Janda Kembang Kampoeng Pete

Janda Kembang Kampoeng Pete
Aksi Nekat Sarah.


__ADS_3

Wanita terhormat itu ibarat sebuah batu berlian, layak dijaga dengan pengamanan super ketat, agar tidak mudah dicuri oleh sembarang orang, karena terlalu berharga.


.


.


***


"Keluarga lu lucu Peh gue suka!! abang lu juga kocak, apalagi babeh lu unik!! "tukasku Keenan tersenyum, Ipeh pun menatapku melongo.


"Orang galak di bilang unik, sakit jiwa nih orang!!"sautnya.


"Lu yakin bisa benerin, kok hati gue agak-agak resah yak Nta!! Muka lu juga agak kurang meyakinkan!! "tanya Ipeh menatapku dengan wajah tidak percaya.


"Bawel, nggak usah pake hati makannya pake otak!! Ini mau gue benerin nggak!! "sautku


"Maulah apalagi gratis, "sautnya


"Dasar dudul.''


"Tunggu nih lagi gue reboot, jangan lu pencet-pencet!! "tukasku memperingati.


"Iya bawel, tulisin maka pecah berarti membeli!! "sautnya.


**


.


.


Ilmu coding yang ku pelajari secara otodidak ternyata cukup bermanfaat. Hampir sejam aku mengotak-atik laptop milik Ipeh, sampai akhirnya aku berhasil memperbaiki laptopnya kembali.


"Nih udah Peh, banyak banget tuh malwarenya!!"


"Lu jangan keseringan download film Korea mulu, apalagi di situs-situs ilegal!! "tukasku sambil memberikan laptop.


"Terus data-data gue sama foto-foto gue ilang nggak? "tanya Ipeh harap-harap cemas.


"Kaga!!"


"Makasih ya, "tukasnya mengkerlip-kerlipkan matanya mirip kayak orang cacingan.


"Makasih ya, "cebikku mengikuti ucapan Ipeh yang sok imut, tapi beneran imut sih, apalagi melihat expresinya saat ini apakah aku bisa diberi kesempatan untuk melihatnya lagi suatu saat nanti.


"Hadeuhh selamat!!"


"Gue kira selama ini lu cuman pinter nyontek doang!! Sayang kan punya otak kalo nggak guna!! "tukasnya terkekeh.


"Lu nggak sadar selama ini gue selalu lu jadiin tameng kalo pak Budi ngomel, masih bilang gue nggak guna!! "sautku menggelengkan kepalanya definisi cewek nggak ada akhlak emang udah ditolong pake ngatain, untung gw sayang.


"Pehh.. gue boleh numpang sholat nggak, soalnya udah magrib nih."ujar Keenan.


"Eh boleh tapi dapur gue lagi berantakan !!soalnya enyak gue lagi ada pesanan aqiqah, "aku mengerutkan dahi menatap Ipeh.

__ADS_1


"Terus gue suruh bantuin lu nyuci piring gitu? "tanyaku.


"Boleh banget kalo lu ikhlas, "sautnya dengan wajah cerah, secerah mentari pagi.


**


Selesai menumpang sholat, aku sesekali menatap Ipeh yang terus saja tersenyum menatapku dengan wajah kagumnya.


"Seandainya lu tau Peh, doa yang gw bacain pas selesai sholat tadi itu apa, mungkin babeh bakalan tabok gw pake pecinya kali!!"


"Tapi alhamdulillah, lu sama babeh lu udah aminin doa gw tadi, gw tinggal nunggu aja, siapa tau aja doa di jabah sama Allah !!aminnn..!!"tukasku dalam hati tersenyum sambil mendengar pujian babeh terhadapku.


Bagiku saat ini, senjata yang paling ampuh di sisa pengharapanku yang terakhir yaitu hanyalah sebuah berdoa. Satu nama yang tak pernah ku lewatkan di siang dan malam di setiap sujudku memohon kepada sang Pencipta yang maha membolak-balikan hati manusia.


"Ya udah beh..., kalo gitu saya permisi pulang dulu!! "pamitku bersalim takjim kepada babeh.


"Peh salam buat enyak lu !!gue balik dulu ya!!"


"Jangan kebanyakan ngedrakor lu, gue nggak mau punya temen gila karna kebanyakan ngehalu!! Jangan nyemilin boncab terus, inget lambung lu sering depresi!! "tukasku tersenyum lirih, menatap gadis di depanku dengan raut wajah sendu menggigit kedua bibirnya seolah sedang berusaha menahan air matanya.


Kami pun saling memandang satu sama lain dengan tatapan lirih, "Kalo aja nggak ada babeh lu Peh !!udah gw peluk kali lu Peh !! "batinku lirih tersenyum.


"Muka luh jelek kalo gitu, "tukasku memaksa tertawa menggodanya.


Tiada yang paling sedih dari sebuah perpisahan, mungkin saat ini aku hanyalah seorang pengecut yang sanggup mencintai dalam diam. Tapi entah mengapa dalam lubuk hatiku aku memiliki keyakinan jika gadis dengan senyum manis di depanku sudah Tuhan ciptakan sebagai tulang rusukku.


"Selamat tinggal Peh untuk sementara waktu !!gw harap lu jaga diri lu baik-baik !! "tukasku dalam hati dan berlalu.


"Gw sadar Peh saat ini, gw masih belum menghasilkan apa-apa yang bisa gw banggain buat ngambil hati lu dan juga kedua orang tua lu Peh!! "tukasku dalam hati.


"Kayaknya itu bokapnya Radit? "batinku menduga.


"Kira-kira apa tujuan Radit sama bokapnya ke rumah Ipeh? apa mungkin ini ada hubungannya sama omongannya Ipeh di cafe kemarin? "ada rasa penasaran yang muncul dalam benakku, namun yang lebih mendominasi adalah perasaanku yang mulai cemas.


Pandangan kami pun akhirnya bertemu, Radit menatapku dengan tajam ia pun terlihat mengepalkan kedua tangannya. Nampak jelas raut wajahnya yang terlihat kesal, sedangkan aku hanya tersenyum sinis memincingkan mata dan berlalu, tanpa basa-basi.


Aku menghembuskan nafasku dengan pasrah nun tetap memohon doa di dalam hati, "Kalo memang Ipeh itu jodoh hamba, jagalah dia dengan baik selama kepergianku dan jika seandainya dia bukanlah jodohku ikhlaskanlah hati hamba ya Allah, "tukasku dalam hati mengepalkan kedua tanganku.


Aku pernah membaca sebuah kalimat yang berbunyi bahwa, "Mencintai itu tidak harus memiliki. Ini bukan tentang perihal kalah ataupun tidak ingin memperjuangkan, tapi kita memilih untuk tidak egois, karena mencintai yang sesungguhnya ialah merelakan orang yang kita cintai berbahagia dengan orang lain.


***


.


.


Semua barang-barangku sudah aku masukan ke dalam koper, karena sore ini aku sudah harus berada di bandara, karena pesawatku take off pukul 7 malam.


Sementara ditengah waktu senggangku aku mencoba menghubungi Ipeh kembali. Entah mengapa sejak pertemuanku dengan Radit perasaanku di buat tidak tenang, tidak biasanya aku segusar ini.


Namun sosok yang kutunggu-tunggu tidak menjawab panggilan dariku sama sekali sejak tadi. Aku pun mencoba menelpon Hanum, mungkin saja saat ini Hanum sedang bersama Ipeh di kampus.


"Hallo Ken, "saut Hanum.

__ADS_1


"Lu lagi sama Ipeh nggak!! "tanyaku.


"Itu dia Ken !!gw nungguin tu bocah dari tadi di depan kampus ampe gw lumutan, tapi tuh anak nggak nongol-nongol !!gw telponin juga nggak aktif nomernya, "saut Hanum.


Brukkk!!!


"Ken anterin gw, please!! "Astrid tiba-tiba masuk ke dalam kamar dengan wajah panik.


Aku menutup panggilanku secara sepihak, dan menatap Astrid dengan tajam, "Lu bikin kaget aja!! Bisa nggak sih lu ketok pintu dulu gitu !!kalo gw lagi polosan gimana, "sewotku.


"Sory urgent nih !!ayo anterin gw please!! "sautnya tidak sabaran dengan nada memohon.


"Kemana sih? "tanyaku sewot.


"Temen gw mau bunuh diri !!ayo anterin gw, please!! "ujarnya menarikku keluar dari kamar.


"Terus apa hubungannya sama gw?"


"Udah !!ayo cepet ntar keburu mati tuh anak orang!!"


"Arrgghh, nyusahin lu punya temen!! "sewotku.


Aku dan Astrid menuruni anak tangga dengan langkah tergesah-gesah, "Eh, kalian mau kemana? "tanya ummi.


"Mw keluar sebentar tante!! "tukas Astrid menarikku bagai si sapi yang mau di sembelih.


"Assalamu'alaikum, "aku dan Astrid bersalim takjim sebelum pergi.


"Waalaikumsalam !!inget Ken jam 3 kita harus ke bandara, "tukas ummi.


"Iya ummi, "sautku.


"Hahh..tobat gw punya sepupu prik kaya lu, "tukasku sambil menyalakan mesin mobil.


**


Hampir setengah jam perjalanan, sampai akhirnya mobilku pun berhenti tepat di sebuah apartement di pusat kota. Astrid menarikku melewati setia bangsal apartement menuju ke lantai 4. Tak jauh dari lift aku bisa mendengar suara gaduh di salah satu bangsal sebuah apartement.


"Permisi..permisi !!aer keras..aer keras!! "tukas Astrid, aku dan Astrid masuk di selah-selah kerumunan orang-orang yang sudah memenuhi pintu masuk apartement.


Deg!!


Aku membulatkan mata menatap seseorang yang amat sangat kukenal terlihat sedang berusaha merayu seorang gadis yang sedang di berdiri di balkon apartement berusaha mengakhir hidupnya.


"Radit!! "tukasku dalam hati.


"Sar please kamu turun ya !!kita omongin semuanya baik-baik ya!! "bujuk Radit dengan nada memohon.


"Sarah turun nggak lu !!lu jangan nekat deh Sar !! "pinta Astrid dengan nada memohon mencoba membujuk Sarah.


"Nggak Trid !!Lu tetep diem di situ !!gw nggak bakalan turun kalo dia mau tanggung jawab sama bayi yang ada di dalam perut gw? "aku tercengang dengan pengakuan Sarah.


"Ternyata orang yang lu anggap special, nggak lebih dari seorang bajingan Peh!! "aku tertawa miris menatap jengah ke arah Radit.

__ADS_1


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2