ADS_2