Jalanku

Jalanku
Jawaban Dari Semua Pertanyaan


__ADS_3

Tya bangun pagi ini lebih awal dari jam bangun biasanya. Hari ini Tya berencana akan melakukan banyak hal, selagi dia masih disana.


Sejak Tya pergi merantau ke Jakarta bersama Feby dan Lisa beberapa bulan yang lalu, ini memang adalah kali pertamanya bisa pulang.


Jika saja Feby bukan kakak sepupunya, mungkin dia tidak akan pulang. Dan beruntungnya dia, karena dia bisa bertukar shift kerjanya dengan teman kerjanya di cafe, meskipun dia harus lembur selama 3 hari ke belakang, dan juga 3 hari setelah nanti dia kembali bekerja, untuk menebus waktu yang di habiskannya untuk pulang kampung.


Tya memang sengaja meminta izin untuk satu minggu, karena mengingat perjalanan ke kampung yang jauh, dan pasti sangat melelahkan, begitu juga saat nanti akan kembali.. Dia butuh waktu untuk istirahat dan menghilangkan rasa lelah akibat lamanya perjalanan yang di tempuh.


Sebelum kembali ke Jakarta, Tya lebih dulu akan menemui Karin. Mereka kemarin sudah janjian bertemu di sebuah kedai kopi, setelah Karin pulang sekolah. Tya bertekad untuk mendapat jawaban dari semua pertanyaan yang ada dalam pikirannya dan para sahabatnya yang lain tentang Lisa.


 


'Karin, kak Tya mohon, tolong beri tahu kakak semuanya,, kamu pasti tahu kan apa yang terjadi sama Lisa..' tanya Tya yang mulai merasa putus asa karena Karin masih tidak mengatakan apapun.


 


'Maaf kak,. tapi Karin memang nggak tahu apapun soal itu..' jawab Karin. Sekali lagi dia hanya bisa bilang tidak tahu apa-apa.


 


'Karin harus pulang kak, mama pasti sekarang lagi nyariin Karin, permisi..' ucap Karin dan hendak melangkah pergi dari sana. Tapi baru beberapa langkah, dia berhenti karena apa yang diucapkan Tya selanjutnya.


'Kakak kamu sekarang berubah lagi, Rin.. Lisa balik lagi jadi Lisa yang dingin, dia kembali ke dirinya 2 tahun lalu. Kamu tahu kan gimana putus asanya kita waktu menghadapi kakak kamu yang seperti itu? Lisa yang jadi lebih pendiam, Lisa yang berusaha menjauh dari kita, Lisa yang berusaha seorang diri menghadapi masalahnya, dan seorang diri mencari jalan keluar dari masalah yang dia hadapi waktu itu...' Tya terdiam sejenak, memorinya kembali ke 2 tahun yang lalu..


 


Karin yang mendengar semua perkataan Tya itu, merasa hatinya sangat sakit. Dia tidak pernah sekalipun berpikir bahwa kakaknya akan berubah sekali lagi. Tapi dia sudah berjanji untuk tidak mengatakan apapun kepada siapapun, bahkan kepada kedua orang tua mereka sekalipun.


Melihat Karin yang masih terdiam di tempatnya, Tya semakin yakin kalau Karin memang tahu apa yang sebenarnya telah terjadi. Dia pun kembali berusaha untuk membujuk Karin, agar Karin bisa memberi tahu semua yang dia tahu. Tya yang memang sudah mengenal Lisa dan Karin sejak kecil, dia tahu bahwa Lisa pasti sudah mengatakan sesuatu pada Karin sehingga Karin tidak bisa bicara apapun. Dia juga tahu, kalau Karin memang adalah seorang yang sangat bisa dipegang janjinya. Tapi kali ini Tya harus berusaha membuat Karin bisa memberi sedikit celah kepadanya, agar dia bisa masuk dan mencari tahu apa yang telah terjadi...

__ADS_1


'Karin, kakak mohon bantu kakak sekali ini saja. Apa kamu tega melihat Lisa kakak kamu itu berjuang sendiri disana? Dia tidak disini lagi seperti 2 tahun lalu disini ada kamu dan keluargamu yang selalu berada di sampingnya.. Tapi sekarang dia ada di Jakarta, dan dia disana sendirian.. Jadi Karin.. please...'


'Apa mungkin kakak sudah bertemu dengan cowok itu..?'


'...'


'Aldy?'


'Iya..'


'Ya,, mereka nggak sengaja ketemu beberapa minggu yang lalu'


'Sudah Karin duga sejak Karin melihatnya di sekolah waktu itu,, katanya dia sudah selesai kuliah dan sekarang kembali untuk melanjutkan bisnis keluarganya,, dan dia ditempatkan di salah satu hotel mereka yang ada di Jakarta..' ucap Karin..


'Maafkan Karin kak,, tapi Karin sepertinya tidak bisa memegang janji Karin lebih lama lagi. Sepertinya Karin akan mengecewakan dan menghianati kepercayaan kakak kali ini. Tapi Karin melakukan ini karena Karin sangat menyayangi kakak. Karin tidak mau kakak terus sembunyi seperti dulu, Karin mau kakak menerima dan menghadapi ini dengan sekuat dan semampu kakak.. Karin yakin kak Tya pasti akan mengerti dan membantu kakak melewati ini...' ucap Karin dalam hati.


Karin menganggukkan kepalanya.


' Beberapa minggu setelah dia menyatakan cinta kepada kak Lisa, dan dia berangkat kuliah ke luar negri, ada 2 orang yang datang menemui kakak di rumah. Waktu itu kami berdua hendak menyusul papa dan mama yang ada di kebun.' ucap Karin sambil mengingat kembali apa yang terjadi 2 tahun lalu..


'Ibu yang datang ke rumah waktu itu, memang tidak menghina atau mengatakan hal jahat pada kak Lisa, justru dia sangat lembut dan terlihat sangat berwibawa, sikapnya sangat menunjukkan kalau ibu itu adalah seorang yang sangat berkelas dan sangat berpendidikan. Dia bahkan bilang tidak ada masalah dengan orang seperti kami yang berteman dan bergaul dengan anaknya. Hanya saja dia harap kalau hubungan mereka hanya cukup sebagai teman, dan kak Lisa tidak boleh melewati batas itu.. Kakak juga tidak masalah itu, kak Lisa pasti tahu diri dan tahu tempat juga kan..? Tapiii...'


'Tapi apa?'


Karin kembali memantapkan hati, dan mulai melanjutkan lagi..


'Tapi malam harinya perempuan muda yang tadi siang datang bersama ibu itu, kembali dan berbuat onar di rumah. Dia..' Karin kembali menjeda kalimatnya, bahkan air mata mulai keluar dari sudut matanya..


'Dia datang dan mulai mengatai kakak dengan kata - kata yang tidak pantas. Dia yang mengaku sebagai tunangan dari anak ibu tadi menuduh kak Lisa sebagai perempuan penggoda dan seorang pelac*r. Dia..dia..' lagi, Karin tidak mampu melanjutkan lagi.

__ADS_1


Tya yang melihat Karin yang semakin menangis langsung memeluknya, seraya mengusap punggungnya.


'Tidak apa - apa Karin kakak mengerti, kakak sudah paham sekarang..'


'Dia mengancam papa dan mama kak.. Perempuan itu mengancam keluarga kami.. Bahkan setelah apa yang sudah dia lakukan pada kak Lisa di sekolah, dia masih belum puas. Setelah menghina kakak, dia masih menghina mama dan papa..'


'A.. apa maksud kamu Karin? Apa yang terjadi pada Lisa di sekolah?' tanya Tya yang kaget setelah mendengar apa yang Karin katakan, bahkan para sahabatnya tidak pernah bilang apapun tentang apa yang terjadi pada Lisa di sekolah mereka, karena dia memang tidak satu sekolah dengan mereka waktu itu..


'Kak Tya.. tolong bantu kak Lisa, jangan biarkan dia sendiri.. please..'


'Iya Karin.. tanpa kamu minta kakak pasti akan selalu menemani Lisa,, tapi tolong katakan padaku apa yang terjadi pada Lisa di


sekolah.. kakak harus tahu semua..'


Akhirnya Karin pun menceritakan semuanya, tidak ada yang dia sembunyikan.


Tya yang mendengar semua perkataan Karin mengepalkan tangannya dengan erat, dia sedih atas apa yang terjadi dengan Lisa, dia lebih marah lagi pada orang yang sudah membuat sahabatnya jadi seperti sekarang.


'Kak..'


'Iya. '


'Jangan bilang kalau Karin sudah cerita semua, Karin sudah berjanji pada kak Lisa, kalau dia tahu Karin ingkar..'


'Kamu tenang saja, kakak tidak akan bilang apapun pada Lisa,..'


'Terima kasih..'


***

__ADS_1


__ADS_2