
sesampainya di bandara Rahma dan Andini langsung menuju ke pesawat yang akan mereka tumpangi dan sebelum masuk ke sana Rahma dan Andini mengucapakan "selamat tinggal dan sampai jumpa lagi " ucap mereka serentak. setelah masuk mereka duduk di kursi masing-masing dan istirahat karena tubuh mereka merasa sangatlah lelah.
sesampainya di Semarang mereka segera menuju tempat tinggal nenek kakek mereka dulu. dan mereka disana disambut wanita paruh baya yang memang ditugaskan untuk menjaga dan merawat rumah serta toko kue itu.
"nak Rahma dan Andini baru sampai" ucap bibi Riska karena sebelum datang Rahma telah menghubungi bibi Riska yang selama ini menjaga dan merawat rumah nenek kakek nya karena bibi Riska tidak punya keluarga lagi jadi hanya tinggal sendiri di rumah itu.
" iya bik, aku sama Andini masuk kamar dulu ya bik" jawab Rahma
" iya nak Rahma dan Andini pasti lelah dan bibi akan menyiapkan makan siang dulu" ucap bibi
" iya bik, ok bik" jawab Rahma dan Andini kompak
setelah itu Rahma dan Andini menuju kamar masing-masing dan beristirahat. dikamar Rahma sedang berfikir cara mencari uang untuk melanjutkan kehidupan nya bersama adik dan bibi yang sekarang udah jadi tanggungannya.
__ADS_1
" oh iya gimana kalau aku buat toko kue itu buka lagi kan aku dulu pernah diajari buat kue sama nenek dan ibu" gumamnya dalam hati
setelah itu dia turun kebawah karena memang rumah yang ada di Semarang lumayan besar karena nenek kakek mereka adalah orang yang cukup berada. sesampainya dibawah Andini sudah ada dimeja makan dan bibi masih menyiapkan makan siang yang telah dimasaknya.
" udah lama dek nunggunya" tanya Rahma sambil duduk didepan adiknya.
" belum kak aku juga baru turun kok" jawab Andini
" udah gak apa-apa bik,bibi ikut duduk aja kita makan siang bersama" ajak Rahma
"gak usah nak biar bibi makan nanti di dapur aja" jawab bibi Riska
" udah bik duduk aja kakak saya gak suka kalau kata-kata nya dibantah" sahut Andini sebelum kakaknya berdialog panjang kali lebar.
__ADS_1
setelah itu bibi Riska ikut makan bersama mereka. mereka makan dengan suasana hening tanpa ada percakapan karena Rahma benci orang yang kan berisik atau banyak bicara. setelah selesai makan siang mereka mengobrol di ruang tv dan bibi Riska membereskan meja makan.
"dek kakak rencana nya mau buat toko kue itu buka lagi supaya penghasilan nya buat kita hidup sehari-hari bersama bibi Riska karena belia sekarang tanggung jawab kita karena beliau sudah mengabdi pada keluarga kakek sangatlah lama.dan dia sudah tidak punya keluarga lagi karena anak dan suaminya meninggal karena kecelakaan" jelas Rahma
" iya aku juga mau bantu kakak , dulu kan aku juga pernah belajar bikin kue" jawab Andini
" besok pagi kita pergi ke pasar untuk beli keperluan buat bikin kue karena alat-alat buat bikin kue nenek masih bagus dan disimpan di toko" jelas Rahma
" kok kakak tau?" tanya Andini
" tau lah kan sebelum kesini kakak udah tanya sama bibi Riska.
mereka saling mengobrol hingga sore hari dan setelah itu mereka bersih-bersih dan istirahat dalam kamar mereka buat besok yang akan datang dan sebelum itu mereka udah makan malam bersama bibi Riska.
__ADS_1