
sampainya dikediaman Rahma yang ada di Jakarta Rahma disambut dengan banyak balon dan juga banyak pelukan kasih sayang dari orang tercinta nya dan hal tersebut membuat Rahma merasakan kehangatan keluarga lagi dan tanpa disadarinya cairan bening keluar membasahi kedua pipi mulusnya.
" kamu kenapa nangis sayang, apa ada yang sakit" panik Raka saat melihat Rahma menangis.
tapi tak ada jawaban dari Rahma karena Rahma semakin terisak saat berada di pelukan adik tercintanya dan hal tersebut membuat semua orang yang ada disitu bingung bukan main. tetapi setelah beberapa saat Rahma mulai tenang.
" aku gak apa-apa kok cuma terharu aja atas penyambutan nya ini" ucap Rahma menatap satu per satu orang yang ada disana dan sambil tersenyum.
" kamu ini bikin aku takut aja" jawab Raka dengan nada sedikit keras
" udah kamu jangan marahin Rahma, antar dia ke kamar biar bisa istirahat" ucap mama Raka
setelah itu Raka mengantarkan Rahma ke lantai 2 untuk beristirahat karena memang kondisinya yang belum pulih total.
sedangkan yang lain mereka menikmati hidangan yang dimasak bibi dengan mama Raka.
Rahma yang sedang istirahat dikamar merasa bosan karena memang ditinggal sendiri oleh Raka supaya dapat beristirahat dengan tenang maka dari itu Raka meninggalkan. karna merasa bosan dan tak bisa tidur kembali Rahma memilih untuk ke balkon kamarnya dan saat disana tanpa sengaja ingatan nya kembali saat bersama kedua orang tuanya saat mereka hidup susah dan harus banting tulang untuk mencukupi kebutuhannya dan disaat Rahma sudah sukses dia tak dapat membahagiakan kedua orang tua nya dan hal tersebut terkadang membuat Rahma merasa belum bisa menjadi anak yang bisa dibanggakan almarhum kedua orang tua nya. Rahma mengambil gitar yang ada bojok pintu dan memainkan.
Intermezzone
Kapanlagi Plus
Video Selebriti
Profil Selebriti
Rumah Selebriti
Game Gratis
KontakKebijakan Privasi
BERITA
FOTO
KOREA
MUSIK
DANGDUT
__ADS_1
KUIS
ARTIS
KAPANLAGI.COM
»
MUSIK
»
LIRIK LAGU
»
Lirik Lagu Rindu Ortu - The Changcuters
#1
Tak tampak gedung yang menjulang
Hanya sawah yang membentang
Hijau daun pohon rindang
Sungai jernih penuh ikan
Orang pun beri senyuman
Riang saling jabat tangan
__ADS_1
#2
Bila malam telah menjelang
Langit terang bertabur bintang
Dan problema hidup seperti menghilang
Tak pernah ada kemacetan
Hanya sepeda dan delman
Saling berkejar kejaran
Bocah ramai berlarian
Mengitari taman taman
Bernyanyi dan berpegangan
Bila malam telah menjelang
Langit terang bertabur bintang
Dan problema hidup seperti menghilang
Menghilang..
Aku telah merindu, kampung halamanku
Tak sabar hatiku untuk lekas jumpa
Lekas jumpa, lekas jumpa, orang tua
Orang tua..
Back to #1 , #2
Aku telah merindu, kampung halamanku
Tak sabar hatiku untuk lekas..
Oh aku telah merindu, kampung halamanku
Tak sabar hatiku untuk lekas jumpa
Lekas jumpa, lekas jumpa, lekas jumpa orang tua
Orang tua..
setelah selesai menyanyi tanpa disadari Rahma, Andini sedang berada didepan pintu kamarnya dan mendengar saat Rahma sedang bernyanyi dan hal itu juga yang membuat nya teringan akan kedua orang tuanya dan gimana sang kakak menyembunyikan rasa rindunya dan sakitnya karena dia selalu tersenyum apa pun kondisinya agar orang lain tak menghawatirkan dan hal tersebut membuat Andini sebagai seorang adik merasa kasihan kepada sang kakak yang selalu menampilkan senyum palsu didepan orang lain.
__ADS_1