
SMA 'X'
Suasana sekolah hari ini sangat ramai, lebih ramai dari hari-hari biasa, karena hari ini adalah perayaan hari kelulusan bagi siswa-siswi tingkat akhir. Para siswa-siswi kelas XII dan juga orang tua mereka masing-masing sudah berkumpul untuk perayaan kelulusan anak-anaknya.
Salah satu dari antara ratusan siswa itu terlihat masih duduk di salah satu bangku yang ada di koridor sekolah, sambil menunggu kedatangan kedua orang tuanya. Saat dia masih sedang menunggu, ternyata acaranya akan segera dimulai.. Seorang sahabatnya datang mendekatinya..
'Lisa.. ayo.. acaranya udah mau dimulai' ucap Dina
'oh Iya..iya sebentar lagi, aku masih nunggu orang tuaku, mereka belum datang.. Kalian duluan aja.. aku masih mau nunggu mama sama papa disini, paling sebentar lagi mereka tiba' balas Lisa..
Kurang lebih 5 menit kemudian kedua orang tuanya tiba, dan begitu Lisa melihat mereka, Lisa langsung mengajak mereka untuk segera masuk ke dalam ruangan karena acara sudah akan dimulai..
Acara hari itu berlangsung dengan hikmat.. Semua yang hadir saat itu begitu larut dalam suasana bahagia, para siswa bahagia dan bersyukur karena boleh menyelesaikan masa pendidikan selama 3 tahun di SMA dengan baik. Dan setelah ini mereka akan mulai melanjutkan hari-hari mereka bukan lagi sebagai siswa yang dijatakan masih kanak-kanak, tapi kelulusan ini juga menjadi pertanda bahwa mereka sudah jadi pemuda-pemudi yang siap menghadapi dunia luar bersama segala persaingan yang ada di dalamnya. Sedangkan para orang tua, tentu bangga karena anak-anak mereka boleh menyelesaikan pendidikan dengan baik,, Dan para Guru, tentunya juga bangga dengan anak-anak didiknya yang boleh menyelesaikan pendidikan, ya.. meskipun mereka dihadapkan dengan peristiwa yang sama tiap tahunnya, tapi selalu ada rasa bangga dan haru setiap melihat anak-anak didiknya boleh menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik. Selalu terselip rasa haru dan bangga ketika melihat para siswanya boleh lulus, karena artinya mereka sudah berhasil menjalankan tugas mereka sebagai pengajar.
Saat ini kepala sekolah sedang menyampaikan banyak pesan sekaligus memberikan wejangan-wejangan untuk para siswa yang hari ini akan secara resmi dilepas baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun mereka yang mungkin akan langsung bekerja. Banyak kata-kata dan nasehat-nasehat yang diberikan oleh sang kepala sekolahuntuk murid-muridnya tersebut, dan juga penghargaan atas keberhasilan para siswanya yang sudah menyelesaikan pendidikan mereka. Setelah selesai dengan pidato dari Kepala sekolah, Akhirnya tibalah waktu untuk mengambil gambar sebagai kenang-kenangan.
Lisa dan ketiga temannya yaitu Dina,Gita dan Edis juga tidak ketinggalan. Merekapun ikut untuk mengambil beberapa foto untuk mengenang masa-masa SMA mereka,, karena mungkin setelah ini mereka akan jarang bertemu. Mereka berempat memang sangat dekat, mereka sudah bersahabat sejak SMP.
__ADS_1
Dina akan melanjutkan kuliah di Inggris, sementara Gita memilih kuliah di UGM, sedangkan Edis masih bingung memilih kampus yang diinginkannya.. dan Lisa dia masih bingung antara melanjutkan pendidikan nya atau bekerja.. karena memang kondisi keluarganya yang tidak seperti ketiga temannya tadi yang berkecukupan..
Lisa adalah anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Dia tidak ingin memaksakan keinginannya untuk bisa lanjut kuliah. Dia sadar papanya yang hanya seorang petani pasti akan kesulitan jika harus membiayai dia dan seorang adiknya.
Malam itu Lisa dan kedua orang tuanya bersama adiknya Karin sedang makan malam.
Lisa akhirnya menggunakan kesempatan ini untuk memberi tahu niatnya kepada orang tuanya.
'Ehmm ma,pa,..' seru Lisa
'Lisa sudah memutuskan untuk pergi keluar kota minggu depan. Lisa ingin mencari kerja di kota.. Jadi Lisa ingin meminta restu papa dan mama agar Lisa bisa berangkat minggu depan.'
Mendengar itu mama dan papanya saling memandang. Akhirnya mamanya membuka suara.. 'Lisa.. apa Lisa sudah yakin dengan pilihanmu Nak? Apa Lisa tidak ingin kuliah? Bukankah teman-temanmu semua akan lanjut kuliah?' kata mama Mytha.
'Nggak semua kok ma,,. beberapa teman juga tidak kuliah tapi akan kerja,, Tya juga.. Makanya Lisa berani untuk ijin sama mama dan papa, karena Lisa akan ke kota bareng mereka ma,pa.. Jadi boleh yaa ma, pa?? Lisa janji akan jaga diri Lisa.. Lisa akan serius kerja supaya bisa nabung, siapa tahu Lisa bisa kuliah dari hasil kerja Lisa..'
Mama dan papanya tidak bisa berbicara lebih lagi.. Mereka sadar bahwa mereka memang tidak akan sanggup untuk membiayai Lisa jika dia ingin Kuliah.. biaya kuliah sangat mahal.. apalagi mereka masih punya Karin yang harus dibiayai sekolahnya.
__ADS_1
Dengan enggan akhirnya mereka menyetujui permintaan Lisa, tentunya dengan berbagai pesan dan nasihat untuk anak sulung
mereka itu.
ya Lisa sudah mantap untuk mencari pekerjaan.. dia tidak ingin membebani kedua orang tuanya. Dia sudah bertekad untuk mengejar mimpinya untuk menjadi seorang wanita karir.. Dan dia akan memulainya dengan bekerja, apapun itu yang penting pekerjaannya halal. Setelah tabungannya cukup barulah dia akan kuliah.. Memang akan butuh waktu,, mungkin 2 tahun atau lebih tapi dia akan bersabar.. dia hanya perlu berusaha dan memohon kepada Tuhan agar di mampu dan bisa meraih cita-citanya kelak...
Seminggu kemudian..
Lisa sudah siap dengan sebuah tas besar berisi pakaian dan kebutuhannya untuk tinggal di kota bersama dua tetangganya yaitu Feby dan Tya yang juga akan merantau bersamanya dan mencari pekerjaan.
Kedua orang tua masing-masing ikut mengantar mereka ke terminal. Sebelum mereka naik bus Para orang tua sekali lagi berpesa agar mereka bisa menjaga diri baik-baik.. apalagi mereka bertiga adalah anak-anak gadis.
'Lisa jaga kesehatan, di sana nanti jaga sikap dan pergaulanmu ya nak' pesan mama Mytha seolah-olah takkan bosan untuk mengingatkan anak gadisnya tersebut. Dan lagi-lagi mendapat anggukan dari Lisa. Begitu juga orang tua Tya yang ikut mengantarkannya. Terakhir mereka berpesan skaligus meminta tolong pada Feby untuk menjaga Lisa juga Tya.. Ya,, Feby yang usianya lebih tua dari Lisa dan Tya memang sudah 2 tahun ini merantau dan bekerja i Jakarta. Setelah mendapat berbagai pesan dan wejangan dari orang tua masing-masing, mereka pun masuk ke dalam bus yang sudah siap untuk berangkat mengantarkan mereka dan para penumpang lain yang juga menuju ke tempat tujuan yang sama dengan mereka.
Akhirnya, Bus yang mengantar mereka pun perlahan mulai berjalan meninggalkan terminal,, membawa para penumpang yang sudah duduk manis di dalammya bersama berbagai mimpi yang ada di dalamnya.. Begitupun mimpi seorang Lisa Anggraini...
__ADS_1