Jalanku

Jalanku
2. Looking for a job


__ADS_3

Jakarta..


3 orang gadis terlihat turun dari angkot..


Setelah menghabiskan beberapa jam perjalanan darat yang melelahkan itu, akhirnya mereka tiba di tempat tujuan.


Mereka pun segera masuk ke sebuah rumah yang merupakan kos-kosan khusus putri.


Feby yang memang sudah menghuni kost ini selama kurang lebih 2 tahun ini mengajak Tya dan Lisa untuk ikut tinggal disana, karena memang kebetulan juga ada kamar kosong yang tersedia. Feby bertahan disana selain karena harga sewanya yang cukup terjangkau, tempat yang bersih, tapi juga karena suasana di sana yang sangat nyaman menurut Feby. Lokasinya juga dikenal cukup aman, terbukti selama Feby tinggal dan ngekost disitu, belum pernah ada kejadian-kejadian seperti kehilangan, atau gangguan yang sampai mengusik ketentraman Feby atau pun para penghuni kost lainnya.


Jadilah mereka sekarang ada disana. Ketiganya pun masuk ke dalam kamar masing-masing setelah sebelumnya bertemu dengan sang empunya kost-an dan membayar uang sewa untuk beberapa bulan kedepan..


Lisa pun segera masuk ke dalam kamarnya, dia melihat kamar barunya itu yang akan menjadi istananya selama dia tinggal di Jakarta, walaupun tidak begitu besar tapi itu cukup baginya, apalagi dia menempati kamar itu sendiri, karena Tya memilih sekamar dengan Feby, yang adalah kakak sepupunya. Lisa pun langsung melepaskan tas besar yang berisi pakaian dan beberapa perlengkapan yang memang di bawanya dari rumah, kemudian langsung merebahkan dirinya di atas kasur yang memang sudah tersedia di kamarnya. Karena jauhnya perjalanan dari kampungnya ke Jakarta, Lisa memilih untuk beristirahat melepas penat karena terlalu lama duduk di dalam bus. Bahkan dia belum ingin merapikan barang-barangnya.


Waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam ketika Lisa bangun dari tidurnya. Ternyata dia sudah menghabiskan cukup banyak waktu beristirahat. Akhirnya ia pun bangkit ke kamar mandi untuk membersihkan diri..


Selesai mandi Lisa segera mengatur pakaian yang dibawanya ke dalam lemari. Malam ini dia hanya ingin istirahat dan mempersiapkan diri untuk mulai mencari pekerjaan besok..


Keesokan paginya Lisa terlihat segar. Pagi ini dia bangun awal karena rencananya hari ini dia memang akan mulai melamar pekerjaan. Karena hanya berbekal ijasah SMA, Lisa memutuskan untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasinya saja.

__ADS_1


Setelah sarapan Lisa segera bersiap untuk berangkat. Dia menemui Feby dan Tya lebih dulu. Ya,, Feby yang memang lebih tua dari Lisa dan Tya memang sudah bekerja di sebuah cafe kurang lebih 2 tahun. Dia juga yang mengajak mereka untuk tinggal di tempat kost tersebut. Dan hari ini rencananya Feby akan menemani Lisa dan Tya untuk mencari kerja, mengingat mereka juga belum tahu jalan.


* * *


Setelah mecoba memasukkan lamaran di beberapa tempat seharian ini, Lisa pun akhirnya kembali ke kosannya. Setelah ini dia hanya berharap segera mendapatkan panggilan kerja dari salah satu tempat yang sudah didatanginya hari ini..


Beberapa hari belum ada kabar untuk pekerjaan membuat Lisa sedikit gusar, apalagi Tya yang sudah diterima di sebuah cafe dan mulai masuk kerja hari ini.


Ya, Tya yang begitu suka memasak terlebih membuat kue membuatnya memilih melanjutkan sekolah lanjutannya di SMK dengan mengambil jurusan tata boga, dia ingin menjadi seorang yang hebat dalam memasak terlebih jago membuat kue-kue yang enak. Bagi Tya berhasil membuat makanan atau kue yang bisa di makan oleh orang lain adalah pencapaian yang hebat, juga memberi kepuasan tersendiri baginya. Karena itu dia melamar pekerjaan yang tentunya berkaitan dengan hal masak-memasak. Dia melamar kerja di beberap restoran, cafe sampai toko kue,, dan ternyata dia diterima kerja di sebuah cafe. Tentunya Tya senang dan akan menjadikan pekerjaannya ini sebagai sarana untuknya menambah pengalaman, dan tentunya berharap dari hasil kerjanya dia bisa membuka usahanya sendiri kelak. Ya,, Tya memang sudah bercita-cita untuk menjadi pengusaha di bidang makanan dan kue, dan dia akan menjemput mimpinya, dimulai hari ini, mulai dari tempat kerjanya ini.


'Lis.. aku berangkat ya.. wish me luck ya..' kata Tya yang hendak berangkat dan menghampiri Lisa yang sedang menjemur bajunya lebih dulu.


'Oh iya Ty.... hati-hati dan semangat kerjanya ya.. kumpulin uang yang banyak biar bisa cepat buka restoran.. hehehe' balas Lisa


'Amin.. doakan aku juga yaa..' balas Lisa lagi


'Iya.. iya.. yaudah aku berangkat sekarang ya takut telat. bye Lisa'


'Bye..'

__ADS_1


* * *


'Drrt.. drrt..' Bunyi dering hp membangunkan Lisa yang sedang berbaring di kamarnya, diapun bangkit dan melihat siapa yang menelopon, tapi ternyata telepon itu berasal dari nomor yang tak dikenal.. meski begitu Lisa tetap mengangkatnya


'Hallo..'


'halo.. dengan Lisa Anggraini?'


'iya saya sendiri..'


'.....'


Seketika senyum Lisa langsung terbit ketika tahu bahwa telepon itu adalah panggilan untuk wawancara kerja.. Lisa pun langsung menyanggupi panggilan kerja tersebut.


Pagi yang cerah.. begitupun wajah seorang Lisa Andriana yang tak henti menampilkan senyum. Ya.. pagi ini dia baru saja keluar dari tempat wawancara kerja setelah melewati tes tulis terlebih dulu. Dan ... yaa.. dia dinyatakan diterima untuk kerja di supermarket tersebut.


Minggu depan dia akan mulai bekerja.. Lisa mulai berjalan ke ruangan HRD untuk melapor dan kemudian mendapat jadwal shift nya yang menandakan dia benar sudah diterima untuk bekerja di sana. Terlihat juga beberapa orang yang juga adalah karyawan baru sama seperti dia. Setelah mendapat arahan mereka pun diijinkan pulang dan mempersiapkan diri sebelum mulai bekerja beberapa hari lagi.


Lisa pun pulang ke tempat kostnya, dan langsung menghubungi kedua orang tuanya..

__ADS_1


'Hallo.. ma..'


_BERSAMBUNG


__ADS_2