Janda Kembang Kampoeng Pete

Janda Kembang Kampoeng Pete
Sakit Tak Berdarah


__ADS_3

London Inggris.


🍀🍀🍀


.


.


Terhitung sudah hampir seminggu aku tinggal di negeri yang dikenal dengan jam big bennya sebagai ikon di sebuah pusat kota yang bernama London. Aku pun sudah memulai kegiatanku sebagai seorang mahasiswa di sebuah universitas ternama di kota London.


Astrid sudah memberiku kabar tentang kelanjutan hubungan Radit dengan Sarah. Aku sedikit tenang saat Astrid memberitahu bahwa kedua orang tua Radit sudah menemui pihak keluarga Sarah, untuk membicarakan pernikahan mereka.


"Hi Ken, just a minute!! "panggil Anna datang menghampiriku. Anna adalah salah teman satu fakultasku.


"Your notebook, "aku mengambil buku dari tangan Anna.


"Thanks Ken!! "tukas Anna, aku hanya mengulas senyum tipis menganggukkan kepalaku dan Anna pun berlalu setelah memberikan buku catatanku.


Drrrttt..Drrttt!!!


Aku mengambil benda pipih di dalam saku celanaku, dan kulihat nama Astrid tertera di layar ponselku.


"Hallo_"


"Ken gawat Ken!! "saut Astrid terdengar panik memotong saja ucapanku.


"Ada apa Trid? "tanyaku sedikit terkejut.


"Gila banget si Radit, Ken !!ternyata dia diem-diem udah ngelangsungin pernikahannya sama Ipeh tadi pagi_"


Degg!!


Hati bagai dihujani oleh ribuan paku berkarat mendengar penuturan Astrid barusan, "Apa Trid? lu bilang apa barusan Radit sama Ipeh_ "bagai raga tak bernyawa ada rasa sakit tak berdarah kurasakan di dalam dadaku, rasanya sanggup membuat duniaku seolah berhenti berputar.


"Lu tenang dulu Ken!! "saut Astrid terdengar lirih.


"Gimana gw mau tenang Trid!! "tukasku terbawa emosi.


"Lu bilang mereka udah mw merit, tapi kenapa masalah malah kacau kayak gini!! "sautku mulai frustasi.


"Awalnya gitu Ken !!gw juga nggak tau kenapa bisa jadi sekompleks gini masalahnya !!sumpah si Radit tuh orangnya manipulatif banget!!"


"Orang yang Radit bawa ke tempatnya Sarah waktu itu, ternyata mereka bukan orang tuanya Radit, tapi mereka tuh fix orang suruhannya Radit!! terus pas orang tuanya si Sarah dateng ke rumahnya Radit, ternyata rumahnya tuh udah kosong Ken, dia tuh cuman ngekos doang !! Radit udah ngerencain ini semuanya demi lari dari tanggung jawab!!"


Bugggh!!!


Aku meluapkan kekesalanku dengan memukul kemudi, "Sialan!! dia ternyata pake cara licik buat lepas dari Sarah!!"


Rasanya ingin sekali aku meninggalkan semuanya dan kembali ke Indonesia. Tapi saat ini baba sedang berkunjung ke Inggris, untuk menjemput ummi kembali ke Turki. Bagiku melawan baba sama saja aku membuat ummi menderita, karena bagiku jika ummi saja menderita karena ulahku, apa aku mampu membahagiakan seorang wanita.

__ADS_1


"Hallo Ken, are you okay? "tanya Astrid.


"Gw nggak apa-apa Trid !!sekarang gw kasih lu alamatnya Radit mending lu bawa Sarah ke tempatnya Radit dan minta supaya dia mau bertanggung jawab atas semua perbuatannya !!gw nggak mau kalo Ipeh kenapa-napa!!"


"Gw juga pengen banget Ken, bawa Sarah ke tempatnya Radit, tapi masalahnya kondisinya Sarah sekarang ngedrop Ken, gara-gara Sarah tau Radit merit sama Ipeh!! "tukas Astrid menjelaskan.


"Ya udah Ken, gw tutup dulu !!nanti gw kabarin lagi !!sekarang gw mau nganter Sarah dulu ke rumah sakit!! "dan Astrid pun menutup panggilannya.


"Kenapa semuanya jadi gini si Peh? Gw udah coba hubungin lu, tapi kenapa seminggu ini kenapa nomor lu nggak aktif-aktif? gw harus gimana lagi Peh!! "aku melempar ponselku ke dalam dashboard sepaket dengan wajah mulai frustasi.


Inilah hal yang paling membuatku merasa paling bodoh yaitu disaat kita mengetahui orang yang kita sayang menjadi korban, tapi justru disaat itu pula kita tidak bisa berbuat apa-apa. Mungkin jika posisi Radit saat ini berada di depanku, aku sudah memukulnya habis-habisan meluapkan segala emosiku yang sudah membumbung tinggi.


***


POV Astrid


🍀🍀🍀


.


.


Aku melajukan mobilku dengan kecepatan tinggi menuju kediaman Radit. Sarah kabur dari rumah sakit dan memaksaku untuk menemui Radit, setelah ia mendapat info jika Radit berencana pindah ke Bandung setelah menikah.


"Itu bukannya Radit, Sar!! "tunjukku.


"Tapi kondisi lu masih lemah Sar !!gw takut lu kenapa-kenapa!! "aku menatap Sarah cemas karena wajahnya masih terlihat pucat.


"Gw gpp Trid !!lu tunggu disini aja !! "Sarah pun keluar dari dalam mobilku menghampiri Radit.


Aku tersenyum mengamati Ipeh dari kejauhan, "Oh, jadi itu yang namanya Ipeh ?pantes aja lu sampai segini effortnya buat dapetin Ipeh, Ken !!cakep juga yang namanya Ipeh ternyata!!"


Sampai perhatianku teralihkan saat Sarah menggebrak mobil Radit menyuruhnya keluar. Suara-suara gaduh semakin terdengar jelas di telingaku Sarah terlihat kalap.


"Sarah cukup!! Lu jangan asal fitnah Sar!! Gw nggak pernah ngakuin kalo itu anak gue!! "bentak bang Radit kudengar.


"Dih brengsek tuh biawak empang udah ngehamilin anak orang, dia malah nggak mau ngakuin !!lu kira temen gw kucing apa!! "sejak tadi aku terus mengepalkan kedua tanganku menatap ke arah Radit gemas, rasanya ingin sekali aku melemparnya ke dalam kolam piranha.


Radit masih terus saja mencoba meyakinkan Ipeh, "Apa itu anak abang? "suara Ipeh terdengar lantang membuat Radit mati kutu dan diam seribu bahasa.


"Udah abang nggak perlu jawab Ipeh udah tau jawabannya!! Ipeh minta abang cerein Ipeh sekarang_"


"Mamp0s lu Dit!! Rasain lu makanya jangan coba-coba lu maenin cewek!! "umpatku pada Radit.


Suasana semakin ramai dan chaos, Radit pun terlihat mati kutu saat keluarganya Ipeh ********** habis-habisan memberi beberapa bogeman mentah. Aku menutup wajahku ngeri, rasanya tega nggak tega sih melihat Radit jadi bulan-bulanan keluarganya Ipeh, tapi jika aku di posisi seperti mereka mungkin aku sudah melaporkan Radit kepada pihak berwajib menggugatnya dengan pasal berlapis.


Aku melihat Sarah kembali pingsan, aku pun bergegas keluar dari mobil buru-buru menghampiri Sarah.


"Sarah bangun Sar? "aku panik saat melihat celana Sarah terdapat noda merah.

__ADS_1


"Neng ini siapa? "tanya ibunya Radit.


"Saya temennya Sarah bu!! "sautku.


"Ayo bu, kita bawa Sarah secepatnya ke rumah sakit, saya takut terjadi masalah sama kandungannya? "tukasku.


Aku pun membawa Sarah kembali ke rumah sakit untuk mengetahui kondisi kehamilannya bersama dengan orang tua Radit.


****


Sejak kejadian kemarin aku belum menghubungi Keenan. Aku mengambil benda pipih di dalam tasku. Aku dibuat melongo menatap layar ponselku yang di penuhi panggilan telpon dari Keenan.


"Gila 356 panggilan tak terjawab !! beneran psikopat tuh anak!!"


Aku mengotak-atik ponselku, "Misi pelarian berhasil digagalkan !!Di tunggu gaji plus bonus gw!! "satu chat sudah ku kirimkan kepada Keenan aku mengulas senyum simpul saat Keenan membaca pesan dariku.


Tak lama ponselku pun bergetar, Keenan langsung menghubungiku sejurus kemudian, "Wuih garcepnya, "aku pun menggeser tombol hijau.


"Gimana? "tanyanya to the point.


"Wuihhh akang gendang kaga sabaran amat!! "tukasku cengengesan.


"Ck, please Trid gw lagi nggak mood buat becanda sekarang!! "saut Keenan dengan mode serius.


"Santai Ken, semua nya udah beres Ken !!gw dateng disaat yang tepat, pas Radit mau bawa si Ipeh pindah ke Bandung!!


"Apa ke Bandung!!"


"Iya Ken, ternyata Radit tuh ngajuin mutasi kerja ke Bandung gitu!! Sarah tau semuanya pas salah satu keluarganya datengin tempat kerjanya si Radit, "tukasku menjelaskan


"Kurang ajar emang tuh si Radit!! "umpatku mendengus kesal


"Terus gimana sama Ipeh? " tanya Keenan penasaran.


"Ipeh langsung minta cerai waktu itu juga Ken !!si Radit juga hampir di jadiin perkedel sama abangnya si Ipeh saking murkanya sama kelakuannya Radit!! "sautku


"Lu sekarang dimana? " tanya Keenan.


"Gw lagi di rumah sakit sekarang, pas kejadian kemaren kandungannya si Sarah sempat bermasalah, tapi nggak terjadi hal serius sih !!terus sekarang orang tuanya Sarah sama Radit lagi ngebahas masalah ini!! Orang tuanya Sarah nuntut si Radit buat minta pertanggungjawaban dari Radit!! "sautku menjelaskan.


"Good job, Trid !!thanks lu udah bantu gw !!nanti gw bakalan transfer ke rekening lu!!"


"Asekkk..!! jangan lupa bonusnya ya!! "sautku


"Sip!! udah gw ada kelas nih!! "saut Keenan menutup panggilannya.


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2